Kota sehat berawal dari lingkungan yang sehat
Download
1 / 31

KOTA SEHAT BERAWAL DARI LINGKUNGAN YANG SEHAT - PowerPoint PPT Presentation


  • 592 Views
  • Uploaded on

KOTA SEHAT BERAWAL DARI LINGKUNGAN YANG SEHAT. Pengertian kota / kabupaten sehat sendiri adalah suatu kondisi kota atau kabupaten yang bersih , nyaman , aman , dan sehat untuk dihuni penduduk.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' KOTA SEHAT BERAWAL DARI LINGKUNGAN YANG SEHAT' - bonner


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Kota sehat berawal dari lingkungan yang sehat

KOTA SEHATBERAWAL DARI LINGKUNGAN YANG SEHAT


Pengertiankota/kabupatensehatsendiriadalahsuatukondisikotaataukabupaten yang bersih, nyaman, aman, dansehatuntukdihunipenduduk.

Terselenggaranyapenerapanbeberapatatanandankegiatan yang terintegrasi yang disepakatiolehmasyarakatdanpemerintahdaerahnya,

Tatanandisiniadalahsasaran yang akandicapaiolehkotaataukabupatentersebutsesuaidenganpotensidanpermasalahanpadamasing-masingkecamatandikabupatenataukotatersebut

(PeraturanBersamaMenteriDalamNegeridanMenteriKesehatannomor 34 tahun 2005 dannomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005 tentangPenyelenggaraanKabupaten/Kota Sehat)


Bahwa konsepnya tidak hanya kondisi pelayanan kesehatan dan kondisi masyarakatnya yang selalu sehat saja, tetapi lebih luas lagi, yaitu kepada faktor pendukung kesehatan seperti lingkungan.


WHO memperkirakan, lebih 3 juta penduduk di dunia hidup di perkotaan. Di tahun 2007, laju pertambahan populasi penduduk perkotaan melampaui 50% dan proporsi ini akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang. Diproyeksikan pada tahun 2030, enam dari sepuluh orang akan menjadi penghuni daerah perkotaan dan akan meningkat menjadi tujuh dari sepuluh orang di tahun 2050.


Di Indonesia, pada tahun 2009, lebih dari 43% penduduk tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti penyediaan air minum, sanitasi, kepadatan lalu lintas, pencemaran udara, perumahan yang tidak sehat, kriminalitas dan penggunaan minuman keras dan obat-obat terlarang.


Masalah tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

Air Bersih


SAMPAH tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti


Masalah tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti Sanitasi


KEPADATAN LALU LINTAS tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

DAN

POLUSI UDARA


Permasalahan lingkungan
Permasalahan lingkungan tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

  • Sampah

  • Limbah

  • Air

  • Udara

  • Volume semakin meningkat

  • Nimby

  • Belum ada pengolahan

  • Jarak dengan sumber air

  • Kualitas

  • Kuantitas

  • Kualitas


PERMASALAHAN UMUM tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

  • Timbulan sampah semakin besar

  • Perhatian/prioritas kurang

  • Paradigma pengelolaan tidak sesuai

  • Manajemen belum memadai

  • Peran masyarakat belum dibangun

Widhi’02


Merubah tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti paradigmapengelolaansampah

Paradigma Lama

Paradigma Baru

Pengelolaan dengan metoda 3R

Menaruh sampah

  • Kumpul – angkut - buang

  • Membuang sampah


PARADIGMA LAMA tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

KUMPUL

BUANG

ANGKUT

Makin besar sampah  makin besar kebutuhan biaya


Sampah organik basah

PEMILAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

Sampah Organik (basah)

Sampah Anorganik (kering)

Plastik Kertas Kaca/Logam

Sumber Sampah di Rumah Tangga

Komposter Rumah Tangga


Solusi penanganan limbah cair rumah tangga

SOLUSI PENANGANAN LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

Perbaikan septik tank pribadi

Membuat Septik tank bersama

IPAL bersama

Menyambung ke SAL


individual tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

Setempat

On site

komunal

Sanitasi

Terpusat

Off site

Sawerage

system


PETA JARINGAN LIMBAH TERPUSAT tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti


Contoh ipal komunal
CONTOH IPAL KOMUNAL tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

IPAL Komunal RT 54 Muja-muju

IPAL Komunal RW 8 Cokrodiningratan


Solusi penanganan air
SOLUSI PENANGANAN AIR tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

  • MENGEMBALIKAN FUNGSI DRAINASE :

    • laranganmembuanglimbahkeSaluran

  • MENAMBAH MEDIA PERESAPAN:

    • Resapan air hujan

    • Menanamtanamankeras

  • PROKASIH (Progam Kali Bersih)

    • laranganmembuanglimbahke Sungai

    • Ajakanuntukmencintaisungai


Menambah media resapan air hujan dengan biopori lubang tabung air
MENAMBAH MEDIA RESAPAN AIR HUJAN DENGAN BIOPORI tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti (LUBANG TABUNG AIR)


U dara
U tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti dara

  • Uji emisi

  • Rekayasa lalu lintas

  • Menanam pohon

  • Sepeda untuk trasportasi jarak dekat


Uji emisi
UJI EMISI tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

Uji Emisi Kendaraan Milik pemerintah

Uji Emisi Kendaraan Pribadi


Rekayasa transportasi
REKAYASA tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti TRANSPORTASI

  • Penataan Rute

  • Penataan Simpang

  • Reformasi Angkutan Publik

  • Penyediaan Terminal Penumpang dan Angkutan Barang


Bumi semakin panas

ayo tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti

BUMI SEMAKIN PANAS

Menanam pohon

Mengolah sampah

JANGAN CUMA KIPAS KIPAS

Menggunakan sepeda

Menghemat air dan listrik


Pertanyaan saran dapat disampaikan melalui email
Pertanyaan & Saran tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 akan meningkat menjadi 60%. Akibatnya pemerintah kota akan menghadapi tantangan besar seperti dapat disampaikan melalui email

[email protected]


ad