Slide1 l.jpg
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 29

ASSALAMU ‘ALAIKUM WR.WB . PowerPoint PPT Presentation


  • 169 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

ASSALAMU ‘ALAIKUM WR.WB . ARAH DAN PERSPEKTIF BARU BIMBINGAN DAN KONSELING. SYAMSU YUSUF L.N. A. JUNTIKA NURIHSAN JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. 1. KEHIDUPAN GLOBAL 2. KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI. Kehidupan

Download Presentation

ASSALAMU ‘ALAIKUM WR.WB .

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Slide1 l.jpg

ASSALAMU ‘ALAIKUM WR.WB.


Arah dan perspektif baru bimbingan dan konseling l.jpg

ARAH DAN PERSPEKTIF BARU BIMBINGAN DAN KONSELING

SYAMSU YUSUF L.N.

A. JUNTIKA NURIHSAN

JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA


Slide3 l.jpg

1.KEHIDUPAN GLOBAL

2. KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI

  • Kehidupan

  • semakin

  • kompetitif

  • Pergeseran

  • Nilai

  • Gangguan

  • Mental

Perlu peningkatan kemampuan (life skills)

secara terus menerus dalam berbagai

aspek kehidupan melalui proses belajar

  • BELAJAR SEPANJANG HAYAT

  • BELAJAR SEJAGAT HAYAT

  • BIMBINGAN DAN KONSELING BERORIENTASI PADA UPAYA MEMFASILITASI INDIVIDU DALAM :

    • MENGAKSES INFORMASI YANG BERMUTU

    • MENGINTEGRASIKAN HIDUP, BELAJAR, DAN BEKERJA

    • MENUMBUH KEMBANGKAN INDIVIDU SEBAGAI PRIBADI, PROFESIONAL, DAN WARGANEGARA YANG SELF MOTIVATED


Kondisi kesehatan mental gangguan jiwa masyarakat dunia dewasa ini l.jpg

KONDISI KESEHATAN MENTAL (GANGGUAN JIWA) MASYARAKAT DUNIA DEWASA INI

  • New York: 25 % (1 dari 4 penduduk)

  • London: 20 % (1 dari 5 penduduk)

  • Jakarta: 20 % (1 dari 5 penduduk)

Lingkungan yg

semakin buruk

Kemiskinan

Pengangguran

Kehidupan yang

semakin

Kompetitif

Penyebab

Sikap hidup yg

Materialistik dan

Hedonistik

Perubahan Konstelasi

Kehidupan Keluarga


Hiv dan aids di indonesia republika 23 mei 2006 l.jpg

HIV DAN AIDS DI INDONESIA(Republika, 23 Mei 2006)

Menko Kesra : “Tidak ada satu provinsi pun yang terbebas dari HIV (Human Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)”.

Jumlah Pengidap

  • S.d. Juni 2005=7090

  • S.d. September’05=8250

  • S.d. Desember’05=9565

  • S.d. Maret’05=10.156

    Usia = lebih sparuhnya berusia 20-29 th

    dengan penularan 50.1 % jarum suntik

    dan juga pergaulan bebas (free sex) = Di USA 8 :10 RP, 7 :10 RW

    Provinsi terbanyak : Jkt,Papua,Jatim,Jabar,Bali,Riau, Sulsel,Kalbar,Sumut,dan Jateng.

    Menurut WHO (1993) = 14 juta, dan akhir abad ke 20 = 40 juta.


Napza narkoba di indonesia l.jpg

NAPZA/NARKOBADI INDONESIA

  • DI JAKARTA SAJA PD TAHUN 1999 = 1.3 JUTA DENGAN OMSET BIAYA 780 MILYAR/HARI, DAN PECANDUNYA SEKITAR USIA 15-24 TH (HARIAN SURYA, 25 OKTOBER 1999).

  • PARA PELAKU TAWURAN DI JKT 50 % PECANDU NARKOBA. TH 1996 : 150 X, LUKA 26, MATI 19.

    TH 1997 : 121 X, LUKA 24, MATI 15.

    TH 1998 : 230 X, LUKA 34, MATI 15.

    TH 1999 : 64 X, LUKA 36, MATI 12.

    Penyebab : rasa ingin tahu, frustrasi/stress, broken home, kurang mendapat kasih sayang, pola pergaulan, maraknya perdagangan narkoba, dan lemahnya iman.


Slide7 l.jpg

DAMPAK LINGKUNGAN YG BURUK (Polusi udara dan air, Sanitasi buruk dan Sulitnya air bersih) (Republika, 5 Juli 2004)

  • Sekitar 3 juta anak usia balita meninggal setiap tahunnya.

