1 / 48

JARINGAN SEDERHANA

JARINGAN SEDERHANA. Dosen : Dra. Thin Soedarti, CESA Biologi – Universitas Airlangga. TIK : Mampu menjelaskan bentuk, susunan, struktur dan isi sel parenkim, kolenkim dan sklerenkim. Jaringan tumbuhan diklasifikasikan atas dasar : posisinya dlm tumbuhan tipe sel penyusun fungsi

betty
Download Presentation

JARINGAN SEDERHANA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. JARINGAN SEDERHANA Dosen : Dra. Thin Soedarti, CESA Biologi – Universitas Airlangga Anatomi Tumbuhan - Thin S

  2. TIK : Mampu menjelaskan bentuk, susunan, struktur dan isi sel parenkim, kolenkim dan sklerenkim. Jaringan tumbuhan diklasifikasikan atas dasar : • posisinya dlm tumbuhan • tipe sel penyusun • fungsi • cara dan tempat asal-usul • tingkat perkembangan jaringan Anatomi Tumbuhan - Thin S

  3. Berdasarkan jumlah tipe sel penyusun : 1. Jaringan sederhana, • homogen • terdiri atas 1 tipe sel • contoh: parenkim, kolenkim dan sklerenkim 2. Jaringan kompleks, • heterogen • terdiri atas 2 tipe sel atau lebih • contoh : xilem, floem, epidermis Anatomi Tumbuhan - Thin S

  4. 1. PARENKIM • Disebut juga jaringan dasar karena merupakan jaringan penyusun sebagian besar organ tumbuhan. • Tersusun oleh sel-sel yg tidak memp. tugas khusus krn hanya mengalami dif. sederhana. • Meristematik • Jaringan yang tersusun oleh sel-sel parenkim: • empulur • korteks batang dan akar • mesofil daun • endosperm biji • daging buah • jaringan empulur • jaringan yang terdapat di antara berkas xylem dan floem (baik primer maupun sekunder) Anatomi Tumbuhan - Thin S

  5. Asal parenkim : • pada tubuh primer : dari meristem dasar (meristem apikal batang atau akar, meristem marginal daun) • pada jar. pembuluh : dari prokambium • pada tubuh sekunder : dari kambium pembuluh dan kambium gabus (felogen) Anatomi Tumbuhan - Thin S

  6. Bentuk dan susunan sel parenkim • kebanyakan isodiametris atau poliedris (polihedron) • memanjang • benang (tidak teratur) dengan banyak ruang antar sel • bercuping • lipatan dan tonjolan ke dalam (parenkim lipatan) • Beruang antar sel besar disebut aerenkim (parenkim penyimpan air) • Bercabang-cabang, disebut parenkim bintang ( aktinenkim) • terdapat ruang antar sel (terjadi secara skizogen maupun lisigen) • terdapat aerenkima → pd tumb yg jenuh air & akuatik Anatomi Tumbuhan - Thin S

  7. Struktur dan isi sel parenkim • Umumnya selnya berdinding tipis • Ada yg tebal → endosperm kurma dan kopi . Tetapi masih merupakan dinding primer yg tersusun o/ selulose+hemiselulos • Tempatutama berlangsungnya aktivitas penting: fotosintesa, asimilasi, respirasi, penimbunan zat2 makanan cadangan, sekresi, ekskresi => tergantung pada protoplas penyusunnya. • Struktur sel parenkim beragam berdasarkan fungsinya : * u/ fotosintesa : klorenkim * u/ transport bhn makanan * u/ regenerasi * tempat menyimpan cadangan makanan * menyimpan air : tumbuhan sukulen • Klorenkim terdapat di daun, perifer batang muda, korteks juga di empulur • Parenkim palisade = parenkim asimilasi • Parenkim yang tidak melakukan proses fotosistesis berisi leukoplas • Kadang dinding sel parenkim mengalami lignifikasi seperti pada xilem sekunder Anatomi Tumbuhan - Thin S

  8. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  9. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  10. Aerenkim petiolus Zantedeschia Aerenkimdaun Canna Parenkim endosperm Secale Persimmon Anatomi Tumbuhan - Thin S

