1 / 45

GAMBAR REPRODUKSI BETINA

GAMBAR REPRODUKSI BETINA . UTERUS. UTERUS. ESTRUS. K egiatan terjadi setelah pubertas Periode atau waktu betina siap menerima pejantan atau melakukan perkawinan interval waktu antara timbulnya satu periode estrus ke permulaan periode estrus berikutnya disebut siklus estrus

ciro
Download Presentation

GAMBAR REPRODUKSI BETINA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. GAMBAR REPRODUKSI BETINA

  2. UTERUS

  3. UTERUS

  4. ESTRUS Kegiatanterjadisetelahpubertas Periodeatauwaktubetinasiapmenerima pejantanataumelakukanperkawinan interval waktuantaratimbulnyasatuperiode estrus kepermulaanperiode estrus berikutnyadisebutsiklus estrus Saluranreproduksihewanbetinamengalamiperubahanpada interval-interval tersebut siklus estrus dikontrolsecaralangsungolehhormonovariumdanhormonadenohipofisasecaratidaklangsung

  5. SIKLUS ESTRUS selang waktu antara timbulnya satu periode estrus sampai periode estrus berikutnya ESTRUS saat dimana betina bersedia menerima pejantan, yang dipengaruhi oleh tingginya kadar hormon estrogen

  6. POLIESTRUS BERMUSIM MONOESTRUS POLIESTRUS • Hewan • mengalami • satu periode • estrus/tahun • beruang, serigala, • hewan liar • Hewan menampakkan siklus estrus periodik hanya selama musim tertentu/ tahun • Domba di negara • 4 musim • Hewan • menunjukkan • estrus secara • periodik • sepanjang tahun • sapi, kambing, • babi, kerbau PENGGOLONGAN ESTRUSBERDASAR FREKUENSI TERJADINYA SIKLUS ESTRUS

  7. PEMBAGIAN HEWAN MENURUT SIKLUS BIRAHI • Monoestrus  1 siklus birahi dalam 1 tahun • Diestrus  2 siklus birahi dlm 1 tahun • Poliestrus  beberapa kali siklus birahi dlm 1 tahun • Poliestrus bermusim  beberapa kali secara periodik selama musim yang baik

  8. Berdasarkan Perubahan yang terlihat dan tidak terlihat Berdasarkan Perkembangan folikel dan Pengaruh Hormon FASE-FASE SIKLUS ESTRUS

  9. Folikuler/ Estrogenik Luteal / Progestasional PERKEMBANGAN FOLIKEL DAN PENGARUH HORMONPADA FASE SIKLUS ESTRUS • Proestrus • Estrus Metestrus/Postestrus Diestrus

  10. SIKLUS OVARIUM Terdiri dari 2 fase : • Fase folikuler (FSH-LH) • Terjadi pertumbuhan folikel • Folikel primer - ovulasi • Fase luteal (progesteron) - Terbentuk korpus luteum

  11. SIKLUS OVARIUM

  12. SIKLUS ESTRUS • PROESTRUS • ESTRUS • METESTRUS • DIESTRUS

  13. Fase sebelum estrus Fase dimana folikel tumbuh di bawah pengaruh FSH dan menghasilkan estradiol Sistem reproduksi memulai persiapan untuk pelepasan ovum dari ovarium Akhir dari fase ini, betina memperlihatkan perhatian pada jantan Proestrus

  14. PROESTRUS • Fase sebelum estrus • Terjadi perkembangan folikel (FSH) • Peningkatan pertumbuhan sel oviduk • Vaskularisasi mukosa uterus dan epitel vagina • CL degenerasi • Akhir fase ini  gelisah, bersuara, tapi menolak pejantan, pada kucing, bila ditepuk pangkal ekornya akan berposisi siap koitus

  15. PROESTRUS

  16. Folikel de Graaf membesar dan matang Ovum mengalami pematangan Estradiol dari Fol. De Graaf menyebabkan perubahan pada saluran reproduksi (bengkak, merah, tegang, berlendir) Terjadi penerimaan terhadap pejantan Pada akhir fase estrus terjadi ovulasi Estrus

  17. ESTRUS • Fase birahi • Sapi : vulva bengkak, keluar lendir jernih n kental • Terjadi ovulasi (pada sapi 12 jam post estrus) • Tuba fallopii aktif kontraksi,uterus besar & cervix oedema • Estrogen ↑, terjadi peningkatan mitosis • KucingInduced ovulatory

