REFORMASI CASH MANAGEMENT
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 44

REFORMASI CASH MANAGEMENT PowerPoint PPT Presentation


  • 146 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

REFORMASI CASH MANAGEMENT. Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. OUTLINE PRESENTASI REFORMASI CASH MANAGEMENT. DASAR HUKUM LATAR BELAKANG TUJUAN DAN SASARAN PENGELOLAAN KAS KETERKAITAN PENGELOLAAN KAS IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KAS TREASURY SINGLE ACCOUNT (TSA)

Download Presentation

REFORMASI CASH MANAGEMENT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Reformasi cash management

REFORMASI CASH MANAGEMENT

DirektoratJenderalPerbendaharaan

KementerianKeuangan


Reformasi cash management

OUTLINE PRESENTASIREFORMASI CASH MANAGEMENT

  • DASAR HUKUM

  • LATAR BELAKANG

  • TUJUAN DAN SASARAN PENGELOLAAN KAS

  • KETERKAITAN PENGELOLAAN KAS

  • IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KAS

  • TREASURY SINGLE ACCOUNT (TSA)

  • TREASURY NOTIONAL POOLING (TNP)

  • CASH FORECASTING

  • PENEMPATAN/PLACEMENT

  • FOREIGN EXCHANGE MANAGEMENT

  • DEALING ROOM

  • BIG-eB

  • LAIN-LAIN


Reformasi cash management

DasarHukum

  • Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara

  • Undang-UndangNomor 1 Tahun 2004 tentangPerbendaharaan Negara

  • Undang-undangNomor 15 Tahun 2004 tentangPemeriksaanPengelolaandanTanggungJawabKeuangan Negara

  • PeraturanPemerintahNomor 39 Tahun 2007 tentangPengelolaanUang Negara/Daerah

  • Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.05/2009 tentang Perencanaan Kas

  • PeraturanMenteriKeuanganNomor 03/PMK.05/2010 tentangPengelolaanKelebihan/ KekuranganKasPemerintah


Reformasi cash management

LatarBelakang

  • PenerimaandanPengeluarantidakmelaluisaturekening

  • Rekeningpenerimaan/pengeluarantersebardibanyak bank umumdandi Bank Indonesia

    • Tingginyabiayapengelolaanrekening

    • Idle cash

    • Float cash

  • Belumtersedianyaperencanaankas yang baik

    • Sulituntukmengetahuijumlahuang yang dimilikiolehnegarasecaracepat

    • Sulituntukmendapatperkiraanpenerimaandanpengeluaran

  • Saldokasbelummendapatkanremunerasi yang layak

    • Pengendapanuangpemerintahdi bank umumtidakmendapathasil yang maksimal

    • RemunerasiUang pemerintah di BI hanya 65% dari BI rate (Rupiah) dan 65% darihome currency rate (valas)


  • Reformasi cash management

    TujuandanSasaranPengelolaan Kas

    • TUJUAN :

    • Pengelolaandana yang dimilikipemerintahsecaraefisien, efektif, danmenguntungkan

    • SASARAN :

    • Pengelolaanlikuiditas yang terencana

    • Penempatan/ investasi yang amandanmenguntungkan

    • MengurangibiayatransaksikeuanganPemerintah


    Reformasi cash management

    KeterkaitanPengelolaanKas

    Cash Management

    Aliran kas pemerintah berpengaruh pada kebijakan BI

    Monetary

    Policy

    (central bank)

    Debt Management

    Penempatan uang pemerintah pada bank umum/sentral memiliki dampak berbeda


    Reformasi cash management

    ImplementasiPengelolaanKas

    Prinsip-prinsip TSA

    • KonsolidasiseluruhrekeningpemerintahkeRekeningKasUmum Negara (RKUN) di Bank Indonesia (BI)

    • PenerapanZero-Balanceatasrekeningpemerintah yang beradadiluar BI

    • Minimalisasi “Cash Float” dan “Idle Cash”

    • Tidakadafloat penerimaandanpegeluaran.

    • Rekeningpenampungansementara (transit accounts) harusdinihilkansetiaphari.

