KORUPSI, PEMALSUAN,
Download
1 / 33

KORUPSI, PEMALSUAN, PEMBAJAKAN, DISKRIMINASI GENDER, KONFLIK DAN MASALAH POLUSI - PowerPoint PPT Presentation


  • 290 Views
  • Uploaded on

KORUPSI, PEMALSUAN, PEMBAJAKAN, DISKRIMINASI GENDER, KONFLIK DAN MASALAH POLUSI Created by:  F ahmi  D io  Bachtiyar  Wathon  Fuad . KORUPSI. Korupsi.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' KORUPSI, PEMALSUAN, PEMBAJAKAN, DISKRIMINASI GENDER, KONFLIK DAN MASALAH POLUSI' - chuong


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

KORUPSI, PEMALSUAN,

PEMBAJAKAN, DISKRIMINASI

GENDER, KONFLIK DAN MASALAH POLUSI

Created by: FahmiDio Bachtiyar Wathon Fuad



Korupsi

Korupsisebagaitingkahlakuindividu yang menggunakanwewenangdanjabatangunamengerukkeuntunganpribadi, merugikankepentinganumumdannegara.


Sebab-SebabKorupsi

  • Gajiyang rendah, kurangsempurnanyaperaturanperundang-undangan, administrasi yang lambandansebagainya.

    2. Warisanpemerintahankolonial.

    3. Sikap mental pegawai yang ingincepatkayadengancara yang tidakhalal, tidakadakesadaranbernegara, tidakadapengetahuanpadabidangpekerjaan yang dilakukanolehpejabatpemerintah.


Tata Ekonomi

1

Tata Social Budaya

Tata Administrasi

2

4

Tata Politik

3

AkibatKorupsi


Represif

Cara MengatasiKorupsi

Preventif



Pemalsuan

Pemalsuan melanggar dua norma dasar :

  • Kebenaran

  • Ketertiban Masyarakat

Tindak pidana kejahatan yang membuat seolah-olah sebuah hal terlihat benar adanya.


1. SUMPAH PALSU

BentukPemalsuan

Melakukan hal yang melanggar sumpah dengan disengaja merupakan bentuk pidana. Diatur dalam pasal 242 KUHP.


2. PEMALSUAN UANG

BentukPemalsuan

Diatur dalam pasal 244 KUHP.

Dibagi menjadi dua bentuk :

- Membikin Secara Meniru

- Memalsukan


3. PEMALSUAN MATERAI

4. PEMALSUAN CAP

BentukPemalsuan

Pemalsuanmateraimerugikanpemerintahkarenapembelianmateraiadalahsemacampajakdanpemalsuanmateraiberakibatberkurangnyapajakkekas Negara. Diatur dalam pasal 253 KUHP.



Pembajakan

Pembajakanmerupakansebuahistilah yang digunakanuntukmenggambarkanberbagaimacamaktivitas illegal ataupemalsuan yang berkaitandenganduniabisnis


  • Hargadapatdijualjauhlebihmurahdibandingkanaslinya

AlasanSeseorangMelakukanPembajakan

  • Dampakpenyebarandanperkembanganteknologi yang sangatpesatdidunia

  • Resikobisnissangatrendahkarenamenjanjikanbiayaproduksidan overhead yang sangatmurah

  • Memilikipasarpotensial yang sangatbesar


BeberapaBentukStrategi Anti Pembajakan



Diskriminasi Gender

Diskriminasi gender merupakanbentukketidakadilanterhadapindividutertentu, dimanabentuknyasepertipelayanan (fasilitas) yang dibuatberdasarkankarakteristik yang diwakiliolehindividutersebut


Pemarginalanposisidanperanperempuan

Subordinasi(wanitaadadibawahpria)

Stereotipe-stereotipe

Kekerasandalamberbagaibentuk

Bebangandadalamrumahtangga

Bentuk-bentukDiskriminasi Gender


ContohKasusDiskriminasi Gender

WujudkanUpah Yang SetaraBagiPekerjaLaki-lakidanPerempuan.

