Industri dalam pembangunan
Download
1 / 7

INDUSTRI DALAM PEMBANGUNAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 180 Views
  • Uploaded on

INDUSTRI DALAM PEMBANGUNAN. PERBEDAAN INDUSTRI DI NEGARA MAJU DAN SEDANG BERKEMBANG Pengaruh Faktor Internasional 1. Tingkat seluruh aktivitas ekonomi (pasar dunia dan proteksinya) 2. Keberadaan modal untuk investasi 3. Pengaruh perubahan teknologi

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' INDUSTRI DALAM PEMBANGUNAN' - biana


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

PERBEDAAN INDUSTRI DI NEGARA MAJU DAN SEDANG BERKEMBANG

  • Pengaruh Faktor Internasional

    1. Tingkat seluruh aktivitas ekonomi (pasar dunia dan proteksinya)

    2. Keberadaan modal untuk investasi

    3. Pengaruh perubahan teknologi

    4. Perubahan organisasi pada perusahaan industri manufaktur dari just in

    case ke just in time

    PERTUMBUHAN PERDAGANGAN DUNIA DAN INDUSTRI

  • Sistem Bretton Word : dollar memegang peranan penting untuk menghindari ketidakstabilan moneter internasional

  • GATT (General Agreement on Tarif and Trade)

    - untuk meliberalisasi sistem perdagangan dunia lewat penurunan tarif

    - khusus tekstil ada Multifibre Agreement

  • Setelah OPEC ada proteksi jenis baru

    - Voluntary Expor Restraint (perjanjian yang memaksa suatu negara untuk membatasi ekspor)

    - Orderly marketing Agreements (kesepakatan di mana negara pengekspor secara sukarela membatasi ekspor ke negara lain

    - Escape Clause (suatu negara melakukan tindakan balasan terhadap negara lain karena perdagangan internasional yang merugikan


PERGESERAN GEOGRAFIS INDUSTRI

Teori Pembagian Kerja Internasional

“Negara industri memproduksi barang industri, sedang negara pinggiran pensupply barang mentah dan pasar industri negara maju”

  • Negara sedang berkembang industrinya masih rendah penyebabnya :

  • Populasi kecil

  • Daya beli rendah

  • Padat karya

  • SDM

  • Infrastruktur


BLOK-BLOK REGIONAL

  • AFTA, NAFTA, MEE dll :darifree trade area/custom union menjadi common

    market yaitu tidak hanya hambatan perdagangan antar anggota dihilangkan tetapi

    kebijakan untuk non anggota seragam dan faktor produksi diberi keleluasaan antar

    anggota

    GLOBALISASI PRODUKSI

    Seperti dilakukan perusahaan transnasional dalam mengntrol aktivitas industrinya di

    berbagai negara dengan melakukan Interpenetrasi pasar dan subkontrak internasional

    TRANS NATIONAL CORPORATION (TNC) DAN INVESTASI ASING

  • Pertama bergerak di bidang pertanian dan pertambangan bergerak ke manufaktur

  • Memproduksi di negara sedang berkembang kemudian mengekspor ke negara maju

    dibantu BONDED ZONE yaitu daerah di mana barang dari negara lain masuk tidak

    dikenakan biaya apabila barang itu untuk tujuan ekspor


Fungsi TNC :

  • Mengendalikan aktivitas ekonomi di lebih satu

    negara

  • Memanfaatkan perbedaan geografis antarnegara

    dan daerah khusus dari segi endowment (kebij.

    pemerintah)

  • Memindahkan sumber daya manusia, operasi lintas

    lokasi dalam skala global

    BENTUK-BENTUK INVESTASI ASING

  • Investasi langsung

  • Joint venture

  • Lisensi

  • Waralaba (Franchise)

  • Kontrak manajemen

    DAMPAK : Internasionalisasi Proses produksi

  • Tidak hanya proses produksi

  • Tenaga kerja


Perubahan teknologi dan proses kerja

PRODUKSI MASSAL (JUST IN CASE)

Ukuran pabrik besar

Mesin dan teknologi terspesialisasi

Tenaga kerja berwawasan sempit spesialisasinya

Pembuat konsep perusahaan terpisah dari pelaksana

Manajemen bersifat hirarki dan formal

Volume output tinggi

Standar produksi terbatas

Strategi berusaha mengontrol pasar

Lembaga kerja tersentral - multinasional

Kesimpulan :

Perusahaan persediaan harus besar untuk berjaga-jaga bila ada permintaan maka perlu modal besar

SPESIALISASI FLEKSIBEL (JUST IN TIME)

Perusahaan kecil ke besar

Mesin teknologi umum

Tenaga kerja berwawasan luas spesialisanya

Konsep terintegrasi pelaksanaan

Ketrampilan luas dan tugas bervariasi

Manajemen hirarki datar dan informal

Output bervariasi sesuai pesanan

Lembaga kerja terdesentralisasi lokal mengarah kompetisi kerjasama

Kesimpulan :

Perusahaan persediaan minim, mengatur pemasok secara harian atau waktu ditetapkan maka modal tidak terlalu besar

PERUBAHAN TEKNOLOGI DAN PROSES KERJA


MUNCUL PEMBAGIAN KERJA INTERNASIONAL BARU

  • Strategi promosi ekspor negara sedang berkembang

  • Relokasi industri dari negara maju ke negara sedang berkembang

  • Kemajan transportasi dan komunikasi


ad