SELAMAT DATANG
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 15

MEDAN , 7 AGUSTUS 2008 PowerPoint PPT Presentation


  • 156 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

SELAMAT DATANG PADA. REFRESHER COURSE PENGAWASAN. MEDAN , 7 AGUSTUS 2008. MEMBANGUN IDENTITAS KEJAKSAAN MELALUI PEMBERDAYAAN PENGAWASAN. JATI DIRI PENGAWASAN “ WASKITA SUCI ADHYAKSA “. PENYELENGGARAAN PENGAWASAN KEJAKSAAN R.I. WASKAT

Download Presentation

MEDAN , 7 AGUSTUS 2008

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Medan 7 agustus 2008

SELAMAT DATANG

PADA

REFRESHER COURSE

PENGAWASAN

MEDAN , 7 AGUSTUS 2008


Medan 7 agustus 2008

MEMBANGUN IDENTITAS

KEJAKSAAN MELALUI PEMBERDAYAAN PENGAWASAN


Medan 7 agustus 2008

JATI DIRI PENGAWASAN

“ WASKITA SUCI ADHYAKSA “


Medan 7 agustus 2008

PENYELENGGARAAN PENGAWASAN KEJAKSAAN R.I

WASKAT

adalah pengawasan yg dilakukan oleh pimpinan SATKER terhadap bawahannya sebagai upaya pengawasan yg bersifat preventif mempunyai peranan yg sangat penting dlm rangka mencegah terjadinya penyimpangan-penyimpangan / perbuatan tercela

Dilaksanakan terus menerus dg memperhatikan system pengendalian manajemen

  • RUANG LINGKUP

  • Pelaksanaan tugas SATKER Baik rutin & pembangunan

  • 2. Sikap & perilaku pegawai Kejaksaan

PENGAWASAN

Pengamatan, penelitian, pengujian, penilaian, pemberian bimbingan,& penertiban, serta pemeriksaan, penindakan & pemantauan thd pelaksanaan tugas semua unsur Kejaksaan serta sikap, perilaku & tutur kata pegawai Kajaksaan sesuai dg Per-UU, Rencana Strategik serta kebijaksanaan yg ditetapan oleh JARI

  • SASARAN

  • PENGAWASAN

  • Pelaksanaan tugas rutin & pembangunan oleh setiap Satker apakah telah sesuai dg Per-UU, RENSTRA serta kebijaksanaan yg ditetapkan oleh JARI;

  • 2. Penggunaan,

  • pemeliharaan serta

  • kebutuhan atas

  • sarana & prasarana serta biaya yg diperlukan dlm mendukung kegiatan organisasi;

  • 3. Sikap, perilaku &

  • tutur kata pegawai

  • Kejaksaan

PERATURAN JAKSA AGUNG R.I

PER-069/A/JA/07/2007

TG. 12 Juli 2007

TENTANG

KETENTUAN-KETENTUAN PENYELENGGARAAN PENGAWASAN R.I

  • Peningkatan Public Trust

  • Bahan Pertimbangan Kebijakan Pimpinan :

  • - Evaluasi

  • Kinerja

  • - Penyusunan

  • Rencana

  • Strategik

  • (Tehnis dan

  • Non Tehnis)

  • - Reward and

  • Punishment

  • - Kontribusi

  • padaIdentity

  • Building

  • TUJUAN

  • PENGAWASAN

  • Agar Kejaksaan dlm melaksanakan tugas & wewenangnya mampu mewujudkan kepastian hukum, ketertiban hukum, keadilan, kebenaran berdasarkan hukum dg menghindahkan norma-norma keagamaan, kesopanan & kesusilaan;

  • Agar setiap pegawai kejaksaan mengemban tugasnya dg baik & penuh rasa tanggungjawab serta menghindarkan diri dr sikap, perilaku & serta tutur kata yg bertentangan dg peraturan per UU

  • WASNAL

  • Adalah Pengawasan yang dilakukan oleh Aparat WASNAL

  • Di KEJAGUNG R.I WASNAL dilaksanakan oleh JAM WAS, BPK dan BPKP.

