Kingdom animalia
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 130

Kingdom Animalia PowerPoint PPT Presentation


  • 179 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Kingdom Animalia. Animalia. APAKAH HEWAN ITU? Organisme Eukariot Multiseluler Tidak memiliki dinding sel dan klorofil Memperoleh makanan dari organisme lain (heterotrof) Umumnya dapat bergerak untuk survive dan mencari makanan. Struktur Tubuh. Parazoa. Tidak memiliki jaringan.

Download Presentation

Kingdom Animalia

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Kingdom animalia

Kingdom Animalia


Animalia

Animalia

APAKAH HEWAN ITU?

Organisme Eukariot Multiseluler

Tidak memiliki dinding sel dan klorofil

Memperoleh makanan dari organisme lain (heterotrof)

Umumnya dapat bergerak untuk survive dan mencari makanan


Struktur tubuh

Struktur Tubuh

Parazoa

Tidak memiliki jaringan

Invertebrata

Eumetazoa

Sudah memiliki jaringan

Animalia

Diploblastik

Triploblastik

Ektoderm

Ektoderm

Endoderm

Mesoderm

Endoderm

Vertebrata


Simetri tubuh eumetazoa

SimetriTubuh (Eumetazoa)

  • Terdiri dari tiga :

    1. Asymetrical (asimetris = tidak bersimetri)

    contoh : Porifera

    2. Radial

    Bagian tubuh yang tersusun melingkar jika bagian tubuhnya di potong akan menghasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama.

    contoh Coelenterata

    3. Bilateral

    Hewan yang tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Jika bagian tubuhnya dipotong melalui mulut dan anusnya kita akan mendapatkan bagian yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan

    contoh dari Platyhelminthes sampai vertebrata


Simetri tubuh

Simetri tubuh


Lapisan tubuh lembaga eumetazoa

Lapisan Tubuh/Lembaga (Eumetazoa)

a. Diploblastik ( Di = 2 )

Memiliki2 lapisantubuh/lembaga =

1. Lapisanluar (Ektoderm)

2. Lapisandalam (Endoderm)

b. Triploblastik ( Tri = 3 )

Memiliki3 lapisanlembaga / tubuhyaitu:

1. Lapisanluar (Ektoderm) – epidermis&sistemsaraf

2. Lapisantengah (Mesoderm) – jaringanotot, dll

3. Lapisandalam (Endoderm) – ususdankelenjar

pencernaan


Penyokong tubuh

Penyokong Tubuh

  • Eksoskeleton

    • Rangka Luar (Arthropoda, Ikan, Ular, Kura-Kura, Penyu, dsb)

  • Endoskeleton

    • Rangka Dalam (Semua Vertebrata)


Invertebrata terdiri dari 8 filum

Invertebrata terdiri dari 8 filum:

  • Porifera (Hewan berpori)

  • Coelenterata (Hewan berongga)

  • Platyhelminthes (Cacing pipih)

  • Nemathelminthes (Cacing gilig)

  • Annelida ( Cacing gelang )

  • Mollusca ( Hewan lunak )

  • Arthropoda ( hewan kaki berbuku-buku )

  • Echinodermata ( Hewan berkulit duri )


Porifera hewan berpori

Porifera (Hewan Berpori)


Klasifikasi porifera

Klasifikasi Porifera

  • Calcarea (kapur)

    Spikula tersusun atas zat kapur karbonat (CaCO3), hidup di air dangkal dan koanositnya besar.

    Contoh: Sycon dan Clathrina

Clathrina coriacea


Klasifikasi porifera1

Klasifikasi Porifera

  • Hexactinellida (ujung enam)

    Spikula dari zat kersik (silika), hidup di laut dalam.

    Contoh: Pheronema, Euplectella

Euplectella aspergillum

(Venus' Flower Basket)


Klasifikasi porifera2

Klasifikasi Porifera

  • Demospongia (spons tebal)

    Umumnya tidak berangka karena tersusun dari serabut spongin, memiliki saluran air rumit seperti sponge

    Contoh: Spongilla, Euspongia molisima, Hypospongia equina


Peranan porifera

Peranan Porifera

  • Beberapa jenis Porifera seperti Spongia dan Hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi.

  • Zat kimia yang dikeluarkannya memiliki potensi sebagai obat penyakit kanker dan penyakit lainnya.


Coelenterata

Coelenterata

Coelenterata (Hewan Berongga)


Klasifikasi coelenterata

Klasifikasi Coelenterata

  • Hydrozoa (hewan air)

    • bentuk tubuh selalu polip

    • Terdiri dari Hydra (hidup di air tawar, hermafrodit, sistem saraf difusi atau sel saraf tersebar) dan Obelia geniculata (hidup di laut, bermetagenesis, hidup berkoloni).


