Catatan akhir tahun perkebunan kelapa sawit hendak kemana sebuah catatan akhir tahun
Download
1 / 19

Catatan Akhir Tahun “ Perkebunan Kelapa Sawit: Hendak Kemana? Sebuah Catatan Akhir Tahun ” - PowerPoint PPT Presentation


  • 190 Views
  • Uploaded on

Catatan Akhir Tahun “ Perkebunan Kelapa Sawit: Hendak Kemana? Sebuah Catatan Akhir Tahun ”. Perkumpulan Sawit Watch Desember 2013. Perjalanan Perkebunan Sawit Di Indonesia.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Catatan Akhir Tahun “ Perkebunan Kelapa Sawit: Hendak Kemana? Sebuah Catatan Akhir Tahun ”' - chase-lee


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Catatan akhir tahun perkebunan kelapa sawit hendak kemana sebuah catatan akhir tahun

Catatan Akhir Tahun “Perkebunan Kelapa Sawit: Hendak Kemana? Sebuah Catatan Akhir Tahun”

Perkumpulan Sawit Watch

Desember 2013


Perjalanan perkebunan sawit di indonesia
Perjalanan Perkebunan Sawit Di Indonesia

  • Perkebunan Kelapasawitpertama kali dikembangkansecarakomersialtahun 1911 diPantaiTimur Sumatra (Aceh dan Sumatra Utara).

  • Perkembangan perkebunan di Indonesia tidak lepas dari sejarah kolonialisasi, kapitalisme dan modernisasi

  • Pengembangan perkebunan merupakan pengembangan system pertanian dari system berkebun (gardening) dan subsistent menjadi system pertanian komersial (commercial agriculture)

  • Sejak era kolonialsampaidengansaatini, pekebunandikembangkanuntukmemenuhikebutuhanpasarInternasional.

  • Terluaskebunsawitnya, 12,5juta Ha (2013)

    • 65 % kebunsawitbesardan 35 % kebunsawitrakyat (Sawit Watch, 2011)

    • Total cpo> 20 juta ton  > 15juta ton diekspor

    • More than 30 big groups (national/multinational)

    • Control more than 600 oil palm plantation subsidiaries




  • Pasar cpo
    Pasar” CPO

    • Indonesia sebagai Pemasok utama

    • Melayani Konsumen Eropa

    • Target menjadi salah satu daftar Environmental Good List – sebagai alat “dagang” CPO ke luar negeri

    • Bagaimana Kebutuhan Dalam Negri ?

    • Bagaimana penyelesaian dan Penanggulangan Konflik yang terjadi ? Institusi Mana ?


    Buruh perkebunan sawit
    Buruh Perkebunan sawit

    • Dalamsetiap 2 hektarnyamemperkerjakankuranglebih 1 orang BHL (BuruhHarianLepas)

    • PerlakuanBuruh di perkebunan

      • SistemRekrutmen

      • SistemKerja

      • Upahmurah

      • HubunganKerja

      • Minim Perlindungan Negara

      • Tidak Ada keberpihakaparat Negara

      • Struktur Perusahaan

      • LaranganBerserikatdanBerkumpul


    Konversi lahan pangan untuk perkebunan sawit
    Konversi Lahan Pangan Untuk Perkebunan Sawit

    • Luasan lahan pangan yang semakin berkurang dan terancam ekspansi sawit (dari 5.000 ha setiap tahunnya penambahan ijin sawit berapakah lahan pangan yang terkonversi didalamnya?)

    • Penundaan pemberian ijin perkebunan sawit di lahan gambut dan hutan primer

    • Potensi tanaman lokal yang tergerus ekspansi sawit



    Mekanisme perkebunan sawit berkelanjutan melui rspo
    Mekanisme Perkebunan Sawit Berkelanjutan melui RSPO

    • Prinsip dan Kriteria RSPO sebagai Acuan Sertifikasi Minyak sawit Berkelanjutan

    • Penguatan Mekanisme Pengaduan Konflik yang lebih transparant, terukur dan akuntable

    • Memasukkan Isu Buruh Perkebunan sawit sebagai bentuk memperhitungkan buruh sebagai salah satu rantai yang tidak bisa dipisahkan dalam rantai pasok perkebunan sawit


    Korupsi di perkebunan sawit
    Korupsi Di Perkebunan Sawit

    • Proses perolehan Perijinan Perkebunan sawit yang Panjang Menimbulkan “celah” untuk melakukan praktek Korupsi

    • Praktek Perkebunan sawit yang “tidak transparan” terutama dalam skema Inti-plasma dan sering kali merugikan masyarakat

    • Ajang Pemilu yang menjadi “moment” melakukan “perdagangan” ijin








    Kebakaran di perkebunan sawit
    Kebakaran di Perkebunan sawit dan Taman Nasional


    Catatan kebijakan perkebunan sawit di tahun 2013
    Catatan Kebijakan dan Taman NasionalPerkebunan Sawit di tahun 2013

    • Perpanjangan Inpres Moratorium menjadi Inpres No 6 Thn 2013

    • Revisi Permentan no 26 Thn 2007 Menjadi Permentan no 98 Thn 2013

    • RUU P3H (Rancangan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan)

    • Judisial Review UU SBT (Sistem Budi daya Tanaman)

    • Undang undang no 18 Tahun 2012 Tentang Pangan

    • RUU Pertanahan

    • Putusan MK no 35 (soal masyarakat adat)

    • Judisial Review UU PKS (Penanganan Konflik Sosial)

    • Undang undang Perlindungan dan pemberdayaan petani

    • Judisial Review Ke Mahkamah Agung untuk PP 60 Tahun 2012

    • PERDA Perkebunan berkelanjutan di kalimantan tengah untuk diturunkan menjadi PERGUB


    Sekian dan Terimakasih dan Taman Nasional


    ad