  11. Di antara jaringan parenkim kadang-kadang terdapat idioblas (mis: sel/jar. rekresi, sekresi dan ekskresi) • -rekresi : sel yang berisi kristal Ca-oksalat, sistolit, hidatoda dll. • -sekresi : sel yang berisi nektaria (kelenjar madu), sel lendir dsb. • -ekskresi : sel getah, sel minyak, sel hars dll. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  12. KOLENKIM • Merupakan jar mekanik yg bertugas menyokong tumb yg sedang tumbuh • berasal dr sel memanjang spt prokambium & berkembang dlm stadium awal perkembangan (promeristem) • Terdiri atas sel-sel hidup dan mempunyai dd yg menebal tidak rata • Dpt juga berlignin dan tebal => dd selnya dpt mjd tipis lagi & sel bersifat meristematik • Bersifat plastis (sel dewasa < plastis) dan regangannya irreversibel • Mengandung kloroplas Anatomi Tumbuhan - Thin S

  13. 2.1. Lokasi Kolenkim pd Tumbuhan - terdpt di batang, daun, bunga, buah dan akar - biasanya dibentuk tepat di bawah epidermis - pd batang : silinder pembuluh/jalur2 membujur - pd daun : di salah satu/dua sisi tulang daun & pinggir daun Anatomi Tumbuhan - Thin S

  14. 2.2. Struktur & Susunan Sel Kolenkim ukuran dan bentuk sel beragam dapat berupa prisma pendek atau panjang spt serat ~> tidak terdapat bentuk peralihan Anatomi Tumbuhan - Thin S

  15. Menurut penebalan dindingnya, dibedakan 3 jenis : Lamelar : Sambucus Angular : Cucurbita • Duchaigne (1955) Anular : Nerium oleander Lacunar : Lactuca

  16. 2.3. Struktur dan Fungsi • teradaptasi u/ menyokong batang dan daun yg sedang tumbuh • Kolenkim dewasa bersifat kurang lentur, lebih keras & lebih rapuh • pd tanaman tua, dinding sel mengeras atau berlignin serta dpt berubah mjd sel sklerenkim • penebalan dg intususepsi mikrofibril selulosa menjadi dd sel Anatomi Tumbuhan - Thin S

  17. SKLERENKIM -Merupakan jar yg tjd dr sel-sel dg penebalan dd sekunder yg dpt berlignin atau tdk -Fungsi utama sbg penyokong dan pelindung -Bersifat elastis -Dapat berbeda : bentuk, struktur, asal dan perkembangannya -Dijumpai bentuk-bentuk transisi -Terdiri atas serat dan sklereid Sklereid : dibentuk dr sel parenkim yg dindingnya mengalami penebalan Serat : berkembang dr sel meristematik, jadi telah ditentukan asalnya Anatomi Tumbuhan - Thin S

  18. 3.1. Serat • terdapat di bbg tempat dlm tubuh tumb • dpt ditemukan dlm bentuk tunggal & berkas, jalinan atau silinder berongga • berdasarkan letaknya dpt dibedakan 1. serat xiler (xilem) 2. serat ekstraxiler (luar xilem) a.d.1. serat xilem - bag. Jar. pembuluh ~> dr prokambium - bentuk bervariasi -ada 2 tipe utama : berdasarkan tebal dd, tipe dan jumlah noktah # serat libriform # serat trakeid Anatomi Tumbuhan - Thin S

  19. Pada xilem sekunder dikotil terdapat tipe serat gelatin (lapisan G)/serat lendir, yg mengandung banyak -selulosa & miskin lignin ~> menyerap air • a.d.2. Serat ekstra xilem - terdapat diluar xilem - pada monokotil berbentuk seludang - pada bantang memanjat, ditemukan pd bagian korteks paling dlm, serta tepi dlm silinder pusat ~> serat perisikel - serat bersekat ~> pd xilem & floem Vitis, kaya protoplas Anatomi Tumbuhan - Thin S