Klasifikasi coelenterata1

Klasifikasi Coelenterata

  • Scyphozoa (hewan mangkuk)

    • bentuk tubuh selalu medusa

    • beralat kelamin terpisah. Contoh: Aurelia (ubur-ubur)

Aurelia aurita

Cyanea capillata


Klasifikasi coelenterata2

Klasifikasi Coelenterata

  • Anthozoa (hewan bunga)

    • berbentuk polip, meliputi anemon laut dan karang

    • Gastrovaskular:

      - berongga 6 (Metridium marginatum, mawar laut; Fungia patella, Acropora)

      - berongga 8 (Euplexaura antipathes, akar bahar; Alcyonium, karang kulit)

Anthopleura xanthogrammica


Peranan coelenterata

Peranan Coelenterata

  • Hewan ubur-ubur dibuat tepung ubur-ubur yang diolah menjadi bahan kosmetik / kecantikan.

  • Di Jepang, ubur-ubur dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

  • Karang atol, karang pantai, dan karang penghalang dapat melindungi pantai dari aberasi air laut.

  • Karang merupakan tempat persembunyian dan tempat perkembangbiakan ikan.


Platyhelminthes cacing pipih

Platyhelminthes (Cacing pipih)


Kelas platyhelminthes

Kelas Platyhelminthes

  • Tubellaria (Cacing Bulu Getar)

  • Trematoda (Cacing Hisap)

  • Cestoda (Cacing Pita)


Tubellaria cacing bulu getar

Tubellaria (Cacing Bulu Getar)

  • Contohnya adalah Planaria, dimana:

  • Ciri : 1 - 60 cm, hidup di air tawar jernih, mempunyai faring yang dapat dijulurkan untuk menangkap makanan.

  • Sistem saraf: sistem tangga tali

  • Sistem ekskresi : flame cell (sel api)

  • Sistem reproduksi :

    • aseksual dengan cara fragmentasi. Bila terpotong, setiap potongan tubuh menjadi planaria baru.

    • seksual, yaitu pembuahan silang.

  • Sistem gerak: dengan silia, atau otot di bawah epidermis.


Struktur tubuh planaria

Struktur Tubuh Planaria


Reproduksi planaria

Reproduksi Planaria

A = Terpotong alami

B = Terbelah menjadi 2

C = Terbelah menjadi 3


Trematoda cacing hisap

Trematoda (Cacing Hisap)

  • Merupakan parasit.

  • Memiliki penghisap (sucker).

  • Contoh speciesnya:

    • dalam darah: Schistostoma japonicum, Schistostoma mansoni, Schistostoma haematobium.

    • dalam hati: Fasciola hepatica (hati kambing), Clonorchis sinensis (hati manusia)

    • dalam usus: Fasciola buski

    • dalam paru-paru: Paragonimus westermani


Daur hidup fasciola hepatica

Daur Hidup Fasciola hepatica


Cestoda cacing pita

Cestoda (Cacing Pita)

  • Sebagai parasit pada vertebrata.

  • Ciri-cirinya:

    • Tubuh bersegmen-segmen (proglotid).

    • Kepala (skoleks) mempunyai alat penghisap.

    • Tidak memiliki mulut dan alat pencernaan.

    • Penyerapan makanan oleh seluruh permukaan tubuh.

  • contoh: Taenia saginata, Taenia solium


Daur hidup taenia saginata

Daur Hidup Taenia saginata


Peranan platyhelminthes

Peranan Platyhelminthes

  • Pada umumnya Platyhelminthes merugikan, sebab parasit pada manusia maupun hewan, kecuali Planaria. Planaria dapat dimanfaatkan untuk makanan ikan.

  • Agar terhindar dari infeksi cacing parasit (cacing pita) sebaiknya dilakukan beberapa cara, antara lain:

    • memutuskan daur hidupnya,

    • menghindari infeksi dari larva cacing,  

    • tidak membuang tinja sembarangan (sesuai dengan syarat-syarat hidup sehat),dan

    • tidak memakan daging mentah atau setengah matang (masak daging sampai matang).


Nemathelminthes cacing gilig

Nemathelminthes (Cacing gilig)


Contoh nemathelminthes

Contoh Nemathelminthes

  • Ascaris lumbricroides, cacing perut pada manusia

  • Ascaris megalocephala , cacing perut pada kuda

  • Ascaris suilae, cacing perut pada babi

  • Ancylostoma duodenale , cacing tambang

  • Necator americanus , cacing tambang di Amerika tropis

  • Oxyuris/Enterobius vermicularis , cacing kremi

  • Trichinella spirallis, cacing otot pada manusia

  • Trichuris, cacing cambuk

  • Wuchereria/Filaria bancrofti , penyebab kaki gajah

  • Strongyloides sp , infeksi melalui luka

  • Loa sp, cacing mata

  • Onchocerca sp , cacing pembuta

  • Heterodera radicicota , cacing akar


Daur hidup ascaris lumbricoides

Daur Hidup Ascaris lumbricoides


Daur hidup cacing tambang ancylostoma duodenale necator americanus

Daur Hidup Cacing Tambang (Ancylostoma duodenale & Necator americanus)