  • Melaksanakan pengawasan secara represif agar tugas rutin & pembangunan sesuai dg Per-UU, Renker Progker serta kebijaksanaan yg ditetapkan oleh JARI.

  • Mengambil langkah-langkah berupa pemeriksaan, penertiban & penindakan terhadap penyimpangan yg ditemukan.


Medan 7 agustus 2008

PENYELENGGARAAN PENGAWASAN KEJAKSAAN R.I

PENGAWASAN

MELEKAT

Adalah pengawasan yang dilaksanakan oleh Pimpinan Satuan Kerja terhadap bawahannya sebagai upaya pengawasan yang bersifat preventif mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka mencegah terjadinya penyimpangan-penyimpangan / perbuatan tercela

Dilaksakan terus menerus dengan memperhatikan system pengendalian manajemen

  • TEMUAN

  • Penyimpangan-penyimpangan

  • 2.Perbuatan tercela pegawai Kejaksaan

P E N G A

W

A S A N

  • PENGAWASAN FUNGSIONAL

  • DILAKSANAKAN DI BELAKANG MEJA (BURIL)

  • Berupa penelitian, pengujian, bimbingan, penertiban, pemantauan, pengusutan,

  • pemeriksaan serta saran dan pertimbangan atas :

  • Surat-surat dari SATKER meliputi bentuk formal, kecepatan /

  • ketepatan pengiriman & materi laporan.

  • 2. Laporan Pengaduan dari masyarakat atas penyimpangan-penyimpangan yg mengarah pd perbuatan tercela yg dilakukan oleh pegawai Kejaksaan.

  • DILAKSANAKAN DI TEMPAT SATUAN KERJA (INSPEKSI)

  • Jenis Inspeksi :

  • 1. Inspeksi Umum, ialah pemeriksaan terhadap semua Satuan Kerja

  • berdasarkan pada program kerja pengawasan tahunan (PKPT)

  • 2. Inspeksi Pimpinan, ialah pemeriksaan yg dilaksanakan oleh JAM WAS

  • atau SESJAM WAS atas perintah JARI terhadap Pelaksanaan Tugas

  • KAJATI & ASWAS berdasarkan Program Kerja Pengawasan Tahunan

  • 3. Inspeksi Kasus, ialah pemeriksaan terhadap penyimpangan yg mengarah

  • kpd perbuatan tercela pegawai Kejaksaan & dilaksakan berdasarkan

  • temuan pengawasan, informasi/ laporan pengaduan & dituangkan dlm BAP.

  • PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN

  • Pejabat yg berwenang menghukum di lingkungan Kejaksaan adalah JA R.I & Pejabat lain yang ditunjuk JARI berdasarkan PP No. 30/1980.

  • Pegawai Kejaksaan yg dijatuhi hukuman disipilin dpt mengajukan keberatan (kecuali jenis hukuman dalam psl 6 (2) PP No.30/1980).

  • Terhadap Jaksa yg diberhentikan tdk dg hormat dr jabatannya sbg Jaksa diproses sesuai dg ketentuan tentang Majelis Kehormatan Jaksa.


Medan 7 agustus 2008

"MEKANISME PENANGANAN LAPDU PADA JAM WAS"

  • LAPDU MASY

  • TEMUAN APARAT WASNAL LAINNYA

  • WASKAT

  • KKRI

  • DLL

PEJABAT WASNAL :

JAMWAS

INSPEKTUR

IRBAN / ASWAS

RIKSA

(TELAAHAN)

JARI

----------------

JAM WAS

INSPEKSI KASUS

(WAS-8) -- KKRI

(PEMERIKSAAN)

(WAS. 11)

HP

TERBUKTI & TDK TERBUKTI

LHP

(LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN)

INSPEKSI KASUS

BAP (TERLAPOR & SAKSI)

PENDAPAT & SARAN

  • TIDAK TERBUKTI

  • (DIHENTIKAN

  • PEMERIKSAANNYA)

  • = PENSIUN

  • = MENINGGAL DUNIA

  • TERBUKTI

  • JAKSA AGUNG R.I.