  20. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  21. 3.2. Sklereid • Terbentuk di berbagai tempat yg berbeda sbg kumpulan sel yg padat • contoh : tempurung kelapa, kulit kenari • sering terdapat sbg idioblas * Idioblas : sel yg memiliki isi yg berbeda dr sel sekitarnya • Tschirch (1889) membagi sklereid menjadi 4: (1) Brakisklereid/sel batu -bentuk isodiametrik - pd floem kulit kayu pohon, daging buah tertentu (2) Makrosklereid - sklereid bentuk tongkat - membentuk lapisan kontinyu dlm testa biji Leguminosae (3) Osteosklereid - kumparan/tulang, ujung membesar, bercuping & kadang bercabang - dlm kulit biji & daun dikotil tertentu (4) Asterosklereid - bentuk bintang & bercabang banyak, dalam organ daun (5) Trikosklereid (Bloch, 1946) : btk memanjang, spt rambut Anatomi Tumbuhan - Thin S

  22. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  23. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  24. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  25. Secara ontogeni, serat berkembang dari meristem yg berbeda (kambium, prokambium, meristem, dasar, atau protoderm). • - Pertumbuhan serat pd tubuh primer dan tubuh sekunder berbeda. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  26. EPIDERMIS DAN DERIVATNYA -Lapisan terluar dari daun, bagian bunga, buah, biji, batang dan akar sebelum mengalami penebalan sekunder -Lokasi : di seluruh organ tumbuhan yg tdk mengalami penebalan sekunder -Berdasarkan fungsi dan bentuk, sel epidermis tidaklah sama~> rambut, sel penjaga stomata, dan sel spesifik lainnya. -Pada spermatofita terbagi atas: 1.epidermis uniseriata 2.epidermis multiseriata Anatomi Tumbuhan - Thin S

  27. Bentuk : ukuran + susunan seragam, tersusun rapat ~ membentuk lapisan yg kompak tanpa ruang interselular. • Pada beberapa epidermis daun dan daun mahkota berpapil yg fungsinya u/ membatasi pemusatan cahaya bg tumb yg hidup di bawah naungan. • Tebal dd sel epidermis bervariasi, ada yg • berdinding tipis, ada yg berdinding tebal pd bag periklinal luar & dlm dp dd antiklinalnya. • Sel epidermis daun konifer, berdinding tebal + berlignin • Pada tumb yg mempunyai akar udara (anggrek) mempunyai jaringan khusus yg disebut velamen (epidermis dua lapis) Anatomi Tumbuhan - Thin S

  28. Senyawa dalam jaringan epidermis Terdapat antara lain kutin, lilin, garam, lignin, getah Kutin merupakan suatu senyawa berlemak yang biasanya terdapat pada dinding sel epidermis. Tumbuhan yang hidup di daerah kering, biasanya mempunyai kutikula lebih tebal. Lapisan kutikula dibentuk dengan menempatkan kutin di antara mikroserabut selulosa lapisan dinding paling luar, tempat terdapatnya pektin dan hemiselulosa penimbunan garam dalam bentuk kristal, misalnya dalam Tamarix, Plumbago capensis Penimbunan garam dalam bentuk silika ditemukan Anatomi Tumbuhan - Thin S

  29. Senyawa dalam jaringan epidermis Dalam dinding sel epidermis dari kebanyakan tumbuhan misalnya Equisetum, Gramineae, Cyperaceae, Palmae, dan spesies tertentu dari Moraceae, Aristolochiaceae, dan Magnoliaceae Lignin jarang ditemukan pada dinding sel epidermis. Dinding sel epidermis yang berlignin terdapat pada daun Cycadaceae, Conifer, rimpang Gramineae, pada Laurus nobilis dan Nerium oleander Dinding sel epidermis yang ebrgetah pada dikotil tertentu misalnya Moraceae, Malvaceae, Rhamnaceae, Thymelaceae, dan Euphorbiaceae Anatomi Tumbuhan - Thin S

  30. Senyawa dalam jaringan epidermis Pada kelenjar madu, sel epidermis juga bergetah pada waktu sekresi nektar Sel epidermis biasanya mempunyai banyak vakuola Pada daun Eucalyptus paperana hanya mempunyai sedikit vakuola kecil Kloroplas ditemukan pada Pteridophyta, Hydrophyta, dan tumbuhan yang hidup di tempat teduh Antosianin terdapat dalam vakuola sel epidermis petala dari beberapa bunga, pada daun Zebrina pendula, pada batang dan tangkai Ricinus Kristal terdapat dalam protoplas sel epidermis Anatomi Tumbuhan - Thin S

