Transformasi diagram er ke dalam basis data fisik
Download
1 / 12

Transformasi Diagram ER ke dalam basis data fisik - PowerPoint PPT Presentation


  • 110 Views
  • Uploaded on

Transformasi Diagram ER ke dalam basis data fisik. Pendahuluan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Transformasi Diagram ER ke dalam basis data fisik' - damian-rodriquez


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Pendahuluan

  • Diagram E-R yang diperoleh dari analisis entitas dan relasi sangat mudah untuk dipahami oleh pengguna yang membacanya, karena berbentuk diagram yang sederhana, hanya menggunakan simbol-simbol utama, tetapi diagram E-R yang diperoleh tersebut belum dapat diimplementasikan kedalam sebuah basisdata


Agar diagram E-R tersebut dapat diimplementasikan kedalam sebuah basisdata, terlebih dahulu harus ditransformasi ke bentuk bentuk relasi (tabel)


Untuk melakukan transformasi ke tabel yang perlu diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan


Transformasi umum
Transformasi Umum diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan

Setiap entitas - entitas yang ada akan

diimplementasikan sebagai sebuah tabel


Relasi dengan kardinalitas 1 ke 1 ( diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan one to one)

Direpresentasikan dalam bentuk penambahan / penyertaan atribut-atribut relasi ke tabel yang mewakili salah satu dari kedua entitas

(penggabungan relasi ke salah satu entitas)

Tidak ada keharusan ke entitas yang mana relasi

tersebut harus digabungkan


Contoh diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan

Kemungkinan penggabungan yang dapat dilakukan

UNIVERSITAS

PIMPIN

1

1

REKTOR


Pedoman yang bisa digunakan : diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan

  • Lihat derajat relasi minimumnya dengan memilih derajat relasi minimum yang lebih besar

  • Jika derajat relasi minimumnya sama (sama- sama berderajat nol atau satu) maka relasi lebih baik dileburkan ke tabel yang jumlah baris yang lebih sedikit atau yang ukuran tabelnya diperkirakan lebih kecil


Relasi dengan kardinalitas 1 ke M ( diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan one to many)

Lain halnya dengan tingkat hubungan satu ke banyak , relasi yang ada harus digabungkan dengan entitas pada pihak yang Banyak (Many)


Penggabungan pada relasi 1 ke M diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan

KERJA

M

1

PEGAWAI

PROYEK


Relasi dengan kardinalitas M ke N ( diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan many to many)

Pada diagram E-R dengan kardinalitas banyak-pada-banyak (M : N), tiap entitas maupun relasinya akan menjadi sebuah tabel tersendiri


Transformasi pada relasi banyak ke banyak diperhatikan adalah tingkat hubungan antar entitas (kardinalitas), karena tingkat hubungan ini sangat mempengaruhi bagaimana transformasi harus dilakukan

M

M

BELI

BARANG

PELANGGAN


ad