  • 60 % anak meninggal, karena gangguan pernafasan (polusi udara).

  • 1.6 juta anak meninggal/tahunnya, karena diare (polusi air/air yg tercemar = limbah cair domestik)

  • Limbah cair yg masuk sungai– di Amerika Latin = 86 %, di Asia = 65 %, di India, sungai gangga tercemar setiap menitnya terkena limbah 1.1 juta liter (termasuk kotoran manusia). 1 gram kotoran = 10 juta virus dan 1 jutabakteri.

  • Dr. Lee Jong Wook (Dirjen WHO) : “anak merupakan kelompok yang paling rentan sakit akibat kerusakan lingkungan.


Slide8 l.jpg

PENDIDIKAN YANG EFEKTIF

  • TUJUAN PENDIDIKAN

  • Beriman dan bertaqwa

  • Kepada Tuhan YME

  • 2. Berakhlak mulia

  • 3. Memiliki pengetahuan

  • Dan keterampilan

  • 4. Memiliki kesehatan jas-

  • Mani dan rohani

  • 5. Memiliki kepribadian yg

  • Mantap dan mandiri

  • 6. Memiliki rasa tgjawab

  • Kemasyarakatan dan

  • kebangsaan

Leadership

Pendidikan

Pengajaran

Layanan Bantuan

Terhadap Siswa

(Bimb. & Konseling)


Slide9 l.jpg

BIMBINGAN :

“Proses pemberian bantuan (process of helping) kepada

individu agar mampu memahami dan menerima diri dan

lingkungannya, mengarahkan diri, dan menyesuaikan

diri secara positif dan konstruktif terhadap tuntutan

norma kehidupan ( agama dan budaya) sehingga men-

capai kehidupan yang bermakna (berbahagia, baik

secara personal maupun sosial)”.

KONSELING :

“Proses interaksi antara konselor dengan klien/konselee

baik secara langsung (tatap muka) atau tidak langsung

(melalui media : internet, atau telepon) dalam rangka mem-

bantu klien agar dapat mengembangkan potensi dirinya

atau memecahkan masalah yang dialaminya”.


Bimbingan dan konseling perkembangan l.jpg

PROSES BANTUAN YANG PROAKTIF DAN SISTEMATIK DALAM MEMFASILITASI INDIVIDU MENCAPAI TINGKAT PERKEMBANGAN YANG OPTIMAL, PRIBADI YANG EFEKTIF - PRODUKTIF, DAN KEBERFUNGSIANNYA DI DALAM LINGKUNGAN MELALUI INTERAKSI YANG SEHAT.

BIMBINGAN DAN KONSELING PERKEMBANGAN

  • Pribadi yg Efektif

  • Kompeten

  • Konsisten

  • Komitmen

  • Kontrol

  • Kreatif

  • Pribadi yg Produktif

  • Self – Esteem

  • Social-Responsibility

  • Self-Identity

  • Coping

  • Penuntasan

  • Tugas-tugas

  • Perkembangan

  • Perkembangan

  • Kecerdasan (IQ,

  • EI, SI)


Slide11 l.jpg

2

  • Believe

  • 2. Brain

  • 3. Beauty

  • 4. Behavior

  • IPK yang Tinggi

  • Achievement

  • Motive

  • 3. Berpikir Logis

  • 4. Problem Solving

  • 5. Decision Making

1

Sukses

Akademik

Sukses

Pribadi

Catur Sukses

(Sbg Tujuan

Bimbingan)

  • Empati

  • Altruis

  • Kooperatif

  • Toleransi

  • Demokratis

  • Terampil

  • Berkomuni

  • kasi

  • Memahami

  • Tujuan Sekolah

  • 2. Bersikap Posiitif

  • thd pekerjaan

  • 3. Memahami

  • minat & bakat

  • sendiri

  • 4. Memiliki kesiapan

  • untuk melanjutkan

  • studi atau masuk

  • dunia kerja

4

3

Sukses

Sosial

Sukses

Karir


Asumsi bk perkembangan l.jpg

ASUMSI BK PERKEMBANGAN

  • Pencapaian Tugas-tugas Perkembangan merupakan tujuan BK.

  • Perkembangan pribadi yg optimal terjadi melalui interaksi yg sehat antara individu dengan lingkungannya.

  • Hakikat BK terletak pada keterkaitan antara lingkungan belajar dengan perkembangan individu.

  • Klien tidak dipandang sebagai manusia yang sakit mentalnya. Disini klien dipandang sebagai individu yang mampu memilih tujuan, membuat keputusan, dan berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam mencapai perkembangan dirinya.

