DIABETES MELLITUS
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 15

DIABETES MELLITUS PowerPoint PPT Presentation


  • 149 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

DIABETES MELLITUS. RINI R. KADIR. A.DEFINISI DIABETES MELITUS

Download Presentation

DIABETES MELLITUS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

RINI R. KADIR


Diabetes mellitus

A.DEFINISI DIABETES MELITUS

Diabetes Melitus (DM) adalahsuatupenyakit yang dinyatakandenganadanyahiperglikemiakronikdangangguanmetabolismekarbohidrat, lemak, dan protein yang berkaitandenganperkembanganterjadinyakomplikasimikrovaskular (diabetes nefropati, retinopati, danneuropati) danmakrovaskular (penyakitjantungkoroner (PJ), stroke, dan kaki diaberik). Penyakitinidisebabkanolehadanyadefisiensi insulin absolute, atau relative.


Diabetes mellitus

B.PATOFISIOLOGI

Sindroma DM terjadisebagaiakibatketidakseimbanganantaraproduksiataupelepasan insulin disatupihakdenganfaktorjaringandan hormonal yang mengaturpenggunaan insulin dipihak yang lain. Adanyaketidakseimbanganinilah yang keudianmenyebabkangangguan metabolism karbohidrat (KH).

Pengaruhfaktorjaringanterutamadipernkanolehhati yang menyimpanglukosadalambentukglikogendanakanmerubahnyakembalimenjadiglukosaatau VLDL, jaringanlemak (adiposa) yang menyimpanglukosadalambentuktrigliseridadanmerubahnyakembalimenjadiglukosadanasamlemakbebas, jaringanotot yang menyimpanglukosadalambentukglikogen yang merubahnyakembalimenjadiglukosapadasaatdibutuhkan, sertasel-selotakangmengambilglukosauntukkeperluan metabolism sel.


Diabetes mellitus

Peran hormone yang mengaturkadarglukosadarahyaitu :

1. Insulin

Hormoninidiproduksiolehselpulaulangerhanskelenjar pancreas. Penurunankadardarahakibatkerja insulin melaluimekanismeantara lain : meningkatkanambilanglukosadaraholehjaringanototdanlemak, meningkatkanperubahanglukosamenjadiglikogenatautrigliseridauntukdisimpan, menghambatpembentukanglukosadihati, merangsangpembentukan protein danmerangsangpemecahan protein. Sekresi insulin dirangsangolehasam amino, asamlemakbebas, benda-bendaketon, hormone glucagon, sekretin, obatsepertigolongansulfonil urea danantagonis adrenergic. Sekresi insulin dihambatolehkeadaanhipoglikemia, somatostati, obatantagonis adrenergic, phenytoin, phenothiazine, danasamnikotinat.

2. Glukagon

Hormoninidisekresiolehselpulaulangrhanskelenjar pancreas danberperanmerangsangpemecahanglikogen (glikogenolisis),glukoneogenesis, danlipolisisdihati. Yang merangsangsekresi glucagon antara lain : asam amino dankeadaanhipoglikemia.


Diabetes mellitus

3.Epinefrin

Hormoninidisekresioleh medulla adrenal. Hormoninimemecahglikogen (glikogenolisis) ototdanhatimenjadiglukosa.

4.Glukokortikoid

Hormon yang berasaldarikorteks adrenal inimeningkatkanglukoneogenesis, melaluipeningkatankatabolisme protein dijaringan, peningkatanasam amino olehhati, sertamerangsangaktivitasenzim-enzim yang berhubungandenganprosesglukoneogenesis.

5.Growth Hormone (GH) dan ACTH (Adrenocorticotropic Hormone)

Keduajenis hormone inidisekresiolehkelenjarhipofisa pars anterior. Sekresinyadirangsangolehhipoglikemia. Hormone-hormoninimengurangiambilanglukosaolehjaringandanmeningkatkansekresiglukosaolehhati, sertameningkatkanhipolisis.

6.Hormon Tiroid

Hormoninimeningkatkanpenyerapanglukosa, merangsangglikogenosis, danmeningkatkandegradasi insulin.


Diabetes mellitus

Karbohidrat yang berasaldarimakanan, didalamsalurancernadipcahmenjadimonosakaida. Sebagianbesarmonosakarida (80 %) monosakaridaadalahglukosa, yang kemudandisrapdanmasukkedalamsalurandarah. Glukosainisebagiandisimpandalamhatisebagaiglikogen, sebagian lag masukkedalamseljaringan lain sepertiotak, otot, danjaringanlemak (adipose) untukdisimpanataudi metabolism lebihlanjutuntukmendapatkan energy.

Kelebihanglukosadalamhatidanototdisimpansebagaiglikogen (cadangan energy), sedangkan yang didalamjaringsnlemaksebagaitrigliserida.

