Advertisement
1 / 13

Pengertian Etimologis Filsafat PowerPoint PPT Presentation


  • 153 Views
  • Uploaded on 12-07-2012
  • Presentation posted in: General

Pengertian Etimologis Filsafat. Philein = mencintai; sophos = kearifan/kebijaksanaan. Filsafat; usaha untuk mencintai kearifan. ARTI FILSAFAT. PETA FILSAFAT. Estetika. Fils. Ilmu. Metafisika Epistemologi Logika Aksiologi. Fils. Pikiran. Etika. Fils. Pol. Fils. Sos. Fils. Bahasa. - PowerPoint PPT Presentation

Download Presentation

Pengertian Etimologis Filsafat

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Pengertian etimologis filsafat l.jpg

Pengertian Etimologis Filsafat

Philein = mencintai; sophos = kearifan/kebijaksanaan.

Filsafat; usaha untuk mencintai kearifan


Slide2 l.jpg

ARTI FILSAFAT


Slide3 l.jpg

PETA FILSAFAT

Estetika

Fils. Ilmu

Metafisika

Epistemologi

Logika

Aksiologi

Fils.

Pikiran

Etika

Fils. Pol

Fils. Sos

Fils. Bahasa

Fils.Agama

Honderich, 1995, Oxford Companion to Philosophy, p. 927.


Definisi filsafat berdasar watak fungsi titus dkk l.jpg

Definisi Filsafat berdasar Watak & Fungsi (Titus, dkk)

1. Informal: Sikap dan kepercayaan yg diterima scr tdk kritis.

2. Formal: Sikap kritis atas kepercayaan yg dijunjung tinggi.

3. Spekulatif: Hasil berbagai sains dan teknologi yg ditinjau dari pengalaman kemanusiaan.

4. Logosentris: analisis kata dan konsep.

5. Aktual: problem yg berkembang di masyarakat dan dicarikan jawabannya oleh para ahli filsafat.


Ciri ciri berpikir filsafat l.jpg

Ciri-ciri Berpikir Filsafat

  • Radikal; sampai ke akar persoalan

  • Kritis; tanggap thd persoalan yg berkembang

  • Rasional; sejauh dpt dijangkau akal mns

  • Reflektif; mencerminkan pengalaman pribadi.

  • Konseptual; hasil konstruksi pemikiran

  • Koheren; runtut, berurutan.

  • Konsisten; berpikir lurus/tdk berlawanan.

  • Sistematis; saling berkaitan.

  • Metodis; ada cara utk memperoleh kebenaran.

  • Komprehensif; menyeluruh

  • Bebas & bertanggungjawab


Cabang utama cabang khusus l.jpg

Cabang Utama Cabang Khusus

  • MetafisikaFilsafat Ketuhanan

  • EpistemologiFilsafat Sejarah

  • AksiologiFilsafat Ilmu

  • LogikaFilsafat Politik &Ideologi

  • EtikaFilsafat Hukum

  • EstetikaFilsafat Bahasa

  • Filsafat ManusiaFilsafat Komunikasi


Kedudukan filsafat dasar pengantar l.jpg

Kedudukan Filsafat Dasar/Pengantar


Hubungan antara filsafat dan ideologi l.jpg

Hubungan antara Filsafat Dan Ideologi


Perbedaan antara filsafat ideologi l.jpg

Perbedaan antara Filsafat & Ideologi

FilsafatIdeologi

  • Sist. Berpikir 1.Sist. Kepercayaan

  • Berawal dr ragu 2.Berawal dr yakin

  • Landasan logika 3.Landasan mitos

  • Tujuan: wisdom 4. Tujuan:kesejaht. kelompok

  • Individual 5. Kolektif


Filsafat ideologi dan agama l.jpg

Filsafat, Ideologi, dan Agama

Agama

Filsa

fat

Ideo

logi


Manfaat filsafat bagi mhs l.jpg

Manfaat Filsafat Bagi Mhs

  • Membiasakan diri utk bersikap kritis.

  • Membiasakan diri utk bersikap logis-rasional Opini & argumentasi.

  • Mengembangkan semangat toleransi dlm perbedaan pandangan (pluralitas).

  • Mengajarkan cara berpikir yg cermat dan tdk kenal lelah.


Manfaat ideologi bagi mhs l.jpg

Manfaat Ideologi Bagi Mhs

  • Orientasi bernegara lebih jelas

  • Aspirasi politik

  • Memahami bentuk negara ideal

  • Memahami kepemimpinan ideal


Manfaat filsafat bagi agama l.jpg

Manfaat Filsafat bagi Agama

  • Mengajarkan cara berpikir kritis, shg tdk terjebak ke dlm sifat taqlid.

  • Akal terdiri atas 3 bag: ma’rifatullah, tha’atullah, shobru an-ma’siyatullah.

  • Dinamika khdpn terus berkembang, shg diperlukan penggunaan akal yg proporsional.

  • Membuka wawasan berpikir menuju ke arah verstehen (penghayatan).

  • Akal mrpkn salah satu sarana utk memahami kekuasaan Allah (‘Ulil albaab). Ali-Imron: 190-191.