  18. Fase segera setelah estrus Corpus luteum (CL) tumbuh cepat dari sel-sel granulosa folikel yang telah pecah di bawah pengaruh LH Fase ini di bawah pengaruh progesteron yang dihasilkan oleh CL Progesteron menghambat sekresi FSH, sehingga menghambat pembentukan Fol. De Graaf (mencegah terjadinya estrus) Metestrus • Terjadi persiapan uterus untuk menerima & memberi makan embrio

  19. METESTRUS • 1-4 hari post estrus • Pada sapi, dapat terjadi perdarahan krena epitel karunkula hiperemis&tjdi hemoragi kapiler karena estrogen turun • Mulai terbentuk Corpus Luteum (CL) dari sel granulosa • Hormon progesteron ↑  hambat pertumbuhan folikel (persiapan kebuntingan)

  20. Fase terakhir dan terlama siklus estrus CL menjadi matang & pengaruh progesteron sangat nyata terhadap sal. Reproduksi Endometrium menebal, cervix tertutup, mucosa vagina pucat Mulai terjadi perkembangan fol. Primer dan sekunder dan akhirnya kembali ke proestrus Diestrus

  21. DIESTRUS • CL berkembang sempurna • Endometrium menebal (hiperplasi&hpertropi) • Cervix menutup & uterus relaksasi • Pada masa ini sering terjadi pseudopregnancy

  22. DIESTRUS

  23. Mekanisme Hormonal Siklus Estrus

  24. SIKLUS ESTRUS

  25. Human

  26. SIKLUS UTERUS • Perubahan bentuk mukosa uterus sesuai dengan siklus estrus yang sedang berlangsung  Terdapat perbedaan pada manusia dan hewan  manusia meluruh, hewan regresi

  27. SIKLUS UTERUS

  28. SIKLUS UTERUS • Fase menstruasi / deskuamasi  Peluruhan endometrium (4 hari) • Fase postmenstruasi / regenerasi  Pertumbuhan kembali (tebal ±0,5 mm) • Fase intermenstruum / proliferasi  Epitel kelenjar berproliferasi, kelenjar mulai terbentuk sempurna • Fase promenstruum / sekresi  Endometrium tebal, kelenjar panjang dan berkelok

  29. SIKLUS UTERUS • Pada hewan, perubahan mengikuti siklus estrusnya dan dipengaruhi oleh hormonal : • Pertumbuhan sel dan vaskularisasi epitel (P) • Uterus membesar dan adanya akumulasi cairan, epitel bermitosis n terlepas (E) • Uterus beregresi dan kurang aktif (M) • Endometrium menebal, uterus relaksasi, serviks menutup (D)

  30. Sapi Sangat tidak tenang, nafsu makan turun Mencari pejantan Mencoba menaiki betina lain dan akan diam berdiri bila dinaiki (pejantan / betina lain) Vulva bengkak, merah dan berlendir (mucus transparan) Gejala Estrus

  31. Domba Mendekati dan memperhatikan pejantan Menggoyang-goyangkan ekornya Diam berdiri bila dinaiki pejantan Vulva tidak oedematus dan tidak berlendir

  32. Babi Memisahkan diri dari kelompoknya Mencari pejantan (sampai beberapa kilometer) Mengeluarkan suara-suara singkat Apabila punggungnya ditekan akan diam Vulva bengkak tetapi tidak mengeluarkan lendir

  33. FAKTOR PENGARUH SIKLUS ESTRUS • Makanan • Musim + cahaya matahari • Suhu • Umur • Fungsi hewan • Penyakit • Patologi alat kelamin • Gangguan endokrin • Tumor • Genetik • Bunting • Gangguan kelenjar tyroid

  34. SIKLUS ESTRUS

  35. PSEUDOPREGNANCY Kondisi patologis dimana terdapat akumulasi cairan aseptis pada uterus yang disebabkan oleh adanya hormon progesteron dan peningkatan hormon prolactin (terdapat CL)

  36. PSEUDOPREGNANCY • Etiologi : • Kegagalan pembuahan • Tidak terbentuknya hormon PGF2alfa • Gejala klinis : • BB meningkat • Distensi abdomen • Mothering behaviour • Kel mamae berkembang + tbtk air susu

  37. PSEUDOPREGNANCY • Diagnosa : • GK + sejarah penyakit • Palpasi abdomen • USG/radiologi • Kultur vagina • Treatment : • Ringan  kembali dgn sendirinya • Pengobatan gejala klinis

  38. PSEUDOPREGNANCY • Pencegahan  Ovariohisterektomi Pemberian PGF2alfa sebanyak 2 kali dosis dlm jangka waktu (interval) ±12 hari terbukti mampu memperbaiki performans reproduksi (penelitian pada kambing)

  39. TERIMA KASIH

More Related