1 / 14

PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA. DISAJIKAN OLEH NAZWANDI MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN. A. PENGERTIAN MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH.

anthea
Download Presentation

PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DISAJIKAN OLEH NAZWANDI MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN

  2. A. PENGERTIAN MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH • Masalah : terjadinya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan kenyataan, antara apa yang dimiliki dengan apa yang dibutuhkan, antara apa yang telah diketahui dengan apa yang ingin diketahui. • Proses bagaimana mengatasi kesenjangan yang terjadi disebut proses memecahkan masalah.

  3. Masalah dalam pembelajaran matematika adalah suatu persoalan atau pertanyaan yang bersifat menantang yang tidak dapat diselesaikan dengan prosedur rutin yang sudah biasa dilakukan / sudah diketahui.

  4. B. Langkah-langkah pemecahan masalah 1. Memahami masalahnya. - Pemecah masalah (siswa) harus dapat menentukan dengan jeli apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. - Catat hal-hal penting, buat tabelnya, buat sketsa grafiknya. - Ini dilakukan untuk mempermudah memperoleh gambaran umum penyelesaiannya. 2. Merencanakan cara penyelesaian. Pemecah masalah menyusun aturan-aturan atau tata urutan kemungkinan pemecahan masalah, sehingga tidak ada satupan alternatif yang terabaikan.

  5. 3. Melaksanakan rencana4. Menafsirkan hasilnya/memeriksa kebenaran hasil

  6. C. BEBERAPA STRATEGI PEMECAHAN MASALAH 1. Mempermudah atau menyederhanakan bentuk persoalan sehingga yang pada mulanya sulit diterima menjadi mudah dipahami. 2. Mencoba-coba : Strategi ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum penyelesaian. Untuk itu diperlukan analisis yang tajam dari seorang pemecah masalah. 3. Membuat diagram : untuk membantu mempermudah memahami masalah agar didapatkan gambaran penyelesaian. 4. Mencobakan pada soal yang lebih sederhana Strategi ini berkait dengan penggunaan contoh-contoh khusus yg lebih mudah dan lebih sederhana sehingga gambaran umum penyelasaian masalah akan lebih mudah dianalisis dan akan lebih mudah ditemukan. 5 Membuat tabel : Membantu jalan fikiran menganalisis permasalahan sehingga tidak hanya dibayangkan dengan kemampuan otak yang terbatas. 6 Menemukan pola. : Mencari keteraturan-keteraturan sehingga ditemukan penyelesaiannya berdasarkan keteraturan yang ditemukan.

  7. 7. Memecah tujuan umum yang hendak dicapai menjadi beberapa tujuan bagian sebagai batu loncatan untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya. 8. Memperhitungkan setiap kemungkinan Strategi ini berkaitan dengan penggunaan aturan-aturan yang dibuat sendiri oleh para pelaku selama proses pemecahan masalah berlangsung sehingga dapat dipastikan tidak akan ada satupun alternatif yang terabaikan 9. Berfikir logis Penggunaan penalaran ataupun pengambilan kesimpulan yang sah atau valid dari berbagai informasi atau data yang ada.10. Bergerak dari belakang Dimulai dengan menganalisis bagaimana cara mendapatkan tujuan yang hendak dicapai dari yang ditanyakan lalu menyesuaikannya dengan yang diketahui. 11. Mengabaikan hal-hal yang tidak mungkin. Dari berbagai alternatif yang ada, alternatif yang sudah jelas-jelas tidak mungkin agar dicoret sehingga perhatian tercurah sepenuhnya untuk hal- hal yang masih mungkin digunakan.

  8. D. Beberapa Contoh Masalah untuk siswa SLTP dan Guru 1.PolaABBCCCDDDDABBCCCDDDDABBCCCDDDD berulang sampai tak hingga. Huruf apakah yang menempati urutan ke 2²3³ 2.Diketahui a+b+c = 0 Tunjukkan bahwa a³+b³+c³ = 3abc 3. Buktikan bahwa (n-1)(n³+1) senantiasa habis dibagi 6 untuk semua bilangan asli n ˃1

  9. E. Implikasinya pada pembelajaran Matematika • Menurut WW Sawyer dalam bukunya “ Mathematician’s Delight” yang dikutip oleh Jacobs (1982 :12) “ Pengetahuan yang diberikan atau diinformasikan langsung kepada siswa kurang dapat meningkatkan kemampuan bernalar siswa”. Jadi hanya bisa melatih kemampuan mengingat. • Kemampuan berfikir yang didapat ketika siswa memecahkan masalah akan mampu ditranrfer atau digunakan ketika menghadapai masalah dalam kehidupan sehari-hari.

  10. 3. Para siswa berkesempatan untuk bereksplorasi atau menyelidiki teorema, rumus, dalil dan konsep diperoleh sendiri, Tidak disuguhi yang sudah jadi. 4.Membiasakan siswa mengerjakan soal yang penyelesaiannya tidak lagi melalui prosedur rutin semata, tetapi menggunakan kemampuan berfikir kritis, logis, rasional dan menantang. 5. Proses pembelajaran di kelas yang mengkondisikan siswa untuk belajar memecahkan dan menemukan seperti ini, akan membuat para siswa melakukan penyelidikan dan menemukan sesuatu.

  11. F. Beberapa Indikator Pemecahan Masalah • Mengidentifikasi unsur-unsur yang diketahui, yang ditanyakan, dan kecukupan unsur yang diperlukan • Merumuskan masalah matematika atau menyusun model matematika. • Menerapkan strategi untuk menyelasaikan berbagai masalah (sejenis dan masalah baru ) dalam atau diluar matematika. • Menjelaskan atau menginterpretasikan hasil sesuai permasalahan asal. • Menggunakan matematika secara bermakna.

  12. G. Penskoran Dalam Pemecahan Masalah Matematika

  13. TRIMA KASIH DAN MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN

More Related