Annelida cacing gelang

Annelida (Cacing gelang)


Klasifikasi annelida

Klasifikasi Annelida

  • Polichaeta (Cacing berambut banyak)

    • Cacing palolo (Eunice sp) dan cacing wawo (Lysidice oele)


Klasifikasi annelida1

Klasifikasi Annelida

  • Oligochaeta (Cacing berambut sedikit)

    • Cacing tanah (Lumbriscus terestris)


Klasifikasi annelida2

Klasifikasi Annelida

  • Hirudinea (Cacing tidak berambut)

    • Lintah (Hirudo medicinalis)


Mollusca hewan lunak

Mollusca (Hewan Lunak)


Pelecypoda

Pelecypoda

  • Mempunyai insang berlapis-lapis (Lamellibranchiata) dan bercangkok sepasang (bivalvia)

  • Tubuhnya simetris bilateral

  • Pencernaan:esofagus, lambung, usus, dan kelenjar pencernaan

  • Peredaran darah merupakan peredaran darah terbuka

  • Cangkok terdiri dari : periostrakum (terluar), prismatik (tengah), nakreas (dalam

  • Sistem saraf terdiri dari 3 ganglion : celebral/anterior, pedal, posterior

    Contoh: Asaphis detlorata (remis), Meleagrina marganitivera ( kerang mutiara)


Chepalopoda

Chepalopoda

  • Kaki terdapat dikepala, tidak bercangkok (kecuali nautilus)

  • Bergerak lambat dengan tentakel, sirip, dan cepat dengan cara menyemprotkan air

  • Warna kulit berubah sesuail lingkungan (karena zat kromator pada kulitnya)

  • Alat kelamin terpisah

    Contoh : loligo indica (cumi), Octopus vulgaris (gurita), sepia (ikan sotong), nautilus


Kingdom animalia

Loligo indica (cumi), Sepia (sotong), nautilus


Gastropoda

Gastropoda

  • Menggunakan perut sebagai kaki, dan mempunyai cangkok (kecuali vaginula)

  • Bersifat hemafrodit

  • Pernapasan: insang (larva),paru-paru(dewasa yang hidup di darat), insang (dewasa yang hidup di air)

  • Peredaran darah merupakan peredaran darah terbuka

  • Cangkok terdiri dari: periostrakum, prismatik, nakreas

  • Pencernaan : Kerongkongan, tembolok, lambung, usus, anus(terletak di atas mulut)

    Contoh : Vivipara javanica (kreco), Limnaea trunchatula (siput), Achatina fulica (bekicot)


Peranan mollusca

Peranan Mollusca

  • Menguntungkan : dapat dimakan sebagian dan untuk hiasan (mutiara, tiram)

  • Merugikan :

    • Tredo navalis (pengebor kayu di air asin)

    • Limnaea trunchatula (penyebab penyakit fasciolosis pada ternak)

    • Helix aspera (perusak tanaman budi daya)


Arthropoda hewan kaki berbuku buku

ARTHROPODA ( hewan kaki berbuku-buku )


Klasifikasi arthropoda

Klasifikasi Arthropoda

  • Crustacea (golongan udang dan kepiting)

  • Arachnida (golongan laba-laba)

  • Myriapoda (golongan lipan)

  • Insecta (serangga)


Ciri ciri

Crustacea

Ciri-Ciri

Ciri-Ciri

  • Umumnya hidup di air, bernafas dengan insang (atau difusi melalui seluruh prmukaan tubuh), dan termasuk omnivora (pemakan segala).

  • Kulit merupakan rangka luar (eksokeleton).

  • Kepala: sepasang mata faset bertangkai, 2 pasang antena, 3 pasang rahang

  • Dada: sepasang kaki pertama besar seperti catut, 4 pasang kaki untuk berjalan.

  • Perut: beberapa pasang kaki untuk berenang, pada ekor terdapat uropod atau telsom untuk alat kemudi saat berenang.

Crustacea

Reproduksi: Pembuahan dalam induk betina. Telur menjadi larva kemudian dewasa.

Peredaran darah: terbuka dengan jantung pada daerah dorsal

Pencernaan: mulut, kerongkongan, perut besar, usus dan anus.


Peranan

Peranan

  • Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi, misal udang, lobster dan kepiting.

  • Dalam bidang ekologi, hewan yang tergolong zooplankton menjadi sumber makanan ikan, misal anggota Branchiopoda, Ostracoda dan Copepoda.