  • KEPUTUSANNYABERUPA :

  • PENGUKUHAN

  • PERINGANAN

  • PEMBERATAN

  • PEMBATALAN (PK)

K K R I


Medan 7 agustus 2008

JAM

WAS

GARIS BESAR "MEKANISME PENANGANAN LAPDU"

JAKSA AGUNG

REPUBLIK INDONESIA

  • TERBUKTI

  • PERATURAN DISIPLIN P.N.S

  • PP NO. 30 / 1980

  • PP NO. 32 / 1979

  • JENIS HUKUMAN :

  • BERAT

  • SEDANG

  • RINGAN

  • LAPORAN

  • PENGADUAN

  • MASYARAKAT :

  • TP. 5000

  • NON TP. 5000

  • LAPORAN APARAT FUNGSIONAL

TIDAK TERBUKTI

(DIHENTIKAN PEMERIKSAANNYA)

TEGORAN I

TEGORAN II

TEGORAN III

INSPEKSI KASUS

INSPEKTUR

IRBAN

PEMERIKSA

KAJATI

KAJARI


Medan 7 agustus 2008

"MEKANISME PENANGANAN LAPDU YANG DITANGANI KAJATI"

  • JARI

  • KEPUTUSANNYA BERUPA :

  • PENGUKUHAN

  • PERINGANAN

  • PEMBERATAN

  • PEMBATALAN (PK)

JAM WAS

MINTA PERSETUJUAN JA R.I. ATAS LHP KAJATI

(YANG TERBUKTI)

CATATAN :

LHP yg tdk terbukti “DIHENTIKAN”

Keputusan cukup JAM WAS

(Tdk sampai ke JA R.I.)

PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN

(PP NO. 30/1980)

( LHP )

( KEBERATAN TERLAPOR )

ASWAS & RIKSA

INSPEKSI

KASUS

(PEMERIKSAAN)

(WAS.11)

  • LHP

  • (LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN)

  • INSPEKSI KASUS

  • BAP (TERLAPOR & SAKSI)

  • PENDAPAT & SARAN

  • KAJATI

  • PEJABAT WASNAL KEJATI

  • ASWAS

  • RIKSA

  • TELAAHAN

  • LAPDU MASYARAKAT

  • TEMUAN APARAT

    WASNAL LAINNYA

  • WASKAT

S-PRIN

LHP


Medan 7 agustus 2008

MEKANISME PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN

JAKSA AGUNG R.I.

MEMBERIKAN PERSETUJUAN

KEPADA JAM WAS, DAPAT BERUPA :

SESUAI SARAN & PENDAPAT

JAM WAS

DIPERBERAT

DIPERINGAN

JAM WAS

MINTA PERSETUJUAN JA R.I. ATAS LHP KAJATI

(YANG TERBUKTI)

PEMBERITAHUAN AKAN DIJATUHI HUKUMAN DISIPLIN TERHADAP TERLAPOR (KEJAGUNG, KEJATI, KEJARI)

(MODEL : WAS-12 & WAS-12A)

  • PEGAWAI KEJAKSAAN YGTERBUKTI MELAKUKAN PERBUATAN TERCELA SESUAI :

  • PP NO. 30/1980

  • PP NO. 32/1979

  • A. MENGAJUKAN KEBERATAN ATAS

  • HUKUMAN BERAT / Psl. 6 ayat (4)

  • DITUJUKAN KE JA R.I.

