On Defining Library and Information Science in Applied Philosophy of Information
Download
1 / 16

Disusun oleh : Muhamad Efendi 210210110058 - PowerPoint PPT Presentation


  • 170 Views
  • Uploaded on

On Defining Library and Information Science in Applied Philosophy of Information Luciano Floridi – Oxford University 2002. Disusun oleh : Muhamad Efendi 210210110058. ABSTRACT. INTRODUCTION.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Disusun oleh : Muhamad Efendi 210210110058' - coral


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

On Defining Library and Information Science in Applied Philosophy of InformationLuciano Floridi – Oxford University 2002

Disusunoleh:

MuhamadEfendi

210210110058


Abstract
ABSTRACT Philosophy of Information


Introduction
INTRODUCTION Philosophy of Information

Conseptual Triangle dibentukolehstuditeoritis di dalam LIS (Library and Information Science), SE (Social Epistemology),dan area barupenelitianfilosofisdalamkonteks lain. Hal tersebutdidefinisikansebagai PI (Philosophy of Information). Hubungandariketiganyamerupakaneksplorasi yang dapat di dalambagan di bawahini:

LIS memilikileterkaitandengan SE danPI, dijelaskan SE tidakdapatmemberikanLIS dasaryang memuaskan. Dalamhalkemiripan, LIS dan SE sepertisaudaradanharusdipahamisebagaiberbagiinduk yang sama, yaituPI. PI adalahdaerahfilosofis yang mempelajarisifatkonseptualinformasi , dinamikadanmasalah. Herold (2001)


Social epistemology cannot provide a foundation for library and information science
Social Epistemology cannot provide a foundation for Library and Information Science

LIS + PHYLOSOPHY = Ensiklopedik

Hjurland (2006)

Berkaitaneratkarenatingkat , ruanglingkupdantopikpenyelidikanyang samayaknikompleksdankontroversial

Tantangan LIS adalahuntukmengembangkanpengetahuankhusus, yang relatifindependendanbukanmerupakanabstraksikosong.


Lis dalam se shera 1961 1965 1970 1973 dalam rawski 1972
LIS and Information Sciencedalam SEShera (1961, 1965, 1970, 1973) dalamRawski (1972)


SE and Information Science

  • Sok : SosiologiPengetahuan, yaitupenelitiandeskriptifdanempirispenyebabsejarahdankondisi, apa yang biasanyadianggapsebagaipengetahuan.

  • ESK : EpistemologiPengetahuanSosial, yaitustudikritisdankonseptualdarisosial (multi - agen) dimensipengetahuan.

Revolutionary ESK: mengadopsi frame barudalam versi ekstrim. Menyatakan bahwa pengetahuan, kebenaran dan pembenaran merupakan konstruksi sosial

  • Classic ESK: Epistemologi berdasarkan pencarian kebenaran dan pembenaran. Penggantianterhadap :

  • bingkai statis tradisional kecerdasan individu dan berdiri sendiri peneliti dengan yang baru

  • bingkai lebih dinamis, berdasarkan kecerdasan terdistribusi dan epistemik multi-agen 'atau interaksi doxastic.

  • Tujuan utamanya adalah masih satu-satunya obyek penyelidikan, informasi, memahami isi hanya sebagai semantik, atau data, hanya memainkan peran marjinal, jika akk, dalam agenda penelitian.

ESK baik klasik dan revolusioner adalah PERSPEKTIF. Tujuan utama nyaadalah untuk membangun. Misalnya , tidak apa yang percaya, tapi apa yang harus percaya. Keduanya berbagi pada prinsipnya lingkup yang sama investigasi, yaitu dinamikafenomena epistemic.


What is the philosophy of information
What is the Philosophy of Information? and Information Science

PI

(Philosophy of Information)

Information

Philosophically

  • Concept

  • Fundamental

  • Being

  • Knowledge

  • Life

  • Intelligence

  • Meaning

  • Moral Good

  • Evil

  • Thick

  • Old philosophical question

  • Identifies new crucial problem


PHILOSOPHY and Information Science

Philosophy of Mind

Philosophy of Life

Philosophy of Language

  • Metafisika

  • Ontologi

  • Epistimologi

  • Etika

  • Estetika

  • Logika

  • Semiotika

  • Sibernetika

  • What is the nature of being?

  • What is the nature of knowlegde?

  • What is the nature of right and wrong?

  • What is the nature of meaning?

  • What is the nature of mind?

  • What is the nature of beauty and taste?

  • What is the nature of a logicalli valid inference?

  • What is the nature of life?

  • What is the nature of signs?

  • What is the nature of control systems?


Library and information science as applies philosophy of information
Library and Information Science as Applies Philosophy of Information

PI

LIS

sebagaifilsafat

landasanteoritis

SE

menggantikan

Herold (2011)




Profesi and goalpustakawanmengalamiperubahan paradigm. Perubahanutamaterjadidalamhalmenjalankanperannyadalammelakukanpekerjaan. Sisipositifdarikrisiskepercayaaninimemberikansebuahkesempatan yang baikuntukmempertimbangkandasardaripekerjaantersebutdanpendidikanprofesipustakawan


Pemberlakuan and goalfilsafatmerupakansuatukegiatansepertimeminjambukudaripepustakaan . Tetapisepertibuku yang dipinjam, filsafat yang dipinjamtidaksemestinyauntukkita, harusselaludiperbaikidandikembalikanhanyauntukpeminjaman yang lainnya.


Proses and goalmeminjamdiantara LIS danfilsafatditengahioleh SE danmetodologiantarcabangilmutersebut. Shera (1970)

Cakupanteoriberasaldarikomunikasi, pendidikan, ilmubahasa, menejemen, psikologi, sosiologidandariberbagaidisiplinilmulainnya. Tidakhanyadisiplin lain yang menerimadisertasidalamtradisiintelektualdariruanglingkuplainnya. Penelitianinimemilikicabangilmutidaksebanyakdisiplinerlainnya. Penelitiansepertiitumemintadasarteori yang adadalamdisiplinilmu lain daripadamenggunakanpemilihanuntukmemperkayabidang kami.

pandangan lain

Pierce (1992)


Perdebatan and goalmengenaihaltersebutsudahberlangsung lama karena LIS melihatbeberapahal yang masihbelumtersedia, yakni PI. Sepertisebuah area penelitianbaru , akhirakhirinihanyamenjadisebuahpengenalandalamlingkupakademis, PI akanmenunjukanarahanuntukmelakukannya, namunbanyakdasardasar yang masihdibutuhkanuntukmenjalankannyadan LIS dapatmemberikansebuahkontribusi yang bermakna.

PI mencobauntukmengembangkangarisbatasdaripenelitianfilsafat. Hal tersebuttidakdapatmemberikankeputusanbersamasebelummeninggalkantopiklainnya, dandengandemikianpenataanulangdariskenariofilsafatharusdilakukan, tetapidenganmemasukanruanglingkupbarudalammelakukanpenyelidikanfilsafat- haltersebutmasihdiperjuangkanuntukbisamenjadidikenalidanmasihbelummenjadibagiandalamsilabusfilsafattradisional- danmenyediakanmetodologi yang inofatifuntukmenghadapimasalahsederhana yang diperolehdarisudutpandangbaru.


ad