  • Sedangkan beberapa Crustacea yang merugikan antara lain:

    • Merusak galangan kapal (perahu) oleh anggota Isopoda.

    • Parasit pada ikan, kura-kura, misal oleh anggota Cirripedia dan Copepoda.

    • Merusak pematang sawah atau saluran irigasi misalnya ketam.


Kingdom animalia

ARACHNIDA

Klasifikasi

  • Scorpionida (golongan kala)

  • Arachnoida (golongan laba-laba)

  • Acarina (golongan caplak)


Peranan1

Peranan

Arachnida bermanfaat untuk pengendalian populasi serangga terutama serangga hama. Akan tetapi hewan ini juga banyak hewan ini juga banyak merugikan manusia terutama hewan Acarina misalnya:a. Caplak menyebabkan gatal atau kudis pada manusiab. Psoroptes equi menyebabkan kudis pada ternak domba, kelinci, kuda.c. Ododectes cynotis (tungau kudis telinga) menyerang anjing dan kucing.


Myriapoda

MYRIAPODA

Ciri-Ciri

  • Tubuh terdiri atas kepala dan bagian belakang yang berbuku-buku.

  • Pada setiap segmen terdapat kaki sehingga disebut kaki seribu

  • Pada kepala terdapat sepasang antena dan mata tunggal. Sedangkan pada kelabang mata majemuk dan 1 atau 2 maksila


Kingdom animalia

MYRIAPODA

Ordo

  • Ordo Chilopoda = Sentipede

    • contohnya lipan

  • Ordo Diplopoda

    • contohnya keluwing


Arachnida

ARACHNIDA

Ciri-Ciri

  • Tubuh terdiri 2 bagian: sefalotoraks dan abdomen.

  • Memiliki mata 0, 2, 4, 6, 8 (tergantung jenisnya)

  • 2 pasang alat mulut di kepala, yaitu: Kelisera (seperti catut) dan Pedipalpus (seperti kaki berakhir dengan cakar)

  • Reproduksi: berkelamin terpisah


Kingdom animalia

INSEKTA

Ciri-Ciri

  • Abdomen, terdiri dari 10, atau 11 segmen •

  • Reproduksi: berkelamin terpisah, pembuahan terjadi di dalam tubuh induk betina. Serangga umumnya bersifat ovipar, atau bertelur. •

  • Respirasi: berupa trakea atau saluran udara yang bercabang ke seluruh jari-jari. •

  • Sistem saraf: sistem saraf tangga tali.

    • Sistem peredaran darah: peredaran darah terbuka dan darahnya tidak mengandung haemoglobin. •

  • Sistem pencernaan: bervariasi tergantung jenis serangganya. Umumnya terdiri dari: mulut-kerongkongan-tembolok-perut otot-perut kelenjar-usus bagian akhir-anus. •

  • Alat ekskresi: saluran Malphigi


Ordo isoptera serangga bersayap hampir sama bentuknya contoh laron

Ordo Isoptera (Serangga bersayap hampir sama bentuknya)contoh: Laron


Echinodermata hewan berkulit duri

Echinodermata ( Hewan berkulit duri )


Ukuran dan bentuk

UKURAN DAN BENTUK

Terdiri dari bagian ORAL (yang memiliki mulut) dan ABORAL (tidak memiliki mulut)

CARA HIDUP

Makannya bergantung pada jenisnya. Makanannya misalnyakerang, plankton, dan organisme yang mati atau membusuk.

HABITAT

Bebas di dasar laut, dari daerah pantai sampai laut dalam


Klasifikasi

KLASIFIKASI

Ophiuroideaberbentuk bintang seperti Asteroidea, namun lengannya lebih langsung dan fleksibel

Lengan-lengannya panjang dan langsing, berfungsi untuk pergerakan.

Echinoideaberbentuk bola atau pipih, tanpa lengan. Permukaan tubuhnya berduri panjang. Pergerakkan oleh duri dan kaki ambulakralnya.

Alat pencernaannya “tembolok” kompleks yang disebut LENTERA ARISTOTELES, berfungsi menggiling makanannya yang berupa ganggang..


Timun laut

Timun Laut

Holothuroidea (timun laut atau tripang) tidak berlengan. Tubuhnya memanjang dan tidak berduri. Mulut dan anus terdapat pada kutub yang berlawanan dari tubuhnya. Sistem respirasinya disebut “pohon respirasi”.

Crinoidea terdiri dari kelompok yang tubuhnya bertangkai ( lili laut) dan tidak bertangkai (laut berbulu). Tubuhnya tidak memiliki duri.

Hidup menetap pada kedalaman 100 m atau lebih.


Bintang laut

Bintang Laut

Asteroidea

BINTANG LAUT

Rata-rata mempunyai 5 kaki.