  • Klien adalah seorang pribadi yang unik dan berharga yg berjuang untuk mengembangkan dirinya. Dia adalah anggota kelompoknya, bagian dari budayanya, dan tidak pernah terisolasi dari lingkungan sosialnya.

  • Konselor tidak bersifat netral, atau a moral, dia memiliki nilai-nilai, perasaan, dan komitmen kepada dirinya.


Prinsip bimbingan l.jpg

PRINSIP BIMBINGAN

  • Bimbingan merupakan bagian integral pendidikan

  • Bimbingan for all

  • Bimbingan diorientasikan kepada pengembangan potensi siswa (fisik, psikis, sosial, moral-spiritual) individu

  • Bimbingan merupakan usaha bersama (team work) pimpinan, wali siswa, dan guru pembimbing, guru matpel, & ortu

  • Bimbingan berlangsung dalam berbagai setting (sekolah, keluarga, industri, dan masyarakat)


Perbedaan karakteristik bimbingan tradisional dengan perkembangan l.jpg

PERBEDAAN KARAKTERISTIKBIMBINGAN TRADISIONAL DENGAN PERKEMBANGAN

  • PERKEMBANGAN

  • Terencana

  • Pendekatan Preventif dan

  • Krisis

  • 3. Melaksanakan Bimbingan

  • dan konseling

  • 4. Semua siswa (for all)

  • mendapat layanan

  • 5. Menekankan kepada

  • program pengembangan

  • 6. Programnya terstruktur

  • 7. Dilakukan oleh konselor

  • dan personel sekolah

  • dalam suatu team

  • work

  • TRADISIONAL

  • Bersifat Reaktif

  • Pendekatan Krisis

  • (Remediatif)

  • 3. Hanya melakukan

  • konseling individual

  • 4. Tidak semua siswa

  • mendapat layanan

  • 5. Menekankan layanan

  • Informasi

  • 6. Programnya tidak

  • terstruktur

  • 7. Hanya dilakukan oleh

  • Konselor sendiri


Tujuan bimbingan dan konseling l.jpg

Tujuan Bimbingan dan Konseling

  • Menghayati nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berperilaku

  • Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-

  • aspek nilai dan berani menghadapi resiko.

  • 3. Memiliki kemampuan mengendalikan diri (self-control) dalam

  • mengekspresikan emosi atau dalam memenuhi kebutuhan diri.

  • 4. Mampu memecahkan masalah secara wajar dan objektif.

  • 5. Memelihara nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam

  • berinteraksi dengan orang lain.

  • 6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kodrati laki-laki atau perempuan

  • sebagai dasar dalam kehidupan sosial.

  • 7. Mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas yang positif

  • 8. Memperkaya strategi dan mencari peluang dalam berbagai tantangan

  • kehidupan yang semakin kompetitif.

  • 9. Mengembangkan dan memelihara penguasaan perilaku, nilai, dan

  • kompetensi yang mendukung pilihan karir.

  • 10.Meyakini nilai-nilai yg terkandung dalam pernikahan dan berkeluarga

  • sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yg bermartabat.


Fungsi bimbingan l.jpg

FUNGSI BIMBINGAN

Pemahaman

Preventif

Pengembangan

Kuratif

Memahami

Karakteristik/

Potensi/Tugas-

tugas perkem-

bangan Peserta

didik dan mem-

bantu mereka

untuk mema-

haminya secara

objektif/

realistik

Memberikan

Layanan orien-

tasi dan infor-

masi mengenai

berbagai aspek

kehidupan yg

patut dipahami

peserta didik

agar mereka

tercegah dari

masalah

Memberikan

Layanan

Bimbingan

untuk

Membantu

Peserta didik

Mampu

Mengembang-

kan potensi

dirinya/Tugas-

tugas perk.nya

Membantu para

Peserta didik

agar mereka

dapat meme-

cahkan masalah

yang dihadapi

Nya (pribadi,

sosial, belajar,

atau karir)


Slide17 l.jpg

CATUR SUKSES

Pribadi – Sosial

Akademik -- Karir

Layanan

Dasar

Peserta

Didik

Komponen

Program

BK

Layanan

Perencanaan

Individual

IQ

EI

SI

Layanan

Responsif

1.Pengembangan

Profesional

2. Konsultasi

3. Kolaborasi

4. Manajemen

Dukungan

Sistem


Slide18 l.jpg

LAYANAN DASAR BIMBINGAN

Pengertian : “Layanan bantuan kepada peserta didik melalui kegiatan-kegiatan kelas atau di luar kelas, yg disajikan secara sistematis, dalam rangka membantu mahasiswa mengembangkan potensi dirinya secara optimal”Tujuan :1. Membantu mhs agar memperoleh perkembangan yg normal2. Membantu mhs agar memiliki mental yang sehat3. Membantu mhs agar memperoleh keterampilan hidup (life skills).LAYANAN RESPONSIFPengertian : “Layanan bantuan bagi mahasiswa yang memiliki kebutuhan atau masalah yang memerlukan bantuan dengan segera”.Tujuan : “Membantu mhs agar dapat mengatasi masalah yang dialaminya”.


