1 / 31

EKOTOKSIKOLOGI LAUT

EKOTOKSIKOLOGI LAUT. PENDAHULUAN. WAHYU ANDY NUGRAHA, ST, MSc. SELASA Jam 08.50-10.30. PERATURAN IKUT PERKULIAHAN. Datang tepat waktu. Toleransi hanya diberikan 10 menit. Memakai Pakaian berkerah. Boleh kemeja atau kaos. Memakai Sepatu.

barid
Download Presentation

EKOTOKSIKOLOGI LAUT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. EKOTOKSIKOLOGI LAUT PENDAHULUAN WAHYU ANDY NUGRAHA, ST, MSc SELASA Jam 08.50-10.30

  2. PERATURAN IKUT PERKULIAHAN • Datang tepat waktu. Toleransi hanya diberikan 10 menit. • Memakai Pakaian berkerah. Boleh kemeja atau kaos. • Memakai Sepatu. Jika ketahuan tidak memakai pakaian berkerah dan bersepatu, maka akan dikeluarkan dan absensi tidak dihitung.

  3. EKOTOKSIKOLOGI LAUT KONTRAK KULIAH

  4. MANFAAT MATA KULIAH • Ekotoksikologi laut memberi pemahaman tentang sumber, sifat-sifat serta pengaruh bahan-bahan toksik terhadap biota laut melalui pendekatan tentang absorpsi, distribusi, ekskresi, biotransformasi, metabolisme serta transformasi kimia dan fisika. • Oleh sebab itu, mata kuliah ini ditawarkan untuk membantu Anda dalam memperoleh pengetahuan aspek-aspek kehidupan dan ancaman terhadap kehidupan laut dari berbagai bahan toksik.

  5. DESKRIPSI • Ekotoksikologi laut merupakan mata kuliah wajib di jurusan ilmu kelautan. • Mata kuliah ini mempelajari tentang ekotoksikologi organisme, populasi, komunitas serta ekosistem.

  6. Tujuan Instruksional Umum • Melalui mata kuliah ekotoksikologi laut ini mahasiswa akan mampu menganalisa tingkat toksisitas bahan terhadap biota laut

  7. Tujuan Instruksional Khusus • Mahasiswa akan dapat menyebutkan TIU, TIK, pokok bahasan dan sub pokok bahasan, evaluasi, tugas, daftar pustaka, mata kuliah ekotoksikologi • Mahasiswa akan dapat menjelaskan definisi dan membahas toksikologi organisme, Populasi, komunitas dan ekosistem • Mahasiswa akan dapat menjelaskan dan membahas sumber bahan toksik dan efeknya • Mahasiswa akan dapat menghitung dan mengukur efek toksiksitas • Mahasiswa akan dapat menjelaskan dan membahas mengenai isu-isu khusus dalam ekotoksikologi

  8. TIU : Melalui mata kuliah ecotoksikologi mahasiswa akan mampu menganalisa tingkat toksisitas Perhitungan dan pengukuran efek toksiksitas Sumber bahan toksik dan efeknya Isu Khusus Ekotoksikologi ekosistem Ekotoksikologi komunitas Ekotoksikologi Populasi Ekotoksikologi organisme Definisi arti penting ekotoksikologi Organisasi Materi

  9. STRATEGI PERKULIAHAN a. Ceramah pada semua pertemuan b. Tanya Jawab pada semua pertemuan c. Diskusi pada semua pertemuan d. Tugas e. Praktikum

  10. REFERENSI David J. Hoffman, et al., 2003. Handbook of ecotoxicology. Lewis Publishers. 1290 halaman.

  11. REFERENSI Michael C. Newmann and William H. Clement. 1996. Ecotoxicology: a comprehensive treatment. CRC Press. 852 halaman

  12. REFERENSI P.J. den Besten, M. Munawar. 2005. Ecotoxicological testing of marine and freshwater ecosystems : emerging techniques, trends, and strategies. Taylor and Francis Press. 260 halaman

  13. REFERENSI Richard T. Di Giulio and David E. Hinton. 2008. The toxicology of fishes. Taylor and Francis Press. 1079 halaman.

  14. TUGAS • Tugas yang diberikan adalah tugas perorangan • Tugas Perorangan pertama adalah berupa paper (8-10 halaman). Paper ini menjelaskan reaksi, pandangan atau pendapat pribadi Anda berdasarkan pengalaman terhadap isu-isu yang dibahas dalam diskusi perkuliahan sebelumnya. Paper ini harus diketik dengan format 2 spasi, A4, Times new roman 12. Paper dikumpulkan paling lambat pada pertemuan ke 7 • Tugas Perorangan kedua adalah berupa jurnal review. Paper ini harus diketik dengan format 2 spasi, A4, Times new roman 12. Paper dikumpulkan paling lambat pada pertemuan ke 15 (terakhir) • Keterlambatan dikenai pengurangan 5 point setiap hari.

