1 / 5

BMT SUMBER ENERGI

BMT SUMBER ENERGI.  Bahan sumber utama energi / tenaga  Eo  PHYSIOLOGICAL PROCESSES _____________|_____________ | |

arch
Download Presentation

BMT SUMBER ENERGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BMT SUMBER ENERGI  Bahan sumber utama energi / tenaga  Eo PHYSIOLOGICAL PROCESSES _____________|_____________ | | Hidup Pokok Reproduksi / Produksi 1. metabolisme basal 1. pertumbuhan 2. aktifitas 2. lemak, telur, bulu 3. regulator suhu tubuh 3. kerja  Karakteristik : KH + 80% BK (berupa pentosan, dextrin, pati, gula, sellulose, hemisellulosa ). SK : 0,5 - 12%  Daya Cerna tinggi Lemak rendah : 1 – 4% Protein endosperm minus triptopan, metionin dan lisin rendah (kecuali jagung) Mineral Ca (rendah) dengan P (tinggi) ”imbalance”. Vitamin A termasuk Tiamin, Ribflavin, Pantotenat dan Pridoksin  rendah (kecuali pada Yellow Corn).

  2. BMT sumber energi asal biji-bijian/butir-butiran : - Bila digunakan dalam jumlah banyak  DIGESTIVE DISTURBANCES, sehingga ratio HMT : Konsentrat harus diperhatikan. 1. Jagung / Zea mays - Butiran paling dominan  BMT unggas - EM tertinggi - Sumber pigmen Xantofil  pemberi warna kuning pada produk ternak. - + 4% lemak  ’LINOLEAT” (asam lemak essensial). - Miskin lisin + triptopan  penggunaannya harus didampingi dengan BMT kaya aa tersebut + aa sintetis. - Ca rendah, P tinggi. Masalah rendahnya Ca dapat ditutupi dengan pemberian hijauan. - Komposisinya ditentukan oleh : a). Varietas b). Lingkungan c). Penanganan pasca panen - Pemberian pada babi periode akhir dalam jumlah besar  mempengaruhi kualitas karkas  lembek.

  3. 2. Sorghum - Tahan kekeringan - Komposisi kimia hampir sama dengan Jagung. - + 70% BETN (pati). - SK rendah  Zat dapat dicerna tinggi - Lemak rendah ; Ca rendah ; minus vitamin D. - Faktor pembatas  rendahnya aa lisin + treonin  penggunaannya didampingi dengan sumber protein kualitas baik. - Kurang palatabel dibanding jagung.

  4. 3. Gandum - Umumnya untuk unggas - Hindari penggilingan halus  bersifat lengket  Konsumsi..?! - Sumber P tetapi Ca rendah ; minus vitamin A dan D. - Kaya Niasin dan Tiamin ; Riboflavin rendah. 4. Padi / Oryza sativa - Terbatas pada gabah; menir dan dedak. - Gabah  butir padi yang belum digiling (+ kulit ). protein lebih rendah dibanding jagung miskin vitamin A - Menir  pecahan beras  minus Vitamin A dan D - Beras merah  baik untuk unggas karena : a). Harga lebih murah b). Tiamin cukup baik.

  5.  BMT sumber energi asal agricultural by products - Banyak digunakan karena harga relative murah. 1. Empok / Dedak jagung - terdiri dari lapisan luar biji jagung, kulit ujung tudung, serta sedikit bagian pati lembaga - kandungan protein rendah  biji jagung. - pemberian dalam jumlah besar  pada babi  ulkus lambung  pada unggas  produknya kurang baik. 2. Dedak Kasar - Diperoleh pada penggilingan tahap pertama - Nilai nutrisi rendah  daya cerna rendah  karena berupa pecahan kulit gabah (agak kasar). - Tidak untuk ternak non-ruminansia - Seringkali digunakan sebagai campuran konsentrat ternak kuda dan ruminansia 3. Dedak Halus - ikutan penggilingan akhir/perolehan

More Related