Layanan perencanaan individual l.jpg

LAYANAN PERENCANAAN INDIVIDUAL

  • Pengertian :

  • “Layanan bantuan kepada mhs agar mampu membuat dan melaksanakan perencanaan masa depannya, berdasarkan pemahaman akan kekuatan dan kelemahannya”.

  • Tujuan :

  • Mhs memiliki kemampuan untuk merumuskan tujuan, perencanaan, atau pengelolaan thd pengembangan dirinya, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karir.

  • Mhs dapat melakukan kegiatan atau aktivitas berdasarkan tujuan atau perencanaan yang telah ditetapkan.

  • Mhs dapat mengevaluasi kegiatan yang dilakukannya.


Layanan dukungan sistem l.jpg

LAYANAN DUKUNGAN SISTEM

Pengertian :

“Kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan memantapkan, memelihara, dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan profesional; hubungan masyarakat dan staf; konsultasi dengan dosen lain, staf ahli, dan msyarakat yang lebih luas; manajemen program; dan penelitian dan pengembangan”.


Slide21 l.jpg

STRATEGI LAYANAN

1. Bimbingan Klasikal

2. Bimbingan Kelompok

Layanan Dasar

1. PenilaianIndividual

2. Penasihatan Ind./Klp.

a. Merenc.Tujuan

b. Melakukan Kegiatan

c. Mengevaluasi

Layanan

Per.Individual

1. Konsultasi

2. Konseling Individual/

Kelompok

3. Referal

4. Bimbingan Teman

Sebaya

Layanan

Responsif

1. Pengembangan

Profesional

2. Konsultasi dan

Kolaborasi

3. Manajemen Program

Dukungan

Sistem


Slide22 l.jpg

EVALUASI PROGRAM

  • LANGKAH-LANGKAH

  • Merumuskan Masalah

  • Menyusun instrumen

  • Mengumpulkan dan

  • Menganalisis data

  • 4. Melakukan followup

TUJUAN

Mengetahui keter-

laksanaan kegiatan

dan ketercapaian

tujuan dari program

yang telah

ditetapkan

ASPEK

YANG

DIEVA-

LUASI

  • FUNGSI

  • Sbg.feed-

  • Back bagi

  • Konselor

  • 2. Sbg.Informasi

  • kpd pihak lain

  • ttg perk.siswa

  • HASIL

  • Kualitas ketaqwaan

  • Kualitas konsep diri

  • Kualitas Sikap dan kebia-

  • saan belajar

  • 4. Sikap siswa thd program BK

  • 5. Kualitas prestasi belajar

  • 6. Kualitas akhlak

  • PROSES

  • Kesesuaian antara

  • Pelaksanaan dg

  • Rancangan

  • 2. Tingkat partisipasi personil

  • 3. Hambatan yg dialami

  • 4. Respon stakeholder


Slide23 l.jpg

PEMANFAATAN HASIL

EVALUASI

Merancang Tindak Lanjut

Melakukan Perbaikan atau

Pengembangan Program


Slide24 l.jpg

PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI

Dalam Struktur Kurikulum Pendidikan Umum (SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA) pengembangan diri itu dijelaskan sebagai berikut.

Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.


Slide25 l.jpg

BIDANG PENGEMBANGAN DIRI


Slide29 l.jpg

K.1.PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKSIS PENDIDIKAN

K.2 KESADARAN ETIK DAN KOMITMEN ETIKA PROFESIONAL

K.3. PENGUASAAN KONSEP PERILAKU DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU

K.4. PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKSIS ASESMEN

K.5. PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKSIS BIMBINGAN KONSELING

K.6. PENGELOLAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

K.7. PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKSIS RISET DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING

(2) SIKAP  (3) SKILLS 

AKOMODASI TINDAKAN

KOMPETENSI INTI

(KONSELOR SEKOLAH)

(1) PENGETAHUAN 

KESADARAN

- PENDIDIKAN

- PERNIKAHAN

- KARIR

- REHABILITASI

- KESEHATAN

MENTAL

- TRAUMATIK

SETING LAYANAN

KODE ETIK PROFESI

LANDASAN DAN KOMPETENSI KEPENDIDIKAN

LANDASAN FILOSOFIS, RELIGIUS, KULTURAL

Struktur Kompetensi Konselor

(Sunaryo Kartadinata)


  • Login