  15. KRITERIA PENILAIAN • Penilaian dalam ujian tertulis UTS dan UAS adalah kejelasan dalam argumentasi; dalam Praktikum adalah peran aktif mahasiswa dan kerapian laporan; dalam tugas akan dinilai dari kerapian proposal, aktifitas analisa, kerapian laporan, dan performance dalam persentasi. • Penilaian akan mengacu pada mekanisme PAP

  16. PAP • Penilaian akan dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut : • Nilai Point Range Nilai A 4 ≥ 80 B+ 3.5 75 – 79.9 B 3 70 – 74.9 C+ 2.5 60 – 69.9 C 2 55 – 59.9 D+ 1.5 50 – 54.9 D 1 45 – 49.9 E 0 ≤ 44.9

  17. Bobot nilai Bobot nilai : • UTS 15% • UAS 15% • Praktikum 30% • Tugas 1 = 20% • Tugas 2 = 20%

  18. MATERI KULIAH

  19. PRAKTIKUM • Kecepatan Pembiusan ikan hias dengan menggunakan bahan alami • Lethal dan sublethal efek ikan hias dengan menggunakan bahan alami Laporan kelompok, dipresentasikan. Dikumpulkan paling lambat 2 minggu setelah praktikum. Keterlambatan dikenai pemotongan nilai 5 point setiap hari.

  20. WEBSITE • SAP dan bahan kuliah (Slide) nantinya dapat diakses melalui situs: http://kelautan.site88.net

  21. EKOTOKSIKOLOGI LAUT PENDAHULUAN

  22. PENGERTIAN • Istilah ekotoksikologi pertama kali digunakan oleh Truhaut pada tahun 1969, yang berarti ilmu tentang pengaruh bahan pencemar terhadap organisme, sampai efek ekologi bahan pencemar. • Uji toksisitas pada satu atau lebih komponen ekosistem (Chairns, 1989) Cairns, J., Jr., Will the real ecotoxicologist please stand up?, Environ. Toxicol. Chem., 8, 843, 1989.

  23. Ekotoksikologi adalah ilmu dari bahan pencemar (contaminants) di alam dan efeknya terhadap kehidupan di alam, termasuk manusia (Newman dan Unger, 2003) Newman, M.C. and Unger, M.A., Fundamentals of Ecotoxicology, CRC Press/Lewis Publishers, Boca Raton, FL, 2003.

  24. Toksikologi lingkungan VS Ekotoksikologi • Toksikologi lingkungan adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan menimbulkan pencemaran lingkungan (Cassaret, 2000) dan, • Ekotoksikologi adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik pada mahluk hidup, khususnya populasi dan komunitas termasuk ekosistem, termasuk jalan masuknya agen dan interaksi dengan lingkungan (Butler, 1978).

  25. Historical Overview: First Observations of Ecotoxic Effects of Different Classes ofEnvironmental Contaminants Source: Adapted from: Hoffman, D. J., Rattner, B. A., Burton, G. A. Jr., and Lavoie, D. R., Ecotoxicology, in Handbook of Toxicology, Derelanko, M. J., and Hollinger, M. A., Eds., CRC Press, Boca Raton, FL, 2002.

  26. JANUS1 CONTEXT • Koestler (1991) adalah orang pertama yang mendefinisikan “janus context” • Semua level organisasi biologi mempunyai dua wajah (pengertian) secara bersamaan bagi ilmuwan • Ini bisa berarti keseluruhan dari beberapa bagian dan juga bisa berarti sebagian dari keseluruhan 1Janus adalah dewa romawi, yang dipahat di pintu dengan 2 wajah menghadap ke arah yang berlawanan Koestler, A., Holons and hierarchy theory, In From Gaia to Selfish Gene. Selected Writings in the Life Sciences, Barlow, C. (ed.), MIT Press, Cambridge, MA, 1991, pp. 88–100.

  27. There is a translation problem at the core of ecotoxicology: how to translate mechanisms at one level into effects of another. This problem is not unique to ecotoxicology, but arises in studies of any hierarchical system. In such systems, processes at one level take their mechanisms from the level below and find their consequences at the level above. (Caswell 1996) Caswell, H., Demography meets ecotoxicology: Untangling the population level effects of toxic substances, In Ecotoxicology. A Hierarchical Treatment, Newman, M.C. and Jagoe, C.H. (eds.), CRC Press/Lewis Publishers, Boca Raton, FL, 1996, pp. 255–292.

  28. Ada masalah pengartian pada inti ekotoksikologi yaitu bagaimana mengartikan mekanisme dalam satu level terhadap pengaruh pada level lainnya. • Problem ini tidak terbatas pada ekotoksikologi saja, tapi terjadi dalam studi tentang semua sistem hierarki. • Pada sistem seperti itu, proses yang terjadi pada satu tingkatan, berasal dari tingkatan dibawahnya, dan berakibat pada tingkatan diatasnya.

  29. SAMPAI JUMPA DI PERTEMUAN MINGGU DEPAN

More Related