1 / 8

HEWAN COBA

HEWAN COBA. Mengapa kita selalu memakai hewan coba ? Kesalahan ekstrapolasi dari kera dan babi yang digunakannya sebagai hewan model kepada manusia, menuai banyak kesalahan

derex
Download Presentation

HEWAN COBA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HEWAN COBA Mengapa kita selalu memakai hewan coba ? Kesalahan ekstrapolasi dari kera dan babi yang digunakannya sebagai hewan model kepada manusia, menuai banyak kesalahan Claude Bernard, 1865, dasar-dasar pengembangan hewan laboratorium sebagai hewan model suatu penyakit atau perlakuan fisiko kimia TO2K

  2. Menurut U.S National Research Committee on Animal Model for Aging, mendefinisikan hewan model sebagai hewan yang secara normative biologi atau perilaku dapat dipelajari, secara spontan atau proses patogenesis dapat diinvestigasi dan secara fenomena pada satu atau beberapa kejadian menggambarkan fenomena pada manusia dan beberapa spesies Hewan model diartikan secara lugas sebagai hewan yang memodelkan manusia (modelling human) atau lebih tepat diistilahkan ”model manusia” (Hau, 2004). TO2K

  3. Tujuan Penggunaan Hewan Coba Penggunaan hewan sebagai model untuk manusia secara garis besar bertujuan untuk: • Studi mekanisme dan fenomena biologi yang normal atau abnormal • Uji keamanan/ toksisitas • Pengembangan suatu obat • Studi abnormalitas dan proses dan fenomena patogen (Hau, 2006) TO2K

  4. Hewan Model yang tepat ????? • Setiap hewan laboratorium dari tingkat filogeni terendah sampai tertinggi memiliki potensi yang sama untuk dikembangkan sebagai hewan model • Presisi hasil pengujian hewan model adalah parameter ekstrapolasi • Ekstrapolasi hasil pengujian hewan model pada manusia memerlukan berbagai pertimbangan • Pertimbangan kedekatan secara filogeni, homologi organ dan ukuran tubuh tidak menjadikan primata dan babi sebagai model yang terbaik untuk manusia atau menjamin dapat diekstrapolasikan secara benar 100%(Salen, 1994; Hau, 2004) TO2K

  5. Mencit……… • Mice, Mus muscullus • Ordo Rodentia • Karakteristik biologis yang spesifik • 84% dalam persentase penggunaan hewan coba untuk dunia pendidikan dan penelitian biomedis, dengan 58% mencit dan 26% tikus (Carlsson, 2006)  What’s the special thing about it??? TO2K

  6. Hewan laboratorium yang paling umum Tersedia dalam jumlah yang mudah untuk dipenuhi, mudah dikembangbiakkan  periode gestasi pendek (18-21 hr), aktivitas reprod panjang (2-14 bln), masa estrus tjd antara tengah malam-jam 4 pagi, betina baru bisa reprod sempurna ketika umur 7-8 minggu, masa menyusui ± 3 minggu Telah banyak literature yang mendukungStrain dan Stok dari hewan telah ditentukan, sampai mencit dan tikus transgenic, mikroflora yang hidup telah teridentifikasi Ukuran yang kecil (efisiensi time, cost & space) (Hau, 2004) TO2K

  7. Hewan model dalam toksikologi reproduksi- memprediksi keamanan dan bahaya paparan bahan kimiawi thd status reproduksinya (Hansen dan Meyer, 2003). Hewan model dalam fisiologi fetus (Carter, 1994) Hewan jantan dpt mengawini 2-3 ekor --- anak yang baru lahir  jantan : jarak anus-gland penis ± 3 mm betina : jarak anus-vagina ± 2 mm Hewan model dalam fisiologi reproduksi - studi anatomi, endokrinologi dan fisiologi komparatif. (Donnely dan Hau, 1994). TO2K

  8. FELASA (Federation of European Lab. Animal Science Association) Penggunaan hewan coba harus menganut azas : • Replacement • Reduction • Revironment Perlakukan hewan dengan baik  sebelum kita membunuhnya TO2K

More Related