1 / 22

PILIHAN KATA

PILIHAN KATA.

avani
Download Presentation

PILIHAN KATA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PILIHAN KATA Diksiadalahpilihankata. Maksudnya, kitamemilihkata yang tepatuntukmenyatakanideataugagasan. Pilihankatamerupakanunsur yang sangatpenting, karenabahasaterjadidarikata-kata. Kata-katainimembentukkelompokkata, kalimat,atau pun wacanaberdasarkankaidahbahasa yang bersangkutan. Setiapkataterdiriatasduaaspek, yaitubentukdanmakna. Bentukmerupakansesuatu yang dapatdiindrai, dilihat, ataudidengar. Maknamerupakansesuatu yang dapatmenimbulkanreaksidalampikirankitakarenarangsanganbentuk.

  2. PENGGUNAAN KATA Kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah bahasa yang berlaku pada bahasa yang kita gunakan untuk dapat menghasilkan penggunaan berbahasa yang baik, benar, dan cermat. Dalam penggunaan kata, yang terdiri atas bentuk dan makna, kita harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide atau gagasan. Berdasarkan hal tersebut, untuk menyatakan gagasan atau ide, kita memerlukan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan; kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.

  3. KETEPATAN PILIHAN KATA Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan /penggunaan kata, yaitu : • Kata yang bermakna denotatif dan konotatif • Kata yang bermakna sama dan hampir sama • Kata yang umum dan kata khusus • Kata yang mengalami perubahan makna • Kata dengan ejaan yang mirip • Kata ciptaan sendiri • Kata ungkapan atau idiom • Kata yang singkat dan tak singkat

  4. Kata Yang Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif • Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar. Makna wajar ini adalah makna yang sesuai dengan apa adanya. Contohnya : Kata makan, dalam makna denotatif berarti memasukkan sesuatu kedalam mulut, dikunyah, dan ditelan. • Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Contohnya : Kata makan, dalam makna konotatif berarti untung atau pukul.

  5. Makna KonotatifHarus kita ketahui bahwa makna konotatif selalu berbeda dari zaman ke zaman, disesuaikan dengan kondisi dan situasi tertentu.Contohnya : rumah gedung, wisma, graha penonton pemirsa, pemerhati dibuat dirakit, disulap sesuai harmonis tukang ahli, juru pembantu asisten bunting hamil, mengandung mati meninggal, wafat

  6. Kata Bersinonim Sinonim adalah dua kata lebih yang pada asasnya mempunyai makna yang sama, tetapi bentuknya berlainan. Sinonim ini dipergunakan untuk mengalih-alihkan pemakaian kata pada tempat tertentu sehingga kalimat itu tidak membosankan. Kita ambil contoh kata cerdasdan cerdik. Kedua kata ini bersinonim, tetapi kedua kata tersebut tidak persis sama benar. Kata-kata lain yang bersinonim ialah : agung, besar, raya mati, mangkat, wafat, meninggal cahaya, sinyal penelitian, penyelidikan.

  7. Kata Bermakna Umum dan Khusus Katabermaknaumummencakupkatabermaknakhusus. • Katabermaknaumum Contohnya : Ikanmemilikiacuan yang lebihluasdaripadakatamujairatautawes • Katabermaknakhusus Contohnya : gurame, lele, tawes, danmas

  8. KATA UMUM DAN KATA KHUSUS • Superordinat (Hipernim) • Subordinat (Hiponim)

  9. Kata yang MengalamiPerubahanMakna GeneralisasiSpesialisasi BapakPendeta SaudaraSarjana AmeloratifPeyoratif TunakaryaPengangguran Sinestesia : WajahSofitampakasamkarenacintanyaditolak Willy Asosiasi : Rijalmenyikathabismakanandikantinfikom

  10. Kata Yang Berejaan Mirip Demi ketepatan kata, kita pun harus berhati-hati dalam menggunakan kata-kata yang berejaan mirip seperti : - bahwa, bawa, bawah - gaji, gajih - sangsi, sanksi