Peran insulin dalam metabolism inipentingyaitumningkatkanpermeabiltas membrane selsehinggaglukosabisamasukintrasel, selainitumerangsangaktivitasenzim-enzimntraslsehinggaglukosadi metabolism lanjut.

Padakeadaankadar insulin cukupataufungsiaktifitas insulin tidakteganggumakaklebihanglukosa yang beredar (setelahmakan) segeradapatdirubahdandisimpanataudipakaiuntukmetablismetubuh. Padakeadaanakibatsalahsatuhalsehinggaterjadikekurangan insulin atauaktivitas biologic insulin berkurang (misalnyakarenaada inhibitor, dan lain-lain) makametablismeglukosatergangguhinggatimbulhiperglikemia.


Diabetes mellitus

Apabilakadarglukosadarahinimelebihi ‘renal threshold’ untukglkosamakaglukosaberlebihinidisekresimelaluiurin (glukosuria). Glukosadisekresibersamadengan H2O ataudiuress osmotic (osmotic dieresis) yang menyebabkanpoliuriadanbilaberlebihandapatterjadidehidrasi. Sebagaiakibatkehilangan air, makatimbulrangsangankesusunansarafpusathinggapenderitamerasahausdaninginmunum air terusataupolidipsi.

Kekurangan insulin menyebabkankekuranganglukosaintraselulerdan energy yang dibutuhkanuntukproses metabolism sel (seluruhtubuh) tdakdapatdiperolehdariglukosa (starvation in plenty). Karenaituuntukmemenuhikebutuhaninimaka :

  • Terjadistimulasike SSP sehinggapenderitamerasalaparterus (polifagi)

  • Terjadipemecahanlemaktrigliserida (lipolisis) darijaringanlemak (untukmenghasilkanasamlemakbebas) jugadariotot (asam amino) untukdijadikansumber energy baru (glukonegenesis). Lipolisisberlebihanmengakibatkanakumulasibenda-bendaketondalamdarah (ketosis) yang bersifatmenurunkan pH darah (ketoasidosis) atauterjadiasidosis metabolic yang menyebabkanpernafasankussmaul.

    Dehidrasi yang berlebihanmengakibatkanhiperosmolalitydanbilaterjadidehidrasiselotakmengakibatkan coma diabeticum.


Diabetes mellitus

C.DIAGNOSA DM

Diagnosis DMumumnyaakandiperkirakandenganadanyagejalakhas DM berupa : Poliuria, Polidipsia, Polifagia, Lemas, danBeratBadanTurun. Gejala lain yang mungkinditemukanpasienadalahkesemutan, gatal, matakabur, danimpotensiapadapria, sertaprunitus vulvae padapasienwanita. Jikaadakeluhandangejalakhas,ditemukannyapemeriksaanglukosadarahsewaktu (DGS) yang > 200 mg / dl sudahcukupuntukmenegakkan diagnosis DM.

Umumnyahasilpemeriksaanglukosadarahsewaktu yang barusatu kali saja abnormal belumcukupkuatuntuk diagnosis klinis DM. Kalauhasilpemeriksaanglukosadarahmeragukan, pemeriksaan TTGO diperlukanuntukkonfirmasi diagnosis DM. Untuk diagnosis DM dangangguantoleransiglukosalainnyadiperiksakadarglukosadarah 2 jam setelahbebanglukosa.


Diabetes mellitus

Sekurang-kurangnyadiperlukankadarglukosadarahpernah 2 kali abnormal untukkonfirmasi diagnosis DM, baikpada 2 pemeriksaan yang berbedaataupunadanya 2 hasil abnormal padasatusaatpemeriksaan yang sama.

Cara pemeriksaan TTGO : (MenurutKonsensusPengelolaan DM di Indonesia 1993. Bahwacara TTGO inidigantidenganpemeriksaanglukosadarah 2 jam setelahmakanatau 2 jam post prandial, GD 2 jam saja).

  • 3 Harisebelumnyamakansepertibiasa

  • Kegiatanjasmanicukup ( tidakterlalubanyak )

  • Puasasemalamselama 10-12 jam

  • Di berikanglukosa 75 gram yang dilarutkandalam air 250 mLdandiminumselama / dalamwaktu 5 menit

  • Di periksaglukosadarah 1 (satu) jam dan 2 (dua) jam sesudahbebanglukosa

  • Selamapemeriksaan, pasien yang diperiksatetapistirahatdantidakmerokok.


