Advertisement
1 / 12

KERTAS KERJA PEMERIKSAAN (Audit Working Papers)


KERTAS KERJA PEMERIKSAAN (Audit Working Papers). Kertas Kerja Pemeriksaan adalah :  Semua berkas/dokumentasi prosedur audit dan temuan pemeriksaan, yang dikumpulkan oleh auditor dalam menjalankan pemeriksaan, yang berasal dari : Pihak klien Analisa yang dibuat oleh auditor Pihak ketiga

Presentation posted in : General

Download Presentation

KERTAS KERJA PEMERIKSAAN (Audit Working Papers)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Presentation Transcript


Kertas kerja pemeriksaan audit working papers l.jpg

KERTAS KERJA PEMERIKSAAN (Audit Working Papers)

  • Kertas Kerja Pemeriksaan adalah :

     Semua berkas/dokumentasi prosedur audit dan temuan pemeriksaan, yang dikumpulkan oleh auditor dalam menjalankan pemeriksaan, yang berasal dari :

    • Pihak klien

    • Analisa yang dibuat oleh auditor

    • Pihak ketiga

  • Berkas yang Berasal dari Klien :

    • Neraca Saldo (Trial Balance)

    • Rekonsiliasi Bank (Bank Reconcilliation)

    • Analisa Umur Piutang (Accounts Receivable Aging Schedule)

    • Rincian Persediaan (Final Inventory List)

    • Rincian Utang

    • Rincian Beban Umum dan Aministrasi

    • Rincian Beban Penjualan

    • Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)


  • Kertas kerja pemeriksaan l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    • Analisa yang Dibuat Auditor :

      • Berita Acara Ksa Opname (Cash Count Sheet)

      • Pemahaman dan Evaluasi Internal Control, termasuk Internal Control Questionnaires (ICQ)

      • Analisa Penarikan Aktiva Tetap

      • Analisa mengenai cukup tidaknya Allowance for Bad Debts

      • Working Balance Sheet (WBS)

      • Working Profit and Loss (WPL)

      • Top Schedule (TS)

      • Suppoorting Schedule (SS)

      • Konsep Laporan Audit (Audit Report Draft)

      • Management Letter

    • Berkas yang diperoleh Pihak Ketiga :

      • Jawaban Konfirmasi dari :

        • Piutang

        • Utang

        • Bank

        • Penasehat Hukum Perusahaan


    Kertas kerja pemeriksaan3 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Tujuan Kertas Kerja Pemeriksaan

    • Mendukung opini auditor mengenai kewajaran laporan keuangan.

    • Sebagai bukti bahwa audit telah melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan standar profesional akuntan publik

    • Sebagai referensi dalam hal ada pertanyaan dari :

      a. Pihak Pajak

      b. Pihak Bank

      c. Pihak Client

      4.Sebagai salah satu dasar penilaian asisten (seluruh tim audit) sehingga dapat dibuat evaluasi menegnai kemampuan asisten sampai dengan partner, sesudah selesai suatu penugasan.

    • Sebagai pegangan untuk audit tahun berikutnya

      • Untuk mencheck saldo awal

      • Untuk dipelajari oleh audit staf yang baru ditugaskan untuk memeriksa klien

      • Penyusunan audit plan tahun berikutnya


    Kertas kerja pemeriksaan4 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Jenis Kertas Kerja Pemeriksaan

    • Kertas kerja pemeriksaan biasanya di kelompokkan dalam:

      • Current file (Berkas tahun berjalan)

      • Permanent file (Berkas permanen)

      • Correspondence file (Berkas surat menyurat)

    • Current File  Kertas kerja yang mempunyai kegunaan untuk tahun berjalan

      • Neraca Saldo

      • Berita Acara Kas Opname

      • Rekonsiliasi Bank

      • Rincian Piutang

      • Rincian Persediaan

      • Rincian Utang

      • Rincian Biaya dll

    • Permanent File  Kertas kerja yang mempunyai kegunaan untuk beberapa tahun

      • Akte Pendirian

      • Buku Pedoman Akuntansi (Accounting Manual)

      • Notulen Rapat

    • Correspondence File  kertas kerja dari hasil korenpondensi dengan klien (surat, fax dll)


    Kertas kerja pemeriksaan5 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Kriteria Pembuatan Kertas Kerja Pemeriksaan

    • Mempunyai tujuan dan menjelaskan prosedur audit yang dilakukan dengan menggunakan audit tick mark

      • Contoh Prosedur Audit :

        • “Periksa Aging Schedule”

        • “Cek Penjumlahan dengan cara Footing dan Cross Footing”

      • Contoh penggunaan Tick Mark (lihat Exhibit 6-1)

    • Tidak menulis/mengulang kembali kertas kerja pemeriksaan

    • Kertas kerja pemeriksaan harus diindex/cross index :

      • Alphabetis = A – Z

      • Numerical = I – II dan seterusnya

      • Gabungan = A1, A2 dan seterusnya

    • Diparaf oleh orang yang membuat dan mereview working papers, sehingga dapat diketahui siapa yang bertanggung jawab


    Kertas kerja pemeriksaan6 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Kriteria Pembuatan Kertas Kerja Pemeriksaan

