1 / 13

Mauly Nurita 21206300

“ Analisis Efektivitas atas Pemungutan Pajak Hotel Sebagai Upaya Mengoptimalkan Penerimaan Daerah Pada Suku Dinas Pelayanan Pajak Kota Administrasi Jakarta Pusat ”. Mauly Nurita 21206300. BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

dezso
Download Presentation

Mauly Nurita 21206300

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. “AnalisisEfektivitas atas Pemungutan Pajak Hotel Sebagai Upaya Mengoptimalkan Penerimaan Daerah Pada SukuDinasPelayananPajakKota Administrasi Jakarta Pusat” Mauly Nurita 21206300

  2. BAB IPENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dari tabel diatas terdapat fenomena yang menunjukan tidak terealisasinya rencana penerimaan pajak hotel di suku dinas pelayanan pajak pada tahun 2007 dan 2009. Hal ini terlihat pada semakin menurunnya persentase pajak hotel pada tiga tahun terakhir. Maka pengawasan harus terus dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh wajib pajak (WP) dalam melaksanakankewajiban perpajakannya.

  3. B. Ruanglingkup dan PembatasanMasalah Ruang lingkup dalam penulisan skripasi ini adalah Suku Dinas Pelayanan Pajak Kota Administrasi Jakarta Pusat. Pembatasanmasalahnyaadalahjumlah penerimaan pajak hotel mulai dari tahun 2007 sampai tahun 2009. C. PokokPermasalahan 1. Bagaimana efektivitas administrasi pajak hotel yang dilakukan oleh suku dinas pelayanan pajak? 2. Kendala apa yang dihadapi oleh suku dinas pelayanan pajak dalam melaksanakan pengawasan atas pemungutan pajak hotel?

  4. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Pengertian Administrasi 2. PengertianPajak 3. Perbedaan Pajak Pusat dan Pajak Daerah 4. Pajak Hotel 5. Pengawasan

  5. BAB IIIMETODE PENELITIAN A. MetodePenelitian Deskriptif B. Waktu dan LokasiPenelitian Penelitianiniberlangsungmulaitanggal 1 April 2010 sampaidengan 12 Mei 2010. Penelitianberlokasi di Dinas PelayananPajak. C. ObjekPenelitian Objek-objek yang berhubungandenganbidangpajakdaerahkhususnyapajak hotel, pelaksanaanpengawasanpajak hotel di suku dinas pelayananpajakkotaadministrasijakartapusatdenganmelihat data rencana dan realisasipenerimaanpajak hotel daritahun 2007 sampaidengantahun 2009.

  6. D. Teknis Pengumpulan Data 1. Studi Kepustakaan (LibraryResearch) 2. Penelitian Lapangan (FieldResearch) 3. Wawancara (Interview)

  7. BAB IVPEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Analisis Data Realisasi Penerimaan Pajak Hotel TPI = X 100 % Target (Rencana) Penerimaan Pajak

  8. Catatan: Tahun 2008 dan 2009 jumlah WP Sudin digabung dengan jumlah WP Kecamatan

  9. B. Pelaksanaan Pengawasan pajak hotel yang dilakukan oleh Dinas Pelayanan Pajak 1) Pengawasan Setoran Masa 2) Pengawasan Penggunaan Bon (Bill) 3) Pengawasan melalui silent operation 4) Pengawasan melalui penerapan sistem OnLine

  10. C.Kendala-kendala yang dihadapi oleh DinasPelayananPajak dalam melakukan pengawasan atas pemungutan pajak hotel 1. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM); 2. Keterbatasan Anggaran untuk melakukan pengawasan; 3. Perbedaan Sistem komputerisasi yang digunakan oleh wajib pajak dengan sistem komputerisasi yang digunakan oleh Dinas Pelayanan Pajak.

  11. BAB VSIMPULAN DAN IMPLIKASI A. SIMPULAN 1. Efektivitas pajak hotel yang di hitung dengan menggunakan TPI belum mengalami kenaikan pencapaian target dalam 3 tahun terakhir, yaitu tahun 2007 samapai tahun 2009. Karena berdasarkan perhitungan, secara rata-rata angka TPI untuk pajak hotel hanya mencapai 94,58 %. Berdasarkan hasil TPI, pajak hotel belum dapat dikatakan berjalan efektif karena belum memberikan kinerja yang cukup. 2. Kendala-kendala yang dihadapi adalah: a) Keterbatasan SDM ; b) Keterbatasan Anggaran ; c) Perbedaan sistem komputerisasi yang digunakan oleh WP Hotel dan Dinas Pelayanan Pajak ;

  12. B. Implikasi 1. Pengawasan harus terus menerus dilakukan agar rencana penerimaan dapat terealisasi. 2. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan di atas, penulis memberikan saransebagaiberikut: a) Untuk mengatasi keterbatasan SDM, maka perlu ada penerimaan karyawan baru karena saat ini seorang petugas Dinas Pelayanan Pajak harus menangani lebih dari 20 wajib pajak untuk 10 jenis pajak. Penerimaan pegawai baru harus berlatar belekang pendidikan lulusan akuntansi dan atau perpajakan. b) Untuk mengatasi keterbatasan anggaran dalam melakukan pengawasan silent operation, dilakukan terhadap wajib pajak hotel yang menurut Dinas Pelayanan Pajak terindikasi telah melakukan kecurangan dalam melakukan pembayaran pajak. c)Menyamakan sistem komputerisasi yang digunakan oleh wajib pajak hotel dengan sistem komputerisasi yang digunakan oleh Dinas Pelayanan Pajak, dengan biaya ditanggungung oleh keduabelahpihak, wajib pajak Hotel dan Dinas pelayanan pajak.

  13. TerimaKasih

More Related