Apakah multi metode itu?
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 23

Apakah multi metode itu? PowerPoint PPT Presentation


  • 136 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Apakah multi metode itu? Penggunaan berbagai metode dalam pembelajaran dg memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara aktif d alam pencapaian satu KD atau bahkan dalam satu pertemuan. Mengapa perlu multi metode?. Siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Download Presentation

Apakah multi metode itu?

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Apakah multi metode itu

  • Apakah multi metode itu?

    Penggunaan berbagai metode dalam pembelajaran dg memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam pencapaian satu KD atau bahkan dalam satu pertemuan.


Mengapa perlu multi metode

Mengapa perlu multi metode?

  • Siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

  • Kompetensi dasar yang dicapai lebih bertahan lama, apabila siswa belajar dengan aktif dan melalui melakukan sendiri.


Faktor apakah yang perlu diperhatikan dalam memilih multi metode

Faktor apakah yang perlu diperhatikan dalam memilih multi metode?

  • Kompetensi dasar yang akan dicapai.

  • Sifat materi

  • Jumlah siswa

  • Pengetahuan awal siswa

  • Kemampuan guru

  • Waktu dan fasilitas


Tahapan pembelajaran

TAHAPAN PEMBELAJARAN

  • PEMBUKA(Opening Activities)

  • KEGIATAN INTI(Main Activities)

  • PENUTUP(Closing Activities)


Apakah multi metode itu

METODE UNTUK KEGIATAN PEMBUKAtujuan:untuk mengaitkan kompetensi yang akan dicapai dengan latar belakang pengetahuan yang telah dimiliki siswa.

  • Curah pendapat

  • Peta konsep (jaring laba-laba)

  • Mereview artikel koran/majalah

  • Menonton satu segment video/vcd

  • Mengajukan pertanyaan terbuka

  • Siswa mengajukan pertanyaan yang jawabannya hanya ‘ya’ atau ‘tidak’ kepada guru.

  • Grid informasi

  • Apakah bedanya?


Metode untuk kegiatan inti untuk mencapai kompetensi dasar yang akan dicapai

METODE UNTUK KEGIATAN INTI: untuk mencapai kompetensi dasar yang akan dicapai.

Inquiry

Debate

Role play

Problem Solving

STAD

  • Pembelajaran Langsung

  • Diskusi

  • Jigsaw

  • Think Pair and Share

  • Investigasi kelompok


1 metode pembelajaran langsung fakta pengetahuan keterampilan dasar

1. Metode Pembelajaran Langsung:fakta, pengetahuan, keterampilan dasar

  • Siswa mereview materi pembelajaran yang telah dipelajari.

  • Siswa diberitahu tentang kompetensi dasar yang akan dicapai.

  • materi baru disajikan kepada siswa:

    - materi diorganisasikan per bagian dengan baik.

    - advance organizer dibuat.

    - demonstrasi dilakukan bila diperlukan.

  • Siswa melakukan latihan dengan bimbingan guru.

  • Siswa melakukan latihan secara mandiri (Lembar Kerja Siswa)

  • Siswa secara periodik dicek keterampilan/ pengetahuannya.


2 metode diskusi

2. Metode Diskusi

  • Guru membaca materi dan menyiapkan pertanyaan dan mengelompokkan pertanyaan sebelumnya.

  • Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.

  • Siswa dibagi kelompok dan diberi pertanyaan yang sudah disiapkan.

  • Siswa dalam kelompok mendiskusikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut.

  • Kelompok- kelompok menyampaikan hasil diskusi kepada seluruh kelas.

  • Kelompok lain menanggapi presentasi

  • Evaluasi dan penutup.


3 metode jigsaw

3. Metode Jigsaw

  • Siswa dikelompokkan beranggotakan xx.

  • Tiap orang dalam kelompok diberi bagian materi yang berbeda.

  • Anggota tim yang berbeda yang telah mempelajari bagiannya bertemu dengan kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan bagiannya.

  • Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli, tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar/melaporkan hasil diskusi kepada anggota kelompok yang lain.

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya pada forum.

  • Guru mengevaluasi presentasi.

  • Penutup.


4 metode think pair and share

4. Metode Think, Pair, and Share

  • Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.

  • Guru menyampaikan inti materi dan menyampaikan permasalahan atau pertanyaan yang problematis.

  • Siswa diminta untuk berfikir secara individu dan menulis jawabannya.

  • Siswa diminta untuk berpasangan dan saling mengutarakan jawaban masing-masing. Pasangan dapat bergabung dengan pasangan lain untuk memadukan jawaban dan menyiapkan pajangan thd pertanyaan/masalah tsb

  • Guru memimpin diskusi pleno. Tiap-tiap kelompok menyampaikan hasil diskusi dan pajangan dan guru memberikan penguatan dan tambahan.

  • Guru memberi kesimpulan dan penutup.


5 metode investigasi kelompok

5. Metode Investigasi Kelompok

  • Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen.

  • Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.

  • Guru memanggil ketua-ketua kelompok untuk diberi materi/tugas yang berbeda.

  • Setiap kelompok membahas tugas yang diberikan secara kooperatif dan melakukan investigasi.

  • Setelah selesai diskusi, lewat juru bicaranya kelompok menyampaikan hasil pembahasan.

  • Guru memberikan penguatan.

  • Evaluasi dan penutup.


6 metode inquiry

6. Metode Inquiry

  • Siswa melakukan pengamatan

  • Berdasarkan hasil pengamatan, siswa mengajukan pertanyaan.

  • Siswa merumuskan dugaan.

  • Siswa mengumpulkan data.

  • Berdasarkan data yang diperoleh, siswa menyimpulkan.


7 metode debat

7. Metode Debat

  • Guru membagi dua kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lain kontra.

  • Guru meminta siswa untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok.

  • Guru menunjuk satu anggota pro untuk berbicara dan ditanggapi oleh anggota kelompok kontra, demikian seterusnya.

  • Guru menuliskan ide/gagasan dari setiap pembicaraan di papan tulis sampai sejumlah ide yang diharapkan guru terpenuhi.

  • Guru menambahkan ide yang belum terungkap.

  • Dari data-data di papan tulis, guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada kompetensi yang ingin dicapai


8 metode bermain peran

8. Metode Bermain Peran

  • Guru menyusun skenario yang akan dimainkan.

  • Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dua hari sebelum PBM.

  • Guru membentuk kelompok yang anggotanya 5 orang.

  • Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai.

  • Guru memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk bermain peran sesuai dengan skenario yang telah disiapkan.

  • Masing-masing siswa duduk dalam kelompoknya memperhatikan skenario yang sedang dimainkan.

  • Setelah selesai memperhatikan setiap kelompok dibagi lembar kerja untuk membahas hasil pengamatan skenario tsb.

  • Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya.

  • Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

  • Evaluasi

  • Penutup.


9 metode pemecahan masalah

9. Metode Pemecahan Masalah

  • Memformulasikan dan mendefinisikan masalah dengan jelas dan ringkas.

  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang sesuai.

  • Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. (fakta dan pengetahuan ttg masalah)

  • Menentukan berbagai pemecahan masalah.

  • Memilih pemecahan masalah tentatif.

  • Menguji pemecahan masalah yang dipilih.

  • Menilai hasil pemecahan masalah.

  • Evaluasi dan penutup


10 metode tgt the teams games tournament

10. Metode TGT (The Teams-Games Tournament)

  • Sajikan materi (konsep