  31. DERIVAT EPIDERMIS • A.STOMATA • -Etimologi Stoma = lubang / porus (Yunani) • -Stomata : porus / lubang-lubang yg terdapat pd epidermis yg dibatasi oleh dua buah sel penutup/ sel penjaga (guard cells). • -Guard cells : sel-sel epidermis yg telah mengalami kejadian perubahan bentuk dan fungsi. • -Guard cells dpt mengatur besarnya lubang yg ada diantaranya. • -Lokasi stomata : pd umumnya terdapat pd bagian tumbuhan yg berwarna hijau (terutama daun), pd bag tumb yg berhub dg udara (daun, batang, & rizoma), dan juga terdapat pd daun mahkota, tangkai sari, daun buah dan biji tp tdk berfungsi. • -Sebaran stomata bervariasi : tersebar tidak teratur (daun yg pertulangannya menjala), atau tersusun dl barisan yg sejajar (daun yg pertulangannya sejajar) Anatomi Tumbuhan - Thin S

  32. -Stomata tdr dr beberapa bagian : (a)sel penutup/sel penjaga (guard cells) (b)celah (porus/aperture) (c)sel tetangga -Sel penutup tdr sepasang sel yg dd selnya mempunyai ketebalan yg berbeda-beda. Macam dd sel pd sel penutup : a.dd perut : dd sel yg berbatasan dg celahnya b.dd punggung : dd yg berbatasan yg letaknya berlawanan dg dd perut c.dd luar : dd yg berbatasan dg udara luar d.dd dalam : dd yg letaknya berlawanan dg dd luar -Berdasarkan hubungan ontogeni antara sel penjaga & sel tetangga, stomata dibagi menjadi tiga tipe : a.stomata mesogen, sel tetangga & sel penjaga asalnya sama b.stomata perigen, sel tetangga berkembang dr sel protoderm c. stomata mesoperigen Anatomi Tumbuhan - Thin S

  33. Secara morfologi, ada 4 tipe utama stomata, dan 1 tipe tambahan pd dikotiledon berdasarkan susunan sel epidermis yg berdekatan dg sel penjaga (Metcalfe dan Chalk, 1950) : • Anomositik (Ranunculaceous): sel penjaga dikelilingi oleh sejumlah sel tertentu yg tdk berbeda dg sel epidermis yg lain dlm bentuk maupun ukuran • Anisositik (Cruciferous): setiap sel penjaga dikelilingi oleh tiga sel tetangga yg ukurannya tidak sama • Diasitik (Caryophyllaceous): sel penjaga dikelilingi oleh dua sel tetangga dg posisi tegak lurus thd sel penjaga • Parasitik (Rubiaceous): sel tetangga sejajar/pararel sepanjang sumbu sel penjaga • Aktinositik: sel penjaga dikelilingi oleh lingkaran sel yg menyebar dlm radius Anatomi Tumbuhan - Thin S

  34. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  35. Tipe stomata pada monokotiledon (Stebbin dan Kush,1961): • Sel penjaga dikelilingi oleh empat sampai enam sel tetangga • Sel penjaga dikelilingi oleh empat sampai enam sel tetangga, yang dua bentuknya bundar, lebih kecil dan terdapat di ujung sel penjaga (Rhoeo, Commelina) • Sel penjaga diadampingi dua sel tetangga yg sejajar dg satunya setiap sisi (Poaceae) • Tidak mempunyai sel tetangga (Allium) Anatomi Tumbuhan - Thin S