  • MELALUI JAM WAS

  • DITUJUKAN KE BAPEG

  • PK (PENINJAUAN KEMBALI)

  • HUKUMAN SEDANG / Psl. 6AYAT (3) DIAJUKAN HANYA 1 KALI

  • B. TDK BOLEH MENGAJUKAN KEBERATAN ATAS HUKUMAN RINGAN / Psl. 6 ayat (2)

  • SURAT KEPUTUSAN PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN SESUAI

  • PP NO. 30/1980

  • PP NO. 32/1979


Medan 7 agustus 2008

  • JENIS HUKUMAN DISIPLIN YG DIPERBOLEHKAN MENGAJUKAN KEBERATAN

  • Psl 6 ayat (3) huruf a, b, c

  • Psl 6 ayat (4) huruf a, b, c,d

  • PENGAJUAN SECARA TERTULIS

  • (14 HARI) SEJAK DITERIMANYA

  • WAS-13 & WAS-14 (psl 15 ayat 2 PP. 30 / 1980)

MEKANISME PENGAJUAN KEBERATAN

KEBERATAN : 1. KEPADA JAKSA AGUNG R.I.

2. KEPADA BAPEG (Psl. 6 (4) c,d)

PEGAWAI KEJAKSAAN YANG AKAN DIJATUHI HUKUMAN DISIPLIN (TERLAPOR)

MELALUI :

  • MINTA PERSETUJUAN KEPADA :

  • JAKSA AGUNG R.I.

  • DAN KEPUTUSANNYA DAPAT BERUPA :

  • PENGUKUHAN

  • PERINGANAN

  • PEMBERATAN

  • PEMBATALAN (PK)

PEJABAT ESELON I

KAJATI

KAJARI

JAM

WAS

SURAT DINAS


Medan 7 agustus 2008

MEKANISME PENANGANAN LAPDU

TP. 5000 / NON TP. 5000

  • MASYARAKAT (NON TP. 5000)

  • APARAT WASNAL

  • KOMISI OMBUDSMAN NASIONAL

  • KOMISI KEJAKSAAN

  • MENPAN

WAPRES /

MENKO WASBANGPAN

TP 5000

JAKSA AGUNG R.I.

SURAT DINAS

WAS. 12C

KAJATI

KAJARI

S - PRIN

JAM WAS

(LHP)

INSPEKSI KASUS

WAS. 12CB

(LHP)

KEPUTUSAN

(KEP-040/JA/4/1988

TGL. 22-4-1988

TERBUKTI

TIDAK TERBUKTI

(DIHENTIKAN)

  • PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN SESUAI :

  • PP No. 30/ 1980

  • PP No. 32/ 1979

  • PP No. 4 jo PP 45


Medan 7 agustus 2008

PROGRAM KERJA PEMERIKSAAN (PKP)-WAS.2

Adalah :

Pedoman pemeriksaan yang digunakan untuk melaksanakan

Inspeksi Umum pd satuan kerja KejaksaanTinggi/Kejaksaan Negeri


Medan 7 agustus 2008

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA JAKSA ( IPKJ)

Yang menilai unsur teknis perkara dan

administrasi perkara


Medan 7 agustus 2008

serta

  • OBYEKTIF & FAKTUAL

  • Dinilai didasarkan atas keadaan nyata kondisi & kinerja SATKER yg dinilai

  • B. EKSAK & REALISTIS

  • Nilai terbaca dg satuan yg konkrit & tdk menimbulkan multi tafsir

  • C. KOMPETITIF

  • Nilai SATKER yg diberikan aparat WAS Fungsional ,WAS dpt dikompetisikan

  • dg SATKER yg lain shg lebih jelas gradualitas pencapaian kerja antara satu

  • SATKER dg SATKER lain maupun kurun waktu tertentu serta masa jabatan

  • yg lain.

PKP & IPKJ mempunyai prinsip :

  • TRANSPARAN

  • Mudah terbaca evaluasi tentang kinerja satu sama lain

  • E. KOMPREHENSIF

  • Penilaian ke seluruh kegiatan jaksa & SATKER disemua bidang


Medan 7 agustus 2008

S e k i a n

&

Ter i maKas i h

@ by ZAEN– THE ATTORNEY GENERAL OFFICE


  • Login