Merupakan hewan karnivora >> daging Moluska.

Mulutnya berada di bawah, sedangkan duburnya di atas.


Bintang duri

Bintang Duri

  • Kadang-kadang menimbulkan kerusakan pada batu karang.

CROWN OF THORNS starfish. (Salah satu contoh Echinodermata)


Gambar echinodermata

Gambar Echinodermata

  • the sea stars (top, left), sea cucumbers (bottom, left), brittle or serpent stars (top, center), sand dollars (bottom, center), sea lilies (right)


Kelas pisces

Kelas Pisces


Pisces

Pisces

Pisces memiliki tiga kelas:

  • Agnata , yaitu ikan tidak berahang (contoh: ikan lamprey

    2. Chondrichthyes, yaitu ikan bertulang rawan (contohnya: ikan hiu, ikan pari)

    3. Osteichthyes, yaitu ikan yang memiliki tulang keras (contohnya: ikan lele, bandeng, gurame, kakap)


Struktur pisces

Struktur Pisces


Peranan pisces

Peranan Pisces

  • Sumber protein hewani, vitamin A, asal lemak tak jenuh

  • Bahan kerajinan atau bahan amplas dari kulit ikan cucut

  • Pabrik-pabrik pengawetan ikan

  • Tulang ikan untuk bahan perekat

  • Usaha rekreasi


Kelas amfibi

Kelas Amfibi


Kingdom animalia

Karakteristik Amfibi

  • Memiliki kehidupan yang berbeda antara fase larva dan fase dewasa. Fase larva hidup di air, bernafas dengan insang. Fase dewasa hidup di darat dan bernafas dengan paru-paru

  • Jantung terdiri atas tiga ruangan, dua buah atrium dan satu ventrikel.

  • Poikilotherm (berdarah dingin)

  • Kulit licin dan mengandung minyak kelenjar dan tidak bersisik

  • Contohnya antara lain : Rana canivoraatau katak hijau

  • Bufo bipacatusatau kodok

  • Rana esculentaatau bancet


Kingdom animalia

Daur Hidup Katak


Kingdom animalia

Peranan

Amfibi Dalam

Kehidupan

  • Di bidang kedokteran dimanfaatkan untuk

  • Diambil racunnya sebagai penguat denyut

  • Jantung

  • Keperluan praktikum zoologi bagi para siswa

  • dan mahasiswa

  • Sebagian orang memanfaatkannya untuk

  • makanan

  • - Sebagai predator alami serangga


Kelas reptilia reptil

KELAS REPTILIA (REPTIL)


Reptil di bagi menjadi empat ordo

Reptil di bagi menjadi empat ordo:

  • Ordo Rhynchocephalia

  • Ordo Chelonia

  • Ordo Crocodilia

  • Ordo Squamata


1 ordo rhynchocephalia

1. Ordo Rhynchocephalia

Ordo ini terdiri dari reptil primitif dan merupakan reptil tertua sampai sekarang. Sebagian bersar sudah punah salah satu yang masih hidup adalah tuatara (Sphenodon punctatus) sehingga di juluki fosil hidup, tuatara merupakan hewan endemik selandia baru.


2 ordo chelonia

2. Ordo Chelonia

Karakteristik:

  • Tubuh pendek dan lebar di lindungi karapas dan plaston

  • Tidak bergigi dan lidah tak dapat di julurkan.

    Contoh spesies:

  • Kura-kura raksasa (Testudagigantea)

  • Kura-kura air tawar (Chelydraserpentia)

  • Penyu hijau (Cheloniamydas), hidup di laut


3 ordo crocodilia

3. Ordo crocodilia

Karakteristik:

  • Berkulit tebal dan lidah tak dapat di julurkan

  • Tidak mempunyai kandung kemih

  • Di pangkal lidah terdapat lipatan transversal sebagai penutup faring sewaktu membuka mulut

    Contoh spesies:

  • Buaya indonesia (Crocodylusporosus)

  • Buaya amerika (Alligatormississippiensis)

  • Buaya india (Gavialisgangeticus)


4 ordo squamata

4. Ordo squamata

Terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Lacertilia

  • ophidia


1 lacertilia

1) Lacertilia

Karakteristik:

  • Gigi melekat pada rahang, lidah dapat di julurkan

  • Kelopak mata dapat di pejamkan

    Contoh spesies:

  • Kadal indonesia (Mabuyamultifasciata)

  • Cicak (Hemidactilusprenatus)

  • Komodo (Varanuscomodoesis)

  • Biawak (Varanussalvator)

  • Bunglon (Chameleonchameleochameleo)


2 ophidia

2). Ophidia

Karakteristik:

  • Pada umunya tak berkaki, lidah bercabang dua dan dapat di julurkan dalam keadaan mulut tertutup