  11. Kata dengan Ejaan yang Mirip • Homonim contoh : buku, bisa, tanggal • Homofon contoh : bang dengan bank masa dengan massa sangsi dengan sanksi • Homograf contoh : teras, sedan, tahu

  12. Kata Ciptaan Sendiri Sebagaimana yang kita ketahui bahwa bahasa indonesia pada saat ini tidak lagi digunakan dengan baik dalam bahasa sehari-hari. Sehingga disaat ini sering sekali tercipta kosakata-kosakata yang kurang baik, hal ini dilakukan dengan alasan tuntutan zaman.

  13. UngkapanAtau Idiom Kata-kata yang dipakai secara kiasan yang disampaikan pada suatu kesempatan disebut idiom atau ungkapan. Semua bentuk idiom atau ungkapan tergolong dalam kata yang bermakna konotatif. Contoh : • keras kepala • panjang tangan • sakit hati • banting tulang

  14. Kata Yang Singkat Atau Kata ‘Tak singkat Demi ketepatan pilihan kata, sebaiknya kita memilih kata atau ungkapan yang lebih singkat. Misalnya : • Membuat betul menjadi membetulkan. • Memberikan informasi menjadi menginformasikan.

  15. KESESUAIAN PILIHAN KATA Ada hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kesesuaian pilihan kata : • Dalam situasi resmi, kita gunakan kata-kata baku • Dalam situasi umum, kita gunakan kata-kata umum • Dalam situasi khusus, kita gunakan kata-kata khusus • Kata-kata yang bersifat ilmiah tidak harus berbahasa asing • Bahasa lisan berbeda dengan bahan tulisan • Hindari pemakaian kata-kata yang kurang efektif

  16. Kata Baku dan Takbaku • Kata baku adalah sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa indonesia dalam penggunaannya. • Kata takbaku adalah kata yang tidak sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa indonesia. Dalam artikata kata takbaku adalah kata tidak resmi.

  17. Bahasa Baku Definisi : Suatu ragam penggunaan bahasa yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar warga masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi.

  18. CiriBahasa Baku Menurut Anton M. Moelionoadaduaciribahasabaku: Mantap *Untukmencapaikemantapanperludiusahakanpenyusunanaturanbahasa yang menyangkutduaaspek : a. Bahasamenurutsituasipemakaidanpemakaiannya. b. Bahasamenurutstrukturnyasebagaisistemkomunikasi. Cendikia *Bahasa Indonesia harusmampumengungkapkanprosespemikiran yang rumitdalamberbagaibidangilmu.

  19. FungsiBahasaBaku • Fungsipemersatu, karenabahasamerupakanwahanadanpengungkapkebudayaannasional. • FungsiPenandakepribadian, indonesiamembedakandirinyadenganmenggunakanbahasaindonesiasebagaiidentitasbangsa. • FungsiPenambahwibawa, gengsi yang lekatpadabahasa Indonesia bakumenambahkanwibawapadasetiaporang yang dapatmenguasaibahasadenganmahir. • FungsiKerangkaacuan, merupakanukurantentangtepatatautaktepatpemakaianbahasadalamsituasitertentu.

  20. BahasaTidak Baku Definisi : Suaturagampenggunaanbahasa yang tidakdilembagakandanditandaiolehciri-ciri yang menyimpangdariaturanbahasabaku. Dipakaidalamsituasitidakresmi.

  21. Contoh-contoh

  22. Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata-kata yang biasa digunakan dilingkungan ilmiah dan dunia pendidikan pada umumnya. Kata populer adalah kata yang biasa digunakan dikalangan masyarakat pada umumnya. Contohnya sebagai berikut : Kata ilmiah :Kata populer : - dampak - akibat, kendala, hambatan - formasi - susunan - frustasi - kecewa - pasien - orang sakit - volume - isi - koma - sekarat

More Related