Merenungkan kembali arti menjadi kader
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 13

Merenungkan Kembali Arti Menjadi Kader PowerPoint PPT Presentation


  • 179 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Merenungkan Kembali Arti Menjadi Kader. Eko Novianto. Barangkali di antara kita ada yang telah menjadi kader Tarbiyah sejak beberapa tahun yang lalu. Atau ada pula yang baru bergabung dengan komunitas tarbiyah ini 1 tahun atau bahkan kurang dari itu.

Download Presentation

Merenungkan Kembali Arti Menjadi Kader

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Merenungkan Kembali Arti Menjadi Kader

Eko Novianto


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Barangkali di antara kita ada yang telah menjadi kader Tarbiyah sejak beberapa tahun yang lalu. Atau ada pula yang baru bergabung dengan komunitas tarbiyah ini 1 tahun atau bahkan kurang dari itu.


Bahwa ukuran waktu memberi kita label orang lama atau orang baru memang tidak bisa dihindari

Bahwa ukuran waktu memberi kita label “orang lama” atau “orang baru”, memang tidak bisa dihindari.


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Tetapi hal itu tidak memiliki arti apapun bila lama dan baru dipakai sebagai simbol “keterhormatan” seseorang dalam komunitas ini.


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Lamanya waktu hanya akan berarti bila ia dimaknai sebagai “kesempatan untuk beramal”. Artinya, waktu itu hanyalah ukuran kesempatan. Begitu pula sebaliknya, bila kita baru menjadi kader, maka, menjadi kader dalam perspektif kesempatan hanyalah soal takdir.


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Namun pada dasarnya, yang memberi kita rasa terarah, perasaan menuju ke tujuan yang sesungguhnya mengapa menjadi kader adalah kesadaran yang tumbuh dalam diri kita sendiri.


Merenungkan kembali arti menjadi kader

Kita perlu bahan bakar untuk terus menjalani tugas sejarah ini dengan tanggungjawab sebagai kader dengan penuh dedikasi dan produktivitas.


Setidaknya ada 4 empat kesadaran yang bisa menjadi bahan bakar

Setidaknya ada 4 (empat) kesadaran yang bisa menjadi bahan bakar…


Yang pertama adalah kesadaran argumentasi al wa yu al ma rifi

Yang pertama adalah kesadaran argumentasi (al-wa’yu al-ma’rifi)


Kedua kesadaran afiliasi al wa yu al intima i

Kedua, kesadaran afiliasi (al-wa’yu al intima-i)


Ketiga kesadaran peran produktif al wa yu al intaji

Ketiga, Kesadaran peran produktif (al wa’yu al intaji)


Keempat kesadaran ekspektasi al wa yu al amali

Keempat, kesadaran ekspektasi (al-wa’yu al amali)


Terima kasih dan mohon maaf

Terima kasih dan Mohon Maaf


  • Login