  • Gigi melengkung ke dalam dan sebagian ada yang beracun

  • Mulut dapat di buka lebar

  • Mempunyai oragan jacobson yang peka terhadap rangsang

  • Hanya memiliki satu paru-paru


Kingdom animalia

Contoh spesies:

  • Ular sanca (Phytonreticulatus), tidak berbisa

  • Ular kobra (Najatripudians), salah satu ular berbisa


Peranan reptil bagi kehidupan manusia

Peranan reptil bagi kehidupan manusia:

  • Sebagai predator alami; ular memakan tikus

  • Sebagai bahan pangan; daging ular, telur penyu, daging kura-kura

  • Racun ular di manfaatkan untuk obat

  • Daging ular di percaya sebagai obat

  • Memangsa hewan ternak dan dapat membunuh manusia


Kelas aves

Kelas Aves


Kingdom animalia

Aves dibagi menjadi 8 ordo:

  • Rosares

  • Ratites

  • Anseriformes

  • Ciconiiformes

  • Coraciiformes

  • Columbiformes

  • Apodiformes

  • oscines


1 ordo rosares

1. Ordo rosares

  • Kaki berfungsi untuk mengais dan berlari, dan memiliki paruh yang pendek.

    Contoh spesies:

  • Ayam buras (Gallusdomestica)

  • Maleo (Macrochephalonmaleo)

  • Kalkun (Meleagrisgallopavo)

  • Merak (Pavocristatus)


2 ordo ratites

2. Ordo ratites

Meliputi ordo burung yang tidak bisa terbang, yaitu:

  • Struthioniformes; burung unta (Struthiocamelus) di afrika

  • Casuariiformes; kasuari (Casuariuscasuarius) di pulau seram, irian dan australia

  • Apterigiformes; kiwi (Apteryxaustralis) di slandia baru

  • Rheiformes;burung rea (Reaamericana) di aemerika


Kingdom animalia

Reaamericana

kasuari (Casuariuscasuarius)

Apteryxaustralis


3 ordo anseriformes burung perenang

3. Ordo anseriformes (burung perenang)

  • Berkaki pendek dan memiliki selaput renang diantara jari-jari kaki

  • Ekor pendek, paruh melebar berkrista penyaring

    Contoh spesies:

  • Blibis (Dendrochygnajavanica)

  • Entok (Anseralbifrons)

  • Itik (Anasplathyrhiychos)

  • Angsa (Chygnussp.)


4 ordo ciconiiformes

4. Ordo ciconiiformes

  • Berkepala botak; memiliki paruh, leher, dan tungkai panjang

  • Hidup bergrombol memakan hewan air

    Contoh spesies:

  • Blekok (Ardeolasp.)

  • Flamingo

    (Phoenicopterusruber)

  • Bangau jawa

    (Leptoptilosjavanicus)


5 ordo coraciiformes

5. Ordo coraciiformes

  • Berparuh besar, kepala besar dan tungkai pendek

  • Pemakan hewan, seperti ikan, udang , katak, kupu-kupu,kumbang, lebah

    Contoh spesies:

  • Rangkong (Bucerosrhinocheros)

  • Tetangket (Halchyonchloris)

  • Raja udang (Alcedomeninting)


6 ordo columbiformes

6. Ordo columbiformes

  • Paruh pendek dengan sora di pangkalnya

  • Tembolok besar, sel eptelnya mudah mengelupas dan di berika pada anaknya sewakru masih kecil

    Contoh spesies:

  • Merpati (Columbafasciata)

  • Perkutut (Geopeliastriata)

  • Tekukur (Streptopeliachinensis)


7 ordo apodiformes

7. Ordo apodiformes

  • Tubuh kecil berukuran 5,6cm

  • Paruh lembek, lidah panjang dan dapat di julurkan; membuat sarang dari ludahnya

    Contoh spesies:

  • Burung koibri (Archilocuscolumbris)

  • Lelayag (Apusappinis)

  • Walet (Chaeturapelagica)


8 ordo oscines

8. Ordo oscines

  • Pita suara berfungsi bagus; merupakan burung penyanyi

  • Telurnya berwarna-warni,ketika menetas anaknya masih buta

  • Pemaka serangga dan biji-bijian

    Contoh spesies:

  • Burung gereja (Passermontanus)

  • Burung kenari (Srinuscanaria)

  • Jalak (Sturnidaejalla)

  • Cendrawasih (Paradisaeaapoda)


Kingdom animalia

Beberapa ordo yang telah punah:

  • Aepyornitiformes; burung gajah di malagasi

  • Dinonithiformes; di selandia baru

  • Hesperornis dan ichthyornis; burung bergigi di ameerika serikat

  • Achaeopteryx; bergigi dan tidak mempunya pigostil. Fosilnya di jerman

  • Diatrymiformes; tidak dapat terbang, paruh besar. Terdapat di amerika serikat


Kingdom animalia

Peranan aves bagi kehidupan manusia:

  • Daging dan telurnya merupakan protein hewani

  • Telur ayam dan itik untuk obat dan bahan membuat kue

  • Bulunya untuk bahan industri; selimut, bantal, kasur dll

  • Di ternak; ayam, itik, angsa dll

  • Burung dilatih dan dilombakan

  • Untuk kesenangan; keindahan bulunya, tingkah lakunya, suaranya

  • Sebagai predator alami

  • Di gunakan untuk praktikum oleh siswa dan mahasiswa


Kelas mamalia

Kelas mamalia


Kingdom animalia

Ordomamalia antara lain:

  • Dermoptera

  • Masupialia

  • Proboscidea

  • Pinnipedia

  • Pholidota

  • Perissodactyla

  • Artiodactyla

  • primata

  • Monotremata

  • Insectivora

  • Carnivora

  • Rodentia

  • Lagomorpha

  • Sirenia

  • Cetacea

  • Chiroptera


1 monotremata mamalia berparuh dan berkloaka

1. Monotremata (mamalia berparuh dan berkloaka)

  • Pemaka invertebrata air

  • Berparuh, bertelur, mengeram, tubuh berambut, tidak punya daun telinga.

  • Gigi hanya ada sebelum dewasa

  • Penis hanya untuk saluran sperma

  • Hewan betina tidak punya rahim, vagina, puting susu tapi menyusui

    Contoh spesies:

  • Itik platipus (Ornithorhynchusanatinus)

    di australi dan tasmania

  • Tachyglossusaculeatus di irian jaya, tasmania, australia


2 ordo insectivora mamalia pemakan insecta

2. Ordo Insectivora (mamalia pemakan insecta)

  • Memiliki ciri berjari lima dan memiliki gigi runcing

    Contoh spesies:

Tikus kesturi (Crocidurabrunnea)

Tikus pohon (Tupaiajavanica)


3 ordo carnivora pemakan daging

3. Ordo carnivora (pemakan daging)

  • Memiliki gigi taring besar dan panjang, gigi seri kecil

  • Uterus terbagi dua

  • Kaki memiliki cakar tajam

    Contoh spesies:

  • Singa (Felisleo)

  • Panda merah (Ailurusfulgens)

  • Anjing (Canisfamiliaris)

  • Beruang (Ursushorribilis)

  • Rubah merah (Vulvessp.)


4 ordo rodentia pengengat

4. Ordo rodentia (pengengat)

  • Berjari lima, tidak memiliki gigi taring, gigi seri berbentuk pahat dan dapat tumbuh terus

    Contoh spesies:

  • Tikus mencit (Musmusculus)

  • Tikus wirok (Bandicotaindicasetifera)

  • Marmut (Caviacobaya)

  • Hamster (Cricetusgriseus)

  • Landak (Hystrixbranchyura)


5 ordo lagomorpha

5. Ordo lagomorpha

  • Memiliki ciri seperti rodentia tapi gigi serinya empat atau lebih

  • Ekor pendek, kuat dan dapat di gerakkan

    Contohnya adalah berbagai kelinci, yaitu:

  • Kelinci budidaya (Oryctolaguscuniculus)

  • Nesolagusnetscheridi sumut

  • Lepusnigricollis di jawa barat

  • Pika (Ochotonasp.)


6 ordo sirenia sapi laut

6. Ordo sirenia (sapi laut)

  • Tidak memiliki daun telinga dan tungkai belakang

  • Kulit tebal dengan sedikit rambut

    Contoh spesies:

  • Sapi laut (Trichaonus)

  • Dugong australia (Halicoredugong)


7 ordo cetacea paus

7. Ordo cetacea (paus)

  • Tidak memiliki daun telinga, rambut, dan kelenjar di kulit

  • Tidak ada tungkai belakang

  • Bentuk gigi semua sama dan tidak berlapis emailjari lebih dari lima

  • Hidup di laut atau air tawar

    Contoh spesies:

  • pesut (Orcaellasp.)

  • Paus (Balaenopteraborealis)

  • Lumba-lumba (Prodelphinusmalayanus)

  • Dolpin (Delphinusdellphis)


8 ordo chiroptera bersayap tangan

8. Ordo chiroptera (bersayap tangan)

  • Pemakan buah-buahan dimalam hari

  • Gigi runcing tajam, kaki belakang lebih kecil

    Contoh spesies:

  • Kalong pemakan buah (Pteropusedulis)

  • Kelelawar (Myotissp.)