  36. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  37. Tipe stomata berdasarkan letak sel penutup: • stoma phaneropore: letak sel penutupnya pd permukaan daun (pd hidrofita), epidermisnya tdk mempunyai kutikula • stoma kriptopore: letak sel penutup jauh dipermukaan (xerofita), untuk mengurangi penguapan Tipe stomata berdasarkan letak penebalan pd sel penutup • Amaryllidaceae, bentuk sel penutup spt ginjal,dd perut lebih tebal dan dd atas & dd bawah mempunyai penebalan kutikula • Bentuk sel penutup spt ginjal, dd sel penutup, dd perut tipis, ttp dd atas & dd bawah lebih tebal • Gramineae: bentuk sel penutup spt halter, dd sel penutup bag tengahnya tebal & ujung dd selnya tipis, sedangkan dd atas & bawahnya tebal • Mnium: sel penutup spt ginjal, dd perutnya tipis, dd lainnya ada yg tipis & ada pula yg tebal Anatomi Tumbuhan - Thin S

  38. B. TRIKOMA atau Rambut -Trikoma: semua tambahan uniselular maupun multiselular pd epidermis -Struktur : lebih masif spt kutil, beberapa struktur sekresi, daun duri, yg tdr atas jar epidermis maupun subepidermis (emergensi) -Fungsi trikoma: • memperbesar fungsi epidermis sbg jar pelindung, terutama mencegah penguapan yg berlebihan • sbg alat pengisap air & garam-garam tanah • membantu penyebaran biji serta pengisapan air dan memungkinkan biji-biji itu tumbuh • sbg pelindung tumb dr gangguan luar • sbg alat penerus rangsangan dr luar • sbg alat sekresi Anatomi Tumbuhan - Thin S

  39. Trikoma berdasarkan ada tidaknya kelenjar, dibedakan : A. Trikoma non glandular • Rambut yg uniselular sederhana atau multiselluler uniseriat yang tidak memipih, (Lauraceae, Moraceae) • Rambut squamiform (bentuk sisik) yang multiseluler & memipih secara nyata sekali, tdk bertangkai. Jika bertangkai -btk perisai (pelatata) • Rambut multiseluler bentuk bintang (stelata) (Styrax), tempat lilin bercabang (kandelabrum) (Platanus) • Rambut kasar, trikoma multiseriat, pangkalnya terdapat dua atau lebih deretan sel yg berdampingan Anatomi Tumbuhan - Thin S

  40. B. Trikoma glandular • Trikoma hidatoda trikoma ini mensekresi larutan berisi senyawa organik dan anorganik. Terdapat pada daun muda dan batang Cicer arietinum yang terdiri tangkai uniseriata dan kepala oval yang multisel • trikoma sekresi garam ada 2 macam bentuk yaitu seperti gelembung yang terdiri sel kelenjar dengan ujung besar tangkai sempit terdiri 1 / lebih sel dan sebuah sel basal dan beberapa • trikoma sekresi nektar • trikoma sekresi terpentin ( minyak ) terdiri atas sebuah sel basal, tangkai uniserata yang terdiri atas satu atau beberapa sel panjag, dan kepala kelenjar Anatomi Tumbuhan - Thin S

  41. B. Trikoma glandular • trikoma sekresi lendir polisakarida • Kolatera terdapat tunas. Menghasilkan senyawa lengket yang campuran dari terpena dan lendir • Rambut gatal pada urtica Anatomi Tumbuhan - Thin S

  42. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  43. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  44. C. SEL BULLIFORM / KIPAS • Terdapat pd monokotiledon (kecuali Helobiae) • Bentuk : spt gelembung • Lokasi : pd permukaan daun secara menyeluruh atau terbatas hanya pd bag yg melekuk di antara tulang daun • Mengandung banyak air, dan tanpa atau hampir tidak mengandung klorofil Fungsi : berkaitan dg proses pembukaan gulungan daun spt yang terdapat pada tunas Anatomi Tumbuhan - Thin S

  45. Anatomi Tumbuhan - Thin S

  46. C. Litosit • Sel yang dindingnya mengalami penebalan secara sentripetal • Penebalan disebut sistolit • Sel sekretori yg mengandung enzim mirosin • Memberi warna merah pd uji Millon • Warna jingga dg larutan orsein & konsentrat asam hidroklorik • Dapat dijumpai pada Acanthaceae, Moraceae, Urticaceae, dan Cucurbitaceae. Ex : daun karet Anatomi Tumbuhan - Thin S

More Related