Kesenjanganupahantar gender didefinisikansebagaiperbedaan rata-rata penghasilankotorantarapekerjalaki-lakidanpekerjaperempuan. Perbedaaniniterjadiketikapekerjalaki-lakidanpekerjaperempuanmenerimagajidalamjumlah yang berbeda. Kesenjanganupahantar gender sebanyak 17-22% berartibahwapekerjaperempuanberpenghasilanlebihrendahdaripadaupahpekerjalaki-laki.



KonflikSosial

Konfliksosialadalahkondisi yang terjadiketikaduapihakataulebihmenganggapadaperbedaan ‘posisi’ yang tidakselaras, tidakcukupsumber, dan/atautindakansalahsatupihakmenghalangi, mencampuriataudalambeberapahalmembuattujuanpihak lain kurangberhasil. (Duane Ruth-Heffelbower)


Pendekatankonflik

(teorikonflik)

PendekatanKonflikdalamMasyarakat

Pendekatankonsensus

(teorifungsional-struktural)


KonflikdanKekerasan

KEKERASAN

Kekerasanmerupakanperbuatanorangatausekelompokorang yang menyebabkancederaataumatinyaorang lain ataumenyebabkankerusakanfisikataubarang.


KONFLIK REALISTIK

KONFLIK NONREALISTIK

KonflikdanKekerasan

KONFLIK BERNUANSA KEKERASAN


FAKTOR PENYEBAB KONFLIK

MenurutLoepold von Wiese dan Howard Becker, secaraumumada

4faktorutama yang menjadipenyebabterjadinyakonflik, yaitu:

PERBEDAAN INDIVIDU

PERBEDAAN KEBUDAYAAN

PERBEDAAN KEPENTINGAN

PERBEDAAN SOSIAL


FungsidanAkibatKonflik

MenurutCoser (1956), konflikmemilikifungsipositif, yaitu:

  • Meningkatkansolidaritassebuahkelompok

  • Konflikdengankelompoktertentuakanmelahirkankohesidengankelompoklainnyadalambentukaliansi.

  • Konflikdidalammasyarakatbiasanyaakanmenggugahwarga yang semulapasifuntukkemudianmemainkanperantertentusecaralebihaktif.

  • Konflikjugamemilikifungsikomunikasi.


CARA MENGATASI KONFLIK

Empatcarapokok yang umumnyadipakai

untukmengelola/mengatasikonflik, yaitu:

PAKSAAN/KOERSI

ARBITRASI

MEDIASI

NEGOSIASI



MasalahPolusi/Pencemaran

Pencemaranadalahmasukataudimasukannyamahlukhidup, zat, energy danataukomponen lain kedalam air atauudara. Pencemaranjugabisaberartiberubahnyatatanan (komposisi) air atauudaraolehkegiatanmanusiadanprosesalam, sehinggakualitas air danudaramenjadikurangatautidakdapatberfungsilagisesuaidenganperuntukkanya.


Pencemaran air

Pencemaranudara

Pencemarantanah

Macam-macampencemaran


1. Menerapkanpenggunaanteknologi yang ramahlingkunganpadapengelolaansumberdayaalambaik yang dapatmaupun yang tidakdapatdiperbaharuidenganmemperhatikandayadukungdandayatampungnya.

2. Untukmenghindariterjadinyapencemaranlingkungandankerusakansumberdayaalammakadiperlukanpenegakan hokum secaraadildankonsisten.

3. Memberikankewenangandantanggungjawabsecarabertahapterhadappengelolaansumberdayaalamdanlingkunganhidup.

4. Pengelolaansumberdayaalamdanlingkunganhidupsecarabertahapdapatdilakukandengancaramembudayakanmasyarakatdankekuatanekonomi.


5. Untukmengetahuikeberhasilandaripengelolaansumberdayaalamdanlingkunganhidupdenganpenggunaan indicator harusditerapkansecaraefektif.

6. Penetapankonservasi yang barudenganmemeliharakeragamankonservasi yang sudahadasebelumnya.

7. Mengikutsertakanmasyarakatdalamrangkamenanggulangipermasalahanlingkungan global.


ad