  • Kelelawar vampir (Desmodusdraculae), penghisap darah sapi atau kuda


9 ordo demoptera bersayap kulit

9. Ordo demoptera (bersayap kulit)

  • Berbulu dari leher

  • Gigi runcing tajam dan keempat tungkai sama panjang

    Contoh spesies:

  • Galeophitecussp. ; pemakan daun dan buah-buahan di asia tenggara

  • Kubung (Galeopterusvariegatus)


10 ordo marsupialia berkantong

10. Ordo marsupialia (berkantong)

  • Memiliki marsupium (kantong)

  • Memilki sepasang uterus dan sepasang vagina

  • Marsupium juga di gunakan untuk perlindungan

    Contoh spesies:

  • Kuskus (Phalangersp.)

  • Kanguru (Macropussp.)

  • Wombat (Phascolomissp.)

  • Opossum (Didelpiamarsupialis)

  • Koala (Pascolarctossp.)


Kingdom animalia

Kanguru (Macropussp.)

Koala (Pascolarctossp.)

Wombat (Phascolomissp.)

Opossum (Didelpiamarsupialis)

Kuskus (Phalangersp.)


11 ordo proboscidea berprobosis

11. Ordo proboscidea (berprobosis)

  • Probosis (modifikasi hidung menadi belalai) dengan dua lubang hidung

  • Tubuh besar, kepala besar, leher pendek dan telingalebar

  • Memiliki gigi seri atas (gading)

  • Kaki lurus seperti tiang dan menapak pada jari-jari

  • Hidup berkoloni

    Contoh spesies:

Gajah sumatra (Elephasmaximus)


12 ordo pinnipedia

12. Ordo pinnipedia

  • Termasuk carnivor yang tidak terdapat di indonesia

    Contoh spesies:

Anjing laut (Phocapitulina)

Singa laut (Zalopussp.)

Gajah laut (Miroungasp.)


13 ordo pholidota bersisik tak bergigi

13. Ordo pholidota (bersisik, tak bergigi)

  • Umumnya tak bergigi dan tak memiliki klavikula

  • Tubuh di lindungi sisik yang merupakan modifikasi dari tanduk

  • Makanan berupa semut, anai-anai yang di tangkap dengan lidah panjang yang dapat dijulurkan

  • Ekor dapat digunakan untuk berpegangan

    Contoh spesies:

Trenggiling (Manisjavanica)


14 ordo perissodactyla berjari ganjil

14. Ordo perissodactyla (berjari ganjil)

  • Telapak kaki berjari ganjil, di bungkus kuku dari zat tanduk

  • Tidak bertanduk, lambung sederhana tidak memiliki kandung kemih

    Contoh spesies:

Keledai (Equusasinus)

Kuda (Equuscoballus)


15 ordo artiodactyla berkuku genap

15. Ordo artiodactyla (berkuku genap)

  • Digolongkan menjadi dua, yaitu: ruminansia dan nonruminansia

  • Ruminansia adalah mamalia memamahbiak

  • Kaki panjang berjari genap, umumnya bertanduk dan tidak bertaring

  • Lambung terbagi 4 ruangan: rumen, retikulum, omasum dan abomasum

    Contoh spesies:

  • banteng (Bos sondaicus)

  • Bison (Bisonbison)

  • Kijang (Cervusunicolorequinus)

  • Kancil ( Tragulussp.)


16 ordo primata

16. Ordo primata

  • Pada umumnya setiap melahirkan satu anak

  • Tangan dan kaki berjari lima, berkuku, dan dapat untuk memegang

    Contoh spesies:

Kukang (Nycticebuscoucang)

Orang utan (Pongo satyrus)


Peranan mamalia bagi kehidupan manusia

Peranan mamalia bagi kehidupan manusia

  • Sumber protein hewani, misalnya daging sapi

  • Diambil susunya, misalkan susu sapi

  • Sebagai bahan pakaian dari kulit misalkan domba

  • Sumber bahan bakar, misalkan minyak dari lemak paus

  • Dilatih untuk penjaga rumah, misalkan anjing


Kingdom animalia

  • Membantu penyelidikan, misalkan anjing pelacak

  • Untuk pertunjukan, misalkan sepakbola gajah

  • Di bidang sains di jadikan bahan praktikum

  • Memberantas nyamuk, misalkan kelelawar

  • Untuk kerajinan tangan dari tulang, kulit dan tanduk

  • Untuk berburu, misalkan anjing

  • Untuk transportasi, misalkan kuda


Sumber

Sumber

  • Campbell, N.A., Reece, J.B, dan Mitchel. L.G. 2004. Biologi. Edisi Kelima, Jilid 3. Penerbit Erlangga : Jakarta

  • www.slideshare.net/.../bahan-ajar-1-filum-porifera-coelenterata-platyhel...‎

  • http://www.slideshare.net/oktalumakeki9/kingdom-animalia-19094182


Kingdom animalia

Thank you

See you Again


  • Login