Diabetes mellitus

D.PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Tentangpersiapanpenderita, carapengambilandanpengirimanbahanpemeriksaansamasepertiterhadap parameter pemeriksaankimiakliniklainnya (faalhati, ginjal, dll). Beberapahal yang perludiperhatikanadalahpemeriksaanharussegeradilakukansetelahpengambilandarah vena. Bilasampeldarahdibiarkanpada temperature ruangan, makakaglukosadarahakanmenurun 5-10 % untuksetiap 2 jam olehkarenametabolismeglukosadalameritrositmasihberlangsung. Bilapenderitasedangdi infuse misalnyalarutan dextrose 5% dengansuplemen KCL, makapengambilandarah vena apalagidisekitartempat infuse akantidakmencerminkankadarglukosadarahsesungguhnya, disiniterjadipeningkatankadarglukosadankaliumdarah.


Diabetes mellitus

1.Pemeriksaan penyaring, perludilakukanpadakelompokdenganrisikotinggiuntuk DM, yaitu :

  • Kelompokusiadewasatua (>40 tahun)

  • Kegemukan

  • Tekanandarahtinggi

  • Riwayatkeluarga diabetes mellitus

  • Riwayatkehamilandengan BB bayibarulahir >4000 gram

  • Riwayat DM padakehamilan (GDM)

  • Dislipidemia

    Pemeriksaanpenyaringdapatdilakukandenganpemeriksaan GDS, danbilahasilbelummemastikannantidiulanglagidandapatdisertaidenganpemeriksaan GD 2 jam pp. Untukkelompokrisikotinggi yang hasilpemeriksaanpnyaringan negative, perlupemeriksaanpenyaringanulangtiaptahun.


Diabetes mellitus

2.Urinalisis : volume urin, BJ, glukosuria, padakeadaanberatdapatdijumpaketonuria.

3.Penetapan kadarglukosadarah (sudahdisinggungdiatas) : GDS< GDP (puasalbhdari 10 jam), GD 2 jam pp (nilaibermaknabilajumlahmakanan (KH) yang dinamakanssuaidenganstandaryaitumengandung100 gram KH, TTGO.

Metodepemeriksaanglkosadarahsebaiknyadipakaimetodeenzimatik, sepertimetodeglukosaoksidasi (denganenzimglukosaoksidase) danmetodehexokinasesebagaimetoderujukan. Bahanpemeriksaanadalahdarah vena denganantikoagulanNaF 4 mg/mL (plasma vena).

4.Kurva GlukosaHaian :

Pemeiksaaninidipakaiuntukmenilaikeberhasilanpengobatan, untuk follow-up sebagaipganganterapi. Misalnya, ditentukanpenetapankadarglukosadarahpuasapagi jam 08.00 lalu jam 11.00, dan jam 16.00.


Diabetes mellitus

5.Pemeriksaan Hemoglobin GlikatatauGliko-Hemglobin (HbA1c)

Merupakantolokukurbarubagi status pengendalianpenderita DM. Molekul HbA1 adalahikatan KH denganHb. Salahsatufraksidiantaranyaadalah HbA1c ataudisingkat A1c yang merupakanikatanantaraglukosadanHb. Kadar HbA1c mencerminkankadarglukosadarah rata-rata selama 6-8 minggusebelumnya. Kadar normal : 4-6 % dariHb total.

Kadar HbA1c memberikangambaranmengenai status guladarahselamabeberapawaktu yang lewatsehinggadapatmemberikaninformasitambahanmisalnyabila HbA1c tidaktinggi, berartipeningkatankadarglukosadarahbarusajaterjadi. Sebaliknyabilakadarglukosadaahtidakterlalutinggi, tetapi HbA1c tinggi, berartipenurunankadarglukosadarahbelum lama terjadi, jadi control ataupengendalianbelumbaik. Status control ataupengendalanglukosadarah yang baikadalahapablakadarglukosadarahmampu HbA1c adadalambatas-batas normal.

Keadaan yang berpengaruhpadapemeriksaan HbA1c adalah : hemoglobinopati, perdarahan / hemolisis, dankeadaan lain yang disertaipenngkataneritrositmuda.


Diabetes mellitus

6.Fruktosamin

Fruktosaminmemberikangambarankadarguladarahuntukjangkawaktu 1-3 minggusebelumnya. Padaorang normal : 1,5 – 1,8 mmol/L. kadar >1,8 mmol/L menunjukanhiperglikemia.

7.Pemeriksaan Insulin dan C-peptide

Pemeriksaan insulin telahdaptdiandalkanbilamenggunakanteknikimunokimiawimelaluipenggunaan antibody monoclonal. Olehkarenaitumelaluiteknikinidapatdibedakanantara insulin yang aslnya endogen (produksi pancreas) dengan insulin eksogen (pengobatan). Pemeriksaaninidapatbermanfaatdalammengamatkasushipoglikemia, insulinoma (semacam tumor penghasil insulin di pancreas), dankasusresistensi insulin. Pemeriksaan C-peptide lebihbaikkarenakadarnyalebihstabildandapatdideteksididarahdanurin..


Terima kasih

Terimakasih


  • Login