1 / 48

Sistem Muskuloskeletal

Sistem Muskuloskeletal. Yos Benito Arman. Sistem muskuloskeletal terdiri dari sistem rangka – tulang dan persendian (gabungan antara 2 atau lebih tulang) – dan sistem otot rangka (volunter). Kedua Sistem bekerja sama untuk berfungsi. Proteksi: melindungi otak dan organ dalam

chill
Download Presentation

Sistem Muskuloskeletal

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Sistem Muskuloskeletal Yos Benito Arman

  2. Sistem muskuloskeletal terdiri dari sistem rangka – tulang dan persendian (gabungan antara 2 atau lebih tulang) – dan sistem otot rangka (volunter)

  3. Kedua Sistem bekerja sama untuk berfungsi • Proteksi: melindungi otak dan organ dalam • Support: menjaga posisi tubuh • Pembentukan sel darah: hematopoiesis • Keseimbangan mineral • Deposit: menyimpan lemak dan mineral • Pengungkit: sebagai mesin pengungkit sederhana yang menimbulkan gerakan atau tenaga.

  4. Terdapat 5 jaringan dasar yang membentuk sistem muskuloskeletal • tulang • ligamen (merekatkan antar tulang)  • cartilago (substansi seperti gel yang melindungi sendi dan ruang antar vertebra) • Otot skelet • tendon (menempelnya otot pada tulang) 

  5. Tulang • Lapisan terluar/kulit tulang : periosteum • Tulang padat • Bagian dalam tulang disebut sumsum tulang • Sumsum kuning bertugas menyimpan lemak • Sumsum merah berfungsi memproduksi sel darah

  6. Struktur Tulang Tulang terbentuk dari : - komponen organik (kolagen) - mineral inorganik (kalsium, fosfor, magnesium, klorida, dan natrium). Kalsium dan fosfor membuat tulang keras, kuat, dan kemampuan menahan beban. Serat kolagen memberikan kelenturan/fleksibiliti pada tulang.

  7. kepala (22): • Telinga tengah (6): • tenggorokan (1): • bahu (4): • dada (25): • vertebra (26): • lengan (6): • tangan(54): • pelvis (2): • tungkai (8): • kaki (52):

  8. Klasifikasi Umum Tulang • Tulang panjang; klavikula,humerus,radius,ulna,tibia,fibula,metatarsal,metakarpal. Guna ; mendukung dan membantu gerakan dan pengungkit antar ikatan • Tulang pendek:; karpal dan tarsal. Guna : memberi kebebasan bergerak, menciptakan elastisitas, fleksibiliti, & shock absorber • tulang pipih : costae, sternum & skapula. Guna: melindungi & sebagai tempat merekatnya otot. • Tulang irregular:  cranial, pelvis, & vertebra. Guna: mendukung beban, menahan beban, melindungi saraf spinal, ikut membantu gerakan & tempat menempelnya otot2. • Sesamoid Bone: tulang pendek yang berlokasi di antara tendon atau persendian, mis ; patella. Guna ; Guna : meningkatkan sudut insersi otot.

  9. Tipe-Tipe Sel Otot • Skelet/Rangka (volunter), jaringan yang paling banyak dalam tubuh., menghasilkan gerakan. Otot rangka dikontrol oleh Sistem saraf Somatik. • halus (visceral) terdapat pada dinding saluran pencernaan, kemih, pembuluh darah, dan organ2 dalam lainnya. Otot polos dipengaruhi oleh sistem saraf otonom. • kardiak (jantung), seperti campuran antara ciri otot halus dan skelet yang berada di jantung. Seperti otot polos, dipengaruhi oleh sistem saraf otonom

  10. Ciri-ciri otot

  11. Otot-Otot Tubuh • Otot yang menggerakkan bahu • Otot pernafasan • Otot yang membentuk dinding abdomen • Otot yang menggerakkan panggul • Otot yang mengerakkan tulang belakang • Otot dasar panggul

  12. Otot yang menggerakkan bahu • Pektoralis mayor • Trapezius • Latisimus dorsi • Seratus anterior

  13. Pektoralis mayor

  14. Trapezius

  15. Latisimus dorsi

  16. Seratus anterior

  17. Otot pernafasan • Diafragma • Interkosta eksterna • Interkosta interna

  18. Diafragma

  19. Interkosta eksterna

  20. Interkosta interna

  21. Otot dinding abdomen • Rektus abdominis • Oblik eksternal • Oblik internal • Abdominis transversus • Lumborum quadratus

  22. Rektus abdominis

  23. Oblik eksternal

  24. Oblik internal

  25. Abdominis transversus

  26. Lumborum quadratus

  27. Otot panggul • Psoas • Gluteus : • Maximus • Medius • Minimus

  28. Psoas Mayor

  29. Psoas Minor

  30. Gluteus Maximus

  31. Gluteus Medius

  32. Gluteus Minimus

  33. Otot Anggota Gerak Atas • Otot lengan • Bisep • Trisep • Deltoid • Brakialis • Otot lengan bawah • Otot tangan

  34. Bisep

  35. Trisep

  36. Deltoid

  37. Brakialis

  38. Otot Anggota gerak Bawah • Otot paha • Kuadrisep femoris • Urat-urat tubuh • Sartorius • Aduktor panggul • Otot tungkai • Otot kaki

  39. Persendian • Ialah penggabungan antara 2 tulang atau lebih • Persendian diklasifikasikan dalam 3 kelompok : • 1)  Tak bergerak (fibrous) ; tulang kepala • 2) Sedikit bergerak (kartilago) ; diskus intervertebra • 3) Gerak bebas (sinovial) ; sendi lengan

  40. Ciri Sendi Sinovial • Kapsul sendi-  menutup persendian,memperkuat dan diperkuat oleh ligamen • Membran synovial -  memproduksi cairan sinovial untuk melubrikasi sendi dan mencegah gesekan antar kartilago • Cairan synovial – melubrikasi sendi. Hanya sedikit sekitar 5 cc. • Kartilago hyalin

  41. Terima Kasih

More Related