metabolisme karbohidrat oleh prof dr ir siti chuzaemi ms
Download
Skip this Video
Download Presentation
METABOLISME KARBOHIDRAT Oleh: Prof. Dr. Ir. SITI CHUZAEMI, MS

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 38

METABOLISME KARBOHIDRAT Oleh: Prof. Dr. Ir. SITI CHUZAEMI, MS - PowerPoint PPT Presentation


  • 855 Views
  • Uploaded on

METABOLISME KARBOHIDRAT Oleh: Prof. Dr. Ir. SITI CHUZAEMI, MS. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Metabolisme. Adalah sejumlah proses yg meliputi sintesa (anabolisme) dari protoplasma dan perombakan (katabolisme) dlm organisme hidup

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' METABOLISME KARBOHIDRAT Oleh: Prof. Dr. Ir. SITI CHUZAEMI, MS' - chas


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
metabolisme karbohidrat oleh prof dr ir siti chuzaemi ms

METABOLISME KARBOHIDRAT Oleh:Prof. Dr. Ir. SITI CHUZAEMI, MS

Fakultas Peternakan

Universitas Brawijaya

metabolisme
Metabolisme
  • Adalah sejumlah proses yg meliputi sintesa (anabolisme) dari protoplasma dan perombakan (katabolisme) dlm organisme hidup
  • Tahap 1 dr metabolisme adalah pencernaan dan hasil pencernaan diabsorpsi melalui usus halus kedlm tubuh
  • Di dalam tubuh mengalami metabolisme intermediair
proses pencernaan
Proses Pencernaan
  • Mekanik di mulut
  • Enzimatik: dilakukan oleh enzim yg disekresikan oleh sel sel tubuh hewan dan oleh mikroba di dalam saluran pencernaan
  • Tempat utama pencernaan mikrobial adalh di rumen, retikulum dan omasum pada ternak ruminansia
metabolisme kh pd ternak
Metabolisme KH. pd Ternak
  • Ada beda mendasar antara Rum dan Monogastrik pada jalur Met. maupun produk yang dihasilkan.
  • Ruminansia mempunyai M.O dlm reticulo-rumen yg mensekresikan enzim shg dpt mencerna makanan yg masuk.
  • Bagian terbesar KH adalah mudah larut (gula pati) dan sukar lar. Selul. & hemisel.
degradasi kh di dalam rumen
DEGRADASI KH DI DALAM RUMEN
  • 60 – 75 % ransum ruminansia KH
  • Hasil utama fermentasi KH : VFA
    • Asam asetat : ± 65 %
    • Asam propionat :± 20 %
    • Asam butirat : ± 10 %
  • Hasil lain : ± 5 %
    • Asam iso butirat
    • Asam iso valerat
    • Asam laktat
karbohidrat
Karbohidrat
  • Selulosa
  • Hemiselulosa
  • Pati
  • Pektin
selulosa
SELULOSA
  • Komponen serat pembentuk dinding sel tanaman
  • Polimer dengan BM tinggi
  • Terdiri dari b 1,4 unit-unit glukosa

(b 1,4 glukosida)

  • 1 mol = 10.000 unit
  • NDF= Neutral Detergent Fiber (dd seL): selulosa, hemisel, lignin
  • ADF = Acids Detergent Fiber (selulosa, L)
  • ADL = Acids Detergent Lignin (lignin)
selulosa2
SELULOSA
  • Enzim : Selulase, pH 6.5 – 6.9
    • Exo β 1,4 glukonase

menyerang satu sisi / ujung

    • Endo β 1,4 glukonase

menyerang secara acak

kegunaan selulosa
KEGUNAAN SELULOSA :
  • Meningkatkan kadar lemak susu
  • Mencegah displaced abomasum
  • Mempertahankan papila rumen
  • Mencegah rumen parakeratosis
faktor yang mempengaruhi degradasi selulosa
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEGRADASI SELULOSA :
  • Lignin
  • Silika
  • Kristalinitas
  • Kadar N
  • Kadar lemak
  • Lama kontak dengan mikroba
  • Alkali treatment
hemiselulosa
Hemiselulosa
  • Merupakan komponen dari:

- Hexosa : glukosa, galaktosa, fruktosa

- Pentosa : xylosa, arabinosa

- Asam uronat: asam glukoronat, asam

galakturonat

starch amylum pati
Starch (amylum = pati)
  • Terdiri dari ά - 1,4 unit-unit glukosa

(ά - 1,4 glukosida)

  • Enzim : ά - amylase, maltase, phosphorilase (Pi)
  • Mudah larut dalam air
  • Ada 2 macam strach:

- amylose: rantai lurus

- amylopektin: rantai lebih bercabang

faktor yang mempengaruhi degradasi pati
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEGRADASI PATI
  • Prosessing : meningkatkan laju aliran partikel, menurunkan laju degradasi
  • Frekuensi feeding
  • Macam pati :
    • Rantai lurus (amilosa : kurang larut)
    • Rantai bercabang (amilopektin : mudah larut)
degradasi kh di dalam rumen1
DEGRADASI KH DI DALAM RUMEN

PATI

SELULOSA

PEKTIN

HEMISELULOSA

XYLOBIOSA

MALTOSA

SELOBIOSA

AS.PEKTIK

GLUKOSA

PHOSPAT

XILOSA

FRUKTOSA-P

PYRUVAT

AS.LAKTAT

CH4

ASETAT

BUTIRAT

PROPIONAT

slide16

Piruvat

Asetil KoA

Laktat

Format

Oksaloasetat

CO2

H2

Malat

Laktil

KoA

Metil malonil KoA

Malonil KoA

AsetoAsetil KoA

Metane

Akrilil

KoA

Fumarat

Beta hidroksi butiril KoA

Suksinil

KoA

Propionil

KoA

Suksinat

Krotonil

KoA

Asetil Fosfat

Butinil

KoA

Asetat

Butirat

Propionat

Perubahan asam piruvat menjadi asam lemak atsiri (VFA) dalam rumen

faktor yang mempengaruhi produksi vfa dan ch 4
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI VFA DAN CH4
  • Tipe pakan :
    • > Pati : Propionat meningkat, CH4 turun
    • > Selulosa : asetat meningkat, CH4 meningkat
  • Prosessing (grinding, pelleting): propionat meningkat
  • Penambahan aditif (rumensin) : propionat meningkat, CH4 turun
  • pH: mempengaruhi mikroba → proporsi VFA
  • Penambahan tanin , saponin : CH4 turun
absorbsi

LAKTAT (5-20 %)

BHBA

Butirat

Iso butirat

BHBA

ABSORBSI
  • Mekanisme : difusi, lewat dinding rumen
  • Bentuk Absorbsi :

Cairan rumenJar.Epit.RumenDarah

    • Asam asetat As. Asetat As. Asetat
    • As. Propionat As. Laktat
    • As. BUtirat +
    • As. Valerat As. Valerat As. valerat

PROPIONAT

faktor yang mempengaruhi absorbsi
Faktor yang mempengaruhi absorbsi:
  • Konsentrasi asam : konsentrasi asam >> → absorbsi naik
  • pH rumen:

- pH turun: → meningkatkan laju absorpsi

- pH 7 atau > → menurunkan laju absorpsi

- pH 6 - 6,8 → absorpsi normal

- pH 5 → absorpsi cepat

faktor yang mempengaruhi absorbsi1
Faktor yang mempengaruhi absorbsi:

3. Panjang rantai C dari VFA:

Butirat > propionat > asetat

Makin panjang rantai C absorpsi makin cepat

proses proses dalam metabolisme karbohidrat 1
Proses-Proses dalam metabolisme karbohidrat(1)
  • Glikolisis

oksidasi glukosa asam piruvat

* terjadi dalam sitosol

* kondisi anaerob

  • Hexosa Monophosphat Shunt = HMP = Pentosa Phosphate = Phospho Gluconat (jalur lain glikolisis) untuk oksidasi glukosa
proses proses dalam metabolisme karbohidrat 11
Proses-Proses dalam metabolisme karbohidrat (1)
  • Glikolisis