    • Setiap pertanyaan yang timbul pada review notes harus terjawab, tidak boleh ada “open question” (pertanyaan yang belum terjawab)

    • Pada kertas kerja pemeriksaan harus dicantumkan :

      • Sifat dari perkiraan yang diperiksa

      • Prosedur pemeriksaan yang dilakukan

      • Kesimpulan mengenai kewajaran perkiraan yang diperiksa

    • Hal-hal tambahan :

      • Rapih dan bersih

      • Mudah dibaca (jelas)

      • Bahasa yang digunakan harus baik

      • Tidak memphoto copy data dari klien tanpa ada penjelasan

    • Dibagian muka file kertas kerja pemeriksaan harus dimasukkan Daftar Isi dan index kertas kerja pemeriksaan dan contoh paraf seluruh tim pemeriksa yang terlibat dalam penugasan audit


    Kertas kerja pemeriksaan7 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Pemilikan dan Penyimpanan Kertas Kerja Pemeriksaan

    • Hak kepemilikan : Akuntan Publik

    • Penyimpanan : minimal 5 tahun

    • Dapat digunakan sebagai sumber referensi, namun bukan sebagai pengganti catatan akuntansi

    • Harus ada persetujuan tertulis dari klien, jika pihak lain ingin meminjam dan mereview kertas kerja

    • Mempunyai langkah yang tepat untuk keamanan kertas kerja


    Kertas kerja pemeriksaan8 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Indeks Kertas Kerja

    • Tiga metode pemberian indeks terhadap kertas kerja (Mulyadi, 2002):

      • Indeks Angka, diberikan pada :

        • Kertas kerja utama :

          • Program Audit

          • Working Trial Balance

          • Ringkasan Jurnal Adjustment

        • Skedul utama

        • Skedul pendukung

      • Kertas Kerja Utama dan Skedul Utama  indeks dengan angka

      • Skedul Pendukung  sub indeks dengan mencantumkan nomor kode skedul utama yang berkaitan

      • Contoh :

        6Skedul Utama Kas

        6-1Kas di Bank

        6-2Konfirmasi Bank

        6-3Kas Kecil

        7Skedul Utama Piutang Usaha dan Piutang Wesel

        7-1Piutang Usaha

        7-2Piutang Wesel

        7-3Konfirmasi Piutang Usaha


    Kertas kerja pemeriksaan9 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Indeks Kertas Kerja

    • Indeks Kombinasi Angka dan Huruf

    • Kertas Kerja Utama dan Skedul Utama  kode huruf

    • Skedul Pendukung  kombinasi angka dan huruf

    • Contoh :

      ASkedul Utama Kas

      A-1Kas dan Bank

      A-2Konfirmasi Bank

      A-3Dana Kas Kecil

    • Indeks Angka Urut

    • Kertas kerja diberi kode angka yang berurutan

    • Contoh :

      1Skedul Utama Kas

      2Kas dan Bank

      3Konfirmasi Bank

      4Dana Kas Kecil


    Kertas kerja pemeriksaan10 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Susunan Kertas Kerja

    • Draft Laporan Audit (audit report)

    • Laporan Keuangan Auditan

    • Ringkasan Informasi bagi reviewer

    • Program Audit (Audit Programme)

    • Laporan keuangan atau lembar kerja yang di buat oleh klien

    • Ringkasan Jurnal Adjustment

    • Working Trial Balance (WTB)

    • Skedul Utama (Top Schedule/TS)

    • Skedul Pendukung (Supporting Schedule/SS)


    Kertas kerja pemeriksaan11 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Working Balance Sheet (WBS) dan Working Profit and Loss (WPL)

    • Berisi :

      • Saldo Per Book (bersumber dari Trial Balance klien)

      • Audit Adjustment

      • Saldo per Audit (angka-angka di Neraca dan Laba Rugi yang sudah di audit)

      • Saldo tahun lalu (bersumber dari Audit Report atau kertas kerja Pemeriksaan tahun lalu)

    • Angka dalam WBS dan WPL didukung  angka dalam Top Schedule (TS)

    • Antara WBS, WPL dan TS lakukan  Cross Index

    • WBS terdiri dari :

      • WBS1 (pos aktiva)

      • WBS2 (pos passiva)

    • WPL  pos Laba Rugi

    • Contoh WBS dan WPL  lihat Exhibit 6-3 dan Exhibit 6-4


    Kertas kerja pemeriksaan12 l.jpg

    KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

    Top Schedule (TS) dan Supporting Schedule (SS)

    • Berisi :

      • saldo per book (bersumber dari Trial Balance klien)

      • Audit Adjustment

      • Saldo per Audit

      • Saldo tahun lalu (bersumber dari kertas kerja pemeriksaan tahun lalu)

    • Mencantumkan :

      • Kesimpulan atas pos ybs.

      • Sifat perkiraan

      • Prosedur Audit yang dilakukan beserta Tick Mark

      • Audit Adjustment yang diusulkan auditor dan diterima klien

    • Angka dalam TS didukung  angka dalam SS

    • Antara TS dan SS lakukan  Cross Index

    • Dalam TS dan SS  index working paper

    • Contoh Top Schedule dan Supporting Schedule  lihat Exhibit 12-5 dan Exhibit 13-1