    • Sistem pembayaran/penerimaanelektronikuntukmendukungfungsitreasury

    • Adanyaimbalan yang diberikankepada bank ataspenyediaanjasaperbankan

    • Bank sentralmemberikanimbalankepadatreasury atassaldo TSA

    Pelaksanaan TSA

    • TSA PenerimaandanPengeluarantelahdilaksanakansecarapenuh


    Reformasi cash management

    ImplementasiPengelolaanKas

    Definisi TNP Pengeluaran/ Penerimaan

    Treasury Notional PoolingBendaharaPengeluaran/ Penerimaanadalah program pengelolaansaldokonsolidasidariseluruhrekeningbendaharapengeluaran/ penerimaanpada bank umumtanpaharusmelakukanpemindahbukuan.


    Reformasi cash management

    Mekanisme TNP

    Treasury Notional Pooling pada Bank A

    Saldo: x + y + z

    Rek bend A

    Saldo: x

    Rek Bend B

    Saldo: y

    Rek Bend C

    Saldo: z

    Saldoseluruhrekeningbendaharapengeluaran & penerimaandikonsolidasikanpadaakhirharisetelahprosestutupbukudandiberikanjasagiroharianoleh Bank sesuaidengankesepakatan yang tertuangdalamkontrak


    Reformasi cash management

    Kelebihan TNP

    SegiPendapatan

    Tingkat Remunerasi yang lebihmenguntungkan

    SegiAdministrasi

    RekeningBendaharaPengeluaran (BP) teradministrasidenganbaiksehinggajumlahuangdiseluruhrekening BP dapatdiketahuidanjasagiroatassaldorekening BP dapatdihitungdandimonitor.

    SegiWaktu

    Saldorekening BP padaakhirharikerjatidakperludipindahbukukantetapicukupdikonsolidasikanpada Kantor Pusat Bank rekening BP, sehinggamenjadisangatefisien.

    Biaya

    Bank tidakmengenakanbiayaataspenerapan TNP padarekening BP


    Reformasi cash management

    ImplementasiPengelolaanKas

    LatarBelakang

    • Pemerintahbelumdapatmengetahuiberapabesarpenerimaan, pengeluaran, dansaldokassecarabulanan, mingguan, danharian.

    • Pemantauanatasrealisasikas (anggaran) lebihdiutamakandaripadapemantauankaspadamasa yang akandatang.

    • Penyimpananuang yang sangatbesar (idle cash) di Bank Indonesia danbank umumsebagailangkahantisipasiataspengeluarannegara.

    • Pemerintahmasihmelakukanpinjamanmeskipunkasnegara surplus.

    Tujuan

    • BUN /Kuasa BUN dapatmemastikanketersediaandanagunamemenuhikewajibannegara;

    • BUN/Kuasa BUN dapatmengambiltindakandalamrangkamengoptimalkankelebihankasataumenutupikekurangankas;

    • Kementerian/Lembagamemperolehdana “senilai” PerkiraanPenarikan Dana untukmembiayaikegiatannya;

    • Kementerian/Lembagamemperolehdana “sesuaidenganwaktu” pelaksanaankegiatan.


    Reformasi cash management

    • Kapandicairkan?

    • Jumlah yang dicairkan?

    • Ketersediaandana?

    • JadualPelaksanaanKegiatan

    • JadualdanJumlahPenarikan/Penyetoran Dana

    POK + JadwalPelaksPerkiraanPenarikan

    KegiatanPerkiraanPenyetoran

    PolaPikirPerencanaanKas

    • Memastikanketersediaandanagunamemenuhikewajibannegara

    • Mengoptimalkankelebihankasataumenutupikekurangankasdenganefisien

    • K/L memperolehdanasenilaiperkiraan

    • K/L memperolehdanasesuaiwaktupelaksanaankegiatan

    APBN DIPA

    POK

    TUJUAN

    PERENCANAAN KAS

    DJPBN

    (Dit. PKN)

    PERENCANAAN KAS

    TANGGUNG JAWAB

    Chief Financial Officer (CFO)

    KEWAJIBAN

    KANWIL DJPBN

    ( Monitor )

    Chief Operational Officer (COO)

    Menyusunperencanaankas yang terdiridariperencanaan :

    • Penerimaan;

    • Pengeluaran;

    • SaldoRek KUN.

    PERKIRAAN PENCAIRAN / PENERIMAAN

    DANA

    Batas PencairanTertinggi

    • Satker

    KPPN

    • Kementerian/Lembaga yang menanganiSubsididan BUMN

    • Eselon I Depkeu yang menanganiPenerimaan / Pengeluaran.

    • (DJP, DJBC, DJPU, DJA, DJKN, DJPBN)


    Reformasi cash management

    Pelaksanaan

    • Sumber Data:

    • Cash Planning Information Network:

      • DJPBN (RDI,RPD)

      • DJP (PPh, PPN, PBB,BPHTB, PajakLainnya)

      • DJA (Subsidi, PNBP,belanja lain-lain)

      • DJPU (bunga dan pokok utang, SBN)

      • DJBC (beamasuk/keluar (Pungutan ekspor), cukai)

      • DJPK (DAK, DBH, DAU )

      • DJKN (Penjualan aset restrukturisasi perbankan)

      • Kementerian/Lembaga Lain

      • SatuanKerjaKementerian Negara/ Lembaga

      • Kementerian Negara/ Lembagadanpihak-pihak lain yang terkaitwajibmenyampaikanproyeksipenerimaandanpengeluaransecaraperiodikkepadaBendaharaUmum Negara (BUN)/ Kuasa BUN

      • Perencanaankas yang baiksangatbergantungpadakoordinasidandukungandariseluruhKementerian/ Lembagasertakecermatanmerekadalampembuatanproyeksipenerimaandanpengeluaran


    Reformasi cash management

    ImplementasiPengelolaanKas

    Polapikir

    Bank Indonesia

    Latar Belakang

    Bank Umum

    DenganJaminan

    (collateral)

    PerencanaanKas

    TanpaJaminan

    (collateral)

    Jaminan SUN

    Pengelolaan kelebihan/ kekurangan kas

    120% Nilai Reverse Repo

    Memastikan ketersediaan kas

    Optimalisasi Return

    Minimalisasi Idle Cash

    1. Transparansi

    2. Menguntungkan

    3. Akuntable

    100 % Nilai repo

    Jaminan SUN

    LKPP


    Reformasi cash management

    Pelaksanaan

    • Pengelolaan kelebihan kas:

    • InstrumendiPasarUang (MematuhiRegulasi Bank Sentral) melaluipenempatanantara lain pada :

      • Bank Sentral (RekeningGiro);

      • Bank Umum (Giro, Overnight, Deposit on Call, Time Deposit);

      • InstrumendiPasar Modal (MematuhiRegulasiBapepam-LK)

      • Membeli SBN daripasarsekunder (Trade Motive); dan/atau

      • Reverse Repo

    • Pengelolaan kekurangan kas:

      • InstrumendiPasarUang (MematuhiRegulasi Bank Sentral)

      • Penarikan dari penempatan pada Bank Sentral;

      • Penarikan dari penempatan pada Bank Umum;

      • InstrumendiPasar Modal (MematuhiRegulasiBapepam-LK)

      • Menjual SBN di pasar sekunder;

      • Repo

      • MengusulkanPenerbitan SPN oleh DJPU


    Reformasi cash management

    Collateral Penempatandi Bank Umum

    Best Practices

    • Internasional

      Inggris, Perancis, dan Australia tidakperlucollateral, sebagaigantinyamemilih bank yang terpercaya (salahsatunyamelaluiinformasi yang disampaikanolehlembagapemeringkatperbankan) untukmitigasirisiko

    • PerbankanNasional

      • Berdasarkan diskusi dengan Bank Indonesia, Bank Mandiri, dan BNI, penempatan di Bank Umum tidak memerlukan collateral

      • Jika diterapkan, akan diikuti oleh lembaga lain seperti asuransi dan dana pensiun, sehingga dapat mengganggu sistem perbankan nasional


    Reformasi cash management

    ImplementasiPengelolaanKas

    KondisiPengelolaanValutaAsingSaatIni

    • USD tidaklangsungdikonversike Rupiah

    • DigunakanuntukpembayaranUtang Rupiah dalam USD

    • HanyauntukmemenuhikebutuhanBendaharaUmum Negara (BUN), BelumdigunakanuntukmemenuhiseluruhkebutuhanKementerian/ Lembaga

    • Tidakadanyametode/ policydalamforeign exchange management

    • AdakerugiantransaksidannilaitukarataspengelolaanvalasdiKementerian/ LembagakhususnyadiKementerianLuarNegeri

    • Belumjelasnyametodeakuntansiuntukpenyajianpotential loss/ gain, realize/unrealize

    • Belumadanyapayunghukumhedging untukmitigasirisiko

    Kondisi yang Diharapkan

    • PemenuhanseluruhkebutuhanKementerian/ Lembaga

    • Adanyametode/ policy yang jelasdalamforeign exchange management

    • (Semua valas dikonversi ke Rupiah, Simpan valas sesuai kebutuhan, Simpan semua dalam bentuk valas)

    • Memaksimalkan/ Optimalisasisaldovalas

    • Adanyametodeakuntansiforex (potential loss/ gain, realize / unrealize)


    Reformasi cash management

    PokokBahasanForeign Exchange Management

    • Tigapertanyaanseputarforeign exchange managementdalamKas Negara :

    • Apakah menyimpan valas dalam R-KUN lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan Rupiah?

    • Bagaimanakah foreign exchange managementyang tepatuntukmeminimalkan risiko?

    • Bagaimana sistem pencatatan transaksi valuta asing seharusnya dilaksanakan?


    Reformasi cash management

    AlurPikirPengelolaanForeign Exchange dalamKeuangan Negara

    Exchange rate fluctuation

    Accounting system

    Foreign currency dalamR-KUN

    Exchange rate forecasting

    Forex Management

    • Simpan semua dalam Rupiah

    • Simpan Valas sesuai kebutuhan

    • Simpan semua dalam valas

    • Forex forecasting

    Financial statement

    Fundamentalapproach

    Technical approach

    Risk Mitigation

    Budget

    Foreign exchange Derivatives

    Natural Hedging

    Regulation


    Reformasi cash management

    Simulasi Perbandingan PenyimpanandalamValas (USD) dan Rupiah (Januari 2007 s/d Desember 2009)

    TanpaMemperhitungkanPenerimaanBunga


    Reformasi cash management

    Simulasi Perbandingan PenyimpanandalamValas (USD) dan Rupiah (Januari 2007 s/d Desember 2009)

    DenganMemperhitungkanPenerimaanBunga


    Reformasi cash management

    Simulasi Perbandingan PenyimpanandalamValas (USD) dan Rupiah (Januari 2007 s/d Desember 2009)

    Penyimpananvalasdi R-KUN dibandingkandengan rupiah

    • Simulasi untuk mengetahui untung/rugi mengelola valas dalam R-KUN didasarkan pada data Januari 2007 s/d Desember 2009. Dengan asumsi tidak memasukkan perhitungan bunga, menyimpan USD lebihmenguntungan daripadamenyimpan Rupiah.

    • Januari 2007 s/d Desember 2008, dengan asumsi memasukkan perhitungan bunga, menyimpan penerimaan dalam valas masih menguntungkan. Namun demikian, saldo akhir tahun 2009 menunjukkan bahwa menyimpan Rupiah lebih menguntungkan.

    • Keuntungan periode tahun 2007 dan 2008 diakibatkan oleh selisih kurs jual dan kurs beli. Asumsi jika pemerintah memegang Rupiah maka harus membeli USD dengan harga yang lebih mahal pada saat terjadi pelemahan Rupiah.


    Reformasi cash management

    Faktor-faktordalamPengelolaanValas

    Cash flows profile

    BI rate

    Exchange rate

    Forex Management

    Fed rate

    Risk


    Reformasi cash management

    UpayameminimalkanRisiko Foreign Exchange Management

    Minimalisasirisiko

    • Alternatif I: Menukarkan/mengkonversi secara langsung penerimaan negara yang berbentuk valas ke dalam mata uang Rupiah.

    • Alternatif II: Menyimpan secukupnya valas dalam batas kebutuhan kas minimum (buffer-cash/ optimal need), termasuk cadangan kas untuk kebutuhan yang sifatnya tidak terduga.

    • Alternatif III: Menyimpansemuasaldo R-KUN kedalamvalas

    Foreign Exchange Management yang diterapkan

    • Dalam upaya optimalisasi pengelolaan valuta asing, diperlukan koordinasi/ kerjasamadenganBadanKebijakanFiskal (BKF) danDirektoratJenderalPengelolaanUtang (DJPU) untuk memantau profiletransaksi dan pergerakan pasar.

    • Perlu menentukan buffer cash dalam bentuk valas, berdasarkan kewajiban pemerintah yang didenominasi dalam valas, yang harus dipenuhi pada jangka waktu tertentu.

      • Kelebihan valas perlu dikelola sehingga menghindarkan risiko/potensi risiko. Untuk saat ini, hal yang mungkin untuk dilakukan adalah menggunakan cara menukarkan valas dalam R-KUN pada saat yang tepat.

  • Perlu strategi investasi untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara dalam jumlah yang ditentukan, dengan mempertimbangkan aspek finansial, fiskal dan moneter.

  • Perlu payung hukum yang melindungi pengambil keputusan untuk melakukan optimalisasi pengelolaan valas dalam hal terjadinya risiko atas penempatan dan/investasi sebagai bagian dari pengambilan kebijakan.

  • Mekanisme lindung nilai (derivatives) membutuhkan legalitas dalam bentuk payung hukum yang memberikan perlindungan, pengakuan dan keleluasaan dalam pengambilan kebijakan.


  • Reformasi cash management

    Exchange Rate Accounting

    SistemPencatatanTransaksiValutaAsing

    • Pada dasarnya, keuntungan/kerugian sebagai akibat translation/unrealized transaction bukan merupakan arus kas. Namun demikian, perubahan nilai karena translasi/transaksi yang belum direalisasikan dimaksud dapat dicatat pada laporan manajerial (managerial report).

    • Untukrealized transaction misal : akibatpenukaranvalutaasing (valas) ke rupiah perludisepakatihargapadasaatvalasditerima (FIFO, LIFO, tertinggi/ terendah).

    • Dalam hal tersebut, diperlukan Laporan Keuangan yang menyajikan informasi akuntansi yang dapat dibandingkan dengan laporan akuntansi lainnya dengan suatu standardisasi dan harmonisasi.


    Penempatan investasi

    DEALING ROOM

    Penempatan/Investasi

    PolaPikirPembentukan Dealing Room

    Pre-Requisite :

    PerencanaanKas

    • LatarBelakang

    • Idle cash yang sangatbesar, disebabkan :

    • Front Loading Strategy belumdiimbangistrategipenempatankasuntukmengurangicost/ cost recovery/ gain

    • Disbursement K/L belumterencanadancenderungmenumpukpadatriwulan IV

    • Instrumenpenempatanterbatasdi BI denganremunerasihanya 65% dari BI rate

    DasarHukum

    Undang-UndangNomor 1 Tahun 2004

    PeraturanPemerintahNomor 39 Tahun 2007

    PeraturanMenteriKeuanganNomor 03/PMK.05/2010

    NEEDS

    MORE

    ACTIVE CASH

    MANAGEMENT

    Supporting :

    Regulasi

    SDM

    Equipments

    DEALING ROOM

    Tujuan :

    Optimalisasi Idle cash untuk :

    PeningkatanRemunerasi/

    Revenue

    EfisiensiPengelolaanKas

    SUPPORTING


    Reformasi cash management

    KOORDINASI DENGAN UNIT TERKAIT

    • BANK INDONESIA

    • BADAN KEBIJAKAN FISKAL

    • SepanjangpenempatankasPemerintahdi Bank Indonesia (BI), tidakdiperlukankoordinasidengan Bank Indonesia

    • DalamhalpenempatankasPemerintahdi Bank Umum, harusterlebihdahuluberkoordinasidenganBank Indonesia :

    • BI menghendaki bahwa besaran danjangkawaktupenempatan uang negara berdasar kesepakatanbersama pada highlevel meeting (Menkeu bersama Gubernur BI)

    • KementerianKeuangan mengusulkan besaran dan jangka waktu penempatan uang negara ditetapkan oleh Menkeu, selanjutnya DirekturJenderalPerbendaharaanmendiskusikan hal tersebutdengan Deputi Gubernur BI

    • MasihdiperlukanMemorandum of Understanding (MOU) antaraKementerianKeuangandan Bank Indonesia mengenaibentukkoordinasidalamrangkapenempatankasPemerintah

    • BadanKebijakanFiskal (BKF) memberikaninformasiEkonomiMakrosebagaisumberinformasipelaksanaanPengelolaanKelebihan/ KekuranganKas


    Reformasi cash management

    KOORDINASI DENGAN UNIT TERKAIT

    • DITJEN PENGELOLAAN UTANG

    • BAPEPAM-LK

    • KoordinasidalamrangkapenerbitanSuratPerbendaharaan Negara (SPN) diPasarPerdana

    • Pertukaraninformasiberkaitandengan tenor danseri-seriSuratBerharga Negara (SBN)

    • Pembuatanproyeksipenerbitan SBN danpembayaranpinjaman yang akurat

    • PemantauantingkatbungaSuratUtang Negara (SUN) dalamrangkapenetapan return penempatanuntukmenghindariarbitrasedalamperdagangan SUN

    • PermintaanInformasimengenailangkah-langkahprotokoler yang berupaprosedurperizinan, regulasi/ ketentuan yang berlaku, danpersyaratan yang harusdipenuhiolehPemerintahC.q. DirektoratJenderalPerbendaharaanmelaluisurat S-2228/ PB/2010 tanggal 13 April 2010

    • Masuknyapemerintahdalampasaruangdapatmempengaruhiimejterhadapkinerjapemerintah

    • Perlunyadisclosure : lawantransaksipemerintahharusmelapordalam 30 menitsejakterjaditransaksiuntukvalidasidankomparasi

    • Perludihindariadanyainsider tradingdanmarket manipulation


    Reformasi cash management

    AKUNTANSI DAN PELAPORAN

    • Sedangdibahasmengenaiperlakuanakuntansiterhadapaktivitaspengelolaankelebihan/ kekurangankasPemerintah.

    • Contoh : Perlakuanakuntansiterhadapkeuntungan yang dihasilkandariselisihhargajualdenganhargabeli (capital gain)


    Reformasi cash management

    KONSEP DASAR

    • Segregation of Duties

    PemisahanfungsiDealing Room, dituangkandalamtigabagianyaitu :

    Front Office, Middle Office, danBack Office

    Front office (FO)

    Fungsi

    Dealing transaksi

    • Middle Office (MO)

    • Fungsi

    • Analisispasar, manajemenrisiko,dankontrol

    • Back Office (BO)

      Fungsi

      Setelmentransaksi


    Reformasi cash management

    • KomitePengelolaanKelebihan/ KekuranganKas

    • Dirjen Perbendaharaan

    • (Pengarah)

    • KasubditKasUmum Negara (KUN)

    • Ketua Back Office (BO)

    • Direktur PKN

    • (PenanggungJawab)

    • KasubditPerencanaandanPengendalianKas (PPK)

    • Ketua Front Office (FO) dan Middle Office (MO)

    STRUKTUR DEALING ROOM

    • 1. Perencanaan kas & Pengelolaanaruskas

    • 2. Verifikasiketersediaan & Kebutuhandana

    • 3. AnalisisFiskaldanMoneter

    • Pre settlement check transaksi

    • Evaluasialternatif instrumen investasi jk.pendek dan memberi advis kepada pimpinan.

    • Pengendalianrisiko

    • Penyelesaianrisiko

    • Asset & Liability Management

    • 1. Evaluasi kondisi pasar

    • 2. FinalisasiPenawaran

    • 3. Menyerahkan keMiddle Office untukprecheckAnalisis Pasar

    • Mencatat transaksi.

    • Verifikasi bukti transaksi

    • Membuatsetelmen

    • Kompilasi rekening dan laporan

    • SeksiPerencanaanKas (Koordinator MO I)

    • SeksiOptimalisasiKas(Koordinator FO) 4 dealer

    • SeksiPengendalianKas (Koordinator MO II)

    • SeksiAkuntansi & Pelaporan

    • (Koordinator BO)


    Reformasi cash management

    INVESTMENT GUIDELINES

    KerangkaacuanpengelolaanKelebihan/ KekuranganKasmeliputi :

    • Pre-requisite

      • PejabatPengelolaKelebihan/ KekuranganKas

      • KomitePengelolaanKelebihan/ KekuranganKas

      • Strategimeliputitarget return, risk appetite, dan credit limit.

    • Pra-deal

    • Liquidity Management

    • Risk and Portfolio Management

    • PemilihanMitraKerja (Counterpart)

    • Deal

      Proseskesepakatanpenempatanpada money market dan/ atau fix market memperhatikanpedomanpelaksanaan.

    • Settlement

    • Pencatatan

    • VerifikasidanPelaporan


    Reformasi cash management

    TAHAPAN PELAKSANAAN


    Reformasi cash management

    HAL-HAL YANG DIPERLUKAN

    • Dalamrangkapengelolaankelebihan/ kekurangankasPemerintahmelaluiDealing Room, diperlukanpayunghukumdalampelaksanaannya, meliputi :

    • Regulasi

    • SumberDayaManusia

    • PenetapanPejabatPengelolaKelebihan/ KekuranganKas

    • Investment Guidelines

    • Standard Operating Procedure (SOP)

    • Kebutuhan :

    • Diperlukan 4 orangstaf dealer dan 6 orang non dealer dengankualifikasipendidikan S1/D4, usia 25 s.d. 35 tahundanlolosseleksikhusus dealer

    • DiperlukanpendidikandanpelatihanuntukmenjadipengelolaDealing Room

    • Diberikaninsentifkhusus


    Reformasi cash management

    • PendidikandanPelatihan


    Reformasi cash management

    EQUIPMENTS

    • Ruangan

      Luas 6 m x 10 m

    • Peralatan

    • Hardware

    • Digital Turret System4 buah

    • Voice Recording & Backup System4buah

    • LCD Screen4buah

    • Printer, Scanner, Fax, dan Photocopiers3 buah

    • Computer16buah

    • Software

    • Inter-Process Communication (IPC) / Etreli

    • Bloomberg, Reuters

    • Online Processing Integrated Control System (OPICS) / KONDOR

    • Bank Indonesia Government Electronic Banking (BIG-eB)

    • Real Time Gross Settlement (RTGS)

    • Bank Indonesia – Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS)

    • MeubelairkhususDealing Room


    Penempatan investasi1

    BIG-eB

    (Bank Indonesia Government Electronic Banking)

    Penempatan/Investasi

    TujuandanManfaat

    • Tujuan PenggunaanSistem Big-ebAdalahDalamRangkaPenatausahaanRekeningPemerintah Di Bank Indonesia Dan PengelolaanKasYang Efisien, Efektif, Dan Modern

  • Sistem Big-ebDigunakanUntuk :

    • MemperolehInformasiSecaraElektronikdan On-line MengenaiSaldo Dan MutasiTransaksidengan:

      • Queryyaitu melihat saldo dan mutasi rekening secara real time;

      • Mencetaklaporan;dan

      • Mengunduh data rekeningPemerintahdi Bank Indonesia

    • MelakukanTransaksi :

      • Antararekeningnomor 502.000000 “RekeningKasUmum Negara Dalam Rupiah” denganrekeningnomor 500.000002 “Rekening SAL”;

      • Dari rekening 502.000000 ke RPK-BUN-Pdalamrangka penyediaan dana untuk pelaksanaanAPBN; dan

      • Antar rekening Kas Umum Negara dengan rekening Penempatan di Bank Indonesiasebagai implementasi SK Bersama Menteri Keuangan Dan Gubernur Bank Indonesia Nomor 17/KMK.05/2009 Dan 11/3/KEP.GBI/2009 tentang Koordinasi Pengelolaan Uang Negara.


  • Reformasi cash management

    PELAKSANAAN

    • Seluruh kewajiban pihak pertama (Bank Indonesia) dan pihak kedua (Departemen Keuangan) yang tertuang dalam SKB antara BankIndonesia dan Departemen Keuangan Republik Indonesia nomor BI 9/1/DPG/DASP dan S-9526/PB/2007 tanggal 27 Desember 2007 dan Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor S-2563/PB/2009 tanggal 7 Mei 2009 dan Surat Deputi Gubernur Bank Indonesia no. 11/3/DPG/DASP tanggal 9 Juni 2009, sudah dilaksanakan baik oleh pihak pertama maupun pihak kedua;

    • Ruang lingkup penggunaan sistem BIG-eB sudah diimplementasikan dalam sistem aplikasi BIG-eB


    Reformasi cash management

    KEUNTUNGAN BIG-eB

    PENERBITAN BGBI DENGAN CARA MENULIS MANUAL OLEH PETUGAS

    PENERBITAN SPD DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI OLEH PETUGAS

    BGBI DISAMPAIKAN KEPADA PETUGAS PENGANTAR DI SUBBAG TU DIT. PKN

    SPD DISAMPAIKAN KEPADA PETUGAS DI UNIT OPERASIONAL BIG-EB

    PETUGAS PENGANTAR MENGANTAR KE BI DENGAN MENGGUNAKAN KENDARAAN MOBIL

    PETUGAS BI MENERIMA DAN MELAKUKAN SETELMEN PEMINDAHBUKUAN DANA BERDASARKAN BGBI

    PETUGAS DI UNIT OPERASIONAL BIG-EB MENERIMA DAN MELAKUKAN SETELMEN PEMINDAHBUKUAN DANA BERDASARKAN SPD


    Reformasi cash management

    PENGEMBANGAN KE DEPAN

    • Identifikasi dan mitigasi segala resiko operasional pelaksanaan penyelesaian transaksi melalui sistem BIG-eB.

    • Perbaikan dan penyempurnaan standar prosedur operasional (SOP) pelaksanaan penyelesaian transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS) dalam rangka penyediaan dana pelaksanaan TSA pengeluaran.

    • Penunjukkan atau pembentukkan unit pengelola sistem BIG-eB yang bertugas menjamin kelancaran sistem BIG-eB dan mengembangkan sistem BIG-eB yang disesuaikan dengan kebutuhan Ditjen Perbendaharaan ke depan.

    • Bekerja sama dengan Bank Indonesia, Tim SistemPerbendaharaandanAnggaran Negara (SPAN),Tim ModulPenerimaan Negara (MPN), dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang untuk melakukan kajian bersama dalam rangka pengembangan sistem BIG-eB ke depan agar lebih fokus mendukung tugas pokok Ditjen Perbendaharaan untuk menjadi pengelola kas yang modern, efisien dan efektif.

    • Melakukan kajian dan kerjasama dengan perbankan umum untuk dapat menerapkan government electronic banking lebih luas.


    Reformasi cash management

    Lain-Lain

    • Asset and Liability Management (ALM)

    • Pembinaan Bendahara Instansi (PMK No.73/PMK.05/2008 dan Perdirjen No.47/PB/2009)

    • PemberianImbalanJasaPelayanan Bank/Pos/DevisaPersepsi (PeraturanMenteriKeuangan No. 295/PMK.05/2009)

    • Penunjukkan Bank PersepsiLuarNegeri (S-2503/ MK.5/ 2009)

    • Pelaksanaan Pelayanan Bank Persepsi/Devisa Persepsi 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (Perdirjen No.PER-63/PB/2009)

    • KontrakJasaLayananPerbankansebagai Bank Operasional I MitraKerja KPPN.


    Reformasi cash management

    Terima Kasih…


    Reformasi cash management

    DirektoratJenderalPerbendaharaan

    Jl. LapanganBantengTimur 2-4

    Jakarta Pusat

    Telp. 021-3860487

    021-3449230 (ext.5400)

    Fax. 021-3524026


  • Login