oksidasi glukosa asam piruvat

* terjadi dalam sitosol

* kondisi anaerob

  • Hexosa Monophosphat Shunt = HMP = Pentosa Phosphate = Phospho Gluconat (jalur lain glikolisis) untuk oksidasi glukosa
proses proses dalam metabolisme karbohidrat 2
Proses-Proses dalam metabolisme karbohidrat (2)
  • Siklus Krebs
  • Glikogenolisis / Glikogenesis

glikogen glukosa

  • Glukoneogenesis

pembentukan glukosa dari sumber non KH

  • Glukogenesis : Sintesis glukosa dari KH
  • Oksidasi Piruvat Asetil Ko.A
jalur lain metabolisme glukosa
Jalur Lain Metabolisme Glukosa
  • Pentosa Posfat = Heksosa Monoposfat =HMP Posfo Glukonat ( Tidak Perlu ATP)
  • Rangkaian jalur pentosa posfat = 36 mol ATP dimana satu mol ATP untuk posforilasi glukosa sehingga menghasilkan 35 mol ATP
jalur hps merupakan proses yang sangat penting karena
Jalur HPS Merupakan proses yang sangat penting karena :

1. Menghasilkan NADPH untuk sintesis asam lemak

2. Menghasilkan Ribose untuk pembentukan nukleotida dan asam nukleat

siklus krebs
Siklus Krebs
  • Terjadi dlm mitokondria (jaringan pernafasan)

Jalur reaksi :

kondensasi dr asetil-CoA dg oksalat → sitrat dikarboksilasi → alfaketoglutarat, dikarboksilasi → suksinat → dioksidasi → fumarat, dehidrasi → malat dioksidasi → oksaloasetat

glukoneogenesis
Glukoneogenesis
  • Proses p’mbentukan glukosa dr sumber non KH
  • Digunakan utk m’bersihkan hasil metabolisme jar. Lain dlm darah, spt :
  • Laktat diubah menjadi otot
  • Eritrosit & gliserol dhasilkan jar. adiposa
  • Merupakan sumber utama glukosa pd kondisi lapar
  • Terjadi dbag. Korteks ginjal dan hati dg adanya enzim glukosa 6 fosfat
oksidasi sempurna dari 1 mol glukosa 36 atp
Oksidasi sempurna dari 1 mol glukosa = 36 ATP
  • 2 ATP dari glikolisis
  • 6 ATP dari piruvat Asetil Ko.A
  • 24 ATP dari 2 putaran siklus krebs untuk oksidasi 2 unit asetil
  • 4 ATP dari oksidasi dalam mitokondria dari 2 NADH selama glikolisis
oksidasi 1 mol glukosa 38 atp
Oksidasi 1 mol glukosa = 38 ATP
  • Konsumsi ATP = 2 mol / mol glukosa
  • Produksi ATP = 10 mol / mol glukosa
  • Produksi ATP bersih = 8 ATP/ mol glukosa

1 mol glukosa = * Glikolisis = 8 ATP

Siklus Krebs = 30 ATP

total = 38 ATP

slide35
1 mol ATP = 7,4 kkal 38 ATP = 38 x 7,4 kkal = 280 kkal

Secara teoritis :

energi pembakaran glukosa = 690 kkal / mol

Efisiensi pembentukan energi ATP =

280 / 690 x 100% = 40%

vfa 1
VFA (1) :
  • Asetat (Lipogenik) 10 ATP (siklus krebs)

Lemak

  • Propionat (Glukogenik) 15 ATP

Glukosa(Glikogen)

34 ATP

vfa 2
VFA (2) :
  • Butirat (Ketogenik) 25 ATP

asetat

lewat b-oksidasi

  • 10 atom C Asetyl CoA= 10/2 =5

putaran =5 – 1 = 4

  • 1 x putaran = 5 ATP 1 NAD = 3 ATP

1 FAD = 2 ATP

1 mol asetyl CoA dlm siklus krebs = 12 ATP

singkatan
Singkatan
  • ATP = Adenosine Tri Phosphate
  • ADP = Adenosine Di Phosphate
  • UTP = Uridine Tri Phosphate
  • UDP = Uridine Di Phosphate
  • GTP = Guanosine Tri Phosphate
  • GDP = Guanosine Di Phosphate
  • CTP = Cytidine Tri Phosphate
  • CDP = Cytidine Di Phosphate
  • FAD = Flavine Adenine Di Nucleotida
ad