Adiatus laringis dan glotis
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 24

Adiatus laringis dan glotis. PowerPoint PPT Presentation


  • 339 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Adiatus laringis dan glotis. Bagian-bagian larink Epiglotis Rima glotis Glotis Trakhea Kartilago aritenoid. Bagian laring : Plika vestibularis dan plika vokalis. Plika vestibularis adalah lipatan mukosa disebelah atas plika vokalis

Download Presentation

Adiatus laringis dan glotis.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Adiatus laringis dan glotis

Adiatus laringis dan glotis.

Bagian-bagian larink

  • Epiglotis

  • Rima glotis

  • Glotis

  • Trakhea

  • Kartilago aritenoid


Bagian laring plika vestibularis dan plika vokalis

Bagian laring : Plika vestibularis dan plika vokalis

  • Plika vestibularis adalah lipatan mukosa disebelah atas plika vokalis

  • Masing-masing pita suara (plika vokalis) kiri dan kanan melekat ke kartilago aritenoid dibelakang dan ke kartilago tiroid didepan.

  • Celah diantara kedua pita suara disebut rima glotis

  • Ventrikulus laringis adalah lekuk diantara pita suara dan plikavestibularis.


Rangka laring

Os hioid

Rawan laring

Rangka laring.

Rangka laring dari arah belakang.


Rawan larink

Rawan yang tunggal

Kartilago tiroid

Kartilago krikoid

Kartilago epiglotika

Rawan yang sepasang

Kartilago aritenoid

Kartilago kornikulata

Rawan larink

Kartilago aritenoid

Rangka laring dari arah belakang.


Larynx

Larynx.

Larynx terbagi menjadi 3 ruangan: vestibulum, glotis, dan kavitas laringis.

Glottis dibentuk oleh pita suara(plika vokalis) kiri dan kanan serta celah diantara keduanya (rima glotis).

Larink berlanjut kebawah menjadi trakhea.

Edema larink : trakeotomi.

n.rekurens laringis, (n.laringeus inferior)


Otot intrinsik lar i n k berperan dalam pembentukan suara

M.krikoaritenoideus posterior: abduktor pita suara

M.krikoaritenoideus lateralis: aduktor pita suara

M.aritenoideus

M.tiroaritenoideus

Otot intrinsik larink: berperan dalam pembentukan suara.

M.krikoaritenoideus posterior

M.tiroaritenoideus


Persarafan otot intrinsik larynk

Otot intrinsik larink disarafi oleh n.rekurens laringis, (n.laringeus inferior), yang berasal dari n.vagus.

Saraf ini berjalan diantara trakhea dan esofagus, dan mensarafi semua otot intrinsik larink, kecuali m.krikotiroideus, yang disarafi oleh:n.laringeus superior (yangjuga berasal dari n.vagus).

Persarafan otot intrinsik larynk

n. vagus

n.rekurens laringis,

(n.laringeus inferior)


Trakhea

Trakhea.

  • Trachea berada dileher dan berlanjut ke rongga dada.

  • Di rongga dada, trakhea bercabang menjadi bronkhus utama (bronkhus prinsipalis) kiri dan kanan setinggi perlekatan iga kedua ke sternum.

  • Bronkhus utama bercabang menjadi bronkhus lobaris yang masuk kedalam jaringan paru.


Tra k hea adalah saluran otot polos dan rawan disebelah bawah larink

Trakheotomi adalah pemotongan bagian depan trakhea pada keadaan darurat dengan memotong lapisan didepan trakhea yaitu :

Kulit

Fasia koli superfisialis

Fasia koli profunda

Otot infrahioid

Sarung pembuluh dan saraf

Otot prevertebralis

Tindakan trakeotomi oleh orang yang tidak terlatih dianjurkan melakukan tindakan krikotirotomi di antara kartilago tiroid dan kartilago krikoid

Trakhea: adalah saluran otot polos dan rawan disebelah bawah larink


Laring trakhea trakheotomi tinggi dan trakheotomi rendah sewaktu inspirasi

Laring, trakhea, trakheotomi tinggi dan trakheotomi rendah sewaktu inspirasi


Fasia k oli fasia leher

Fasia koli (fasia leher).

Fasia koli terdiri atas dua bagian, yaitu fasia koli superfisialis dan fasia koli profunda:

Fasia koli superfisialis merupakan jaringan subkutan leher

Fasia koli profunda mengikat saluran nafas dengan bagian-bagian leher yang lain

Fasia koli profunda terdiri atas 3 bagian :

  • Fasia koli profunda lamina superfisialis

  • Fasia pretrakhealis

  • Fasia prevertebralis


Bronkhus

Bronkhus

  • Bronkhus lobaris adalah cabang dari bronkhus utama

  • Radang/infeksi bronkhus disebut bronkhitis

  • Infeksi lobus paru disebut pneumonia lobaris

  • Bila terdapat cairan abnormal dalam rongga pleura disebut pleuraleffusion.


Adiatus laringis dan glotis

Laring, trakhea, bronkhus utama/bronkhus prinsipalis. bronkhoskopi korpus alienum ( benda asing masuk ke bronkhus)

Laring, trakhea, bronkhus dilihat dari depan


Alat alat tubuh yang berada di sebelah depan leher dan berbatasan dengan trakhea

V.jugularis eksterna

V.jugularis anterior

Nn.supraklavikularis

Glandula tiroid

Alat-alat tubuh yang berada di sebelah depan leher dan berbatasan dengan trakhea

V.jugularis eksterna


Trakhea dan esofagus

Cincin trakhea

Pars membranasea trakea

Karina

Esofagus

Bronkhus utama

Bronkhus lobaris

Trakhea dan esofagus


Adiatus laringis dan glotis

Otot subkutan di leher : platisma

Platisma disarafi oleh n.fasialis

Otot infrahioid.

M.sternohioideus

M.omohioideus

M.sternotiroideus

M.tireohioideus

Saraf otot infrahioid : ansa servikalis

Platisma dan otot infrahioid: menghubungkan kulit wajah sisi bawah mandibula, larink dengan kulit dan rangka dada.

platisma

ansa servikalis


Batas lateral trakhea sarung pembuluh dan saraf carotid sheath

Sarung pembuluh dan saraf dibentuk oleh kondensasi 3 lapis fasia profunda koli

Isisarung pembuluh dan saraf adalah a.karotis komunis, v.jugularis interna, dan n.vagus dan nnll.limfatisi servikalis profunda

Batas lateral trakhea : sarung pembuluh dan saraf (carotid sheath)


Mediastinum dan trakhea

Dari leher, trakhea melintas di mediastinum.

Mediastinum adalah daerah diantara paru kanan dan paru kiri.

Mediastinum dibagi menjadi

Mediastinum superior

Mediastinum anterior

Mediastinum media

Mediastinum posterior

Mediastinum dan trakhea.


Mediastinum superior ditempati oleh tra k hea dan bron k hus primer

Mediastinum superior juga ditempati oleh v.kava superior, cabang-cabang arkus aorta, lemak, kelenjar getah bening, fasia, dan jaringan penyambung jarang

Mediastinum superior: ditempati oleh trakhea dan bronkhus primer


Mediastinum superior

Mediastinum superior

Pada mediastinum superior terdapat :

  • Radiks paru

  • N.frenikus (saraf diafragma)

  • N.vagus

  • Nn.kardiakus

  • Pleksus kardiakus

N.frenikus


Mediastinum dan aliran getah bening visera torasis

Mediastinum superior

Mediastinum media

Mediastinum posterior

Nnll.trakheobronkhialis

Nnll.bronkhomediastinalis

Mediastinum dan aliran getah bening visera torasis.


Adiatus laringis dan glotis

Paru kanan

Paru kiri

Lobus paru

A.pulmonalis

V.pulmonalis

Diafragma

Pleura parietal

Pleura viseral

Radiks paru

Hilus paru

Apeks paru

Kavitas pleura

Paru.


Bronkhus trunkus pulmonalis bronkhus lobaris paru kiri

Bronkhus, trunkus pulmonalis, bronkhus lobaris paru kiri


Gangguan saluran nafas bawah

Temuan :

Demam, batuk, pernafasan cuping hidung

Nafas sesak

pemeriksaan fisik: ronkhi basah di paru.

Infeksi, edem paru, asidosis,

Infeksi : bronkhopneumonia

Penanganan :

Pengawasan penjagaan keseimbangan cairan

Medikamentosa (obat-obat)

Gangguan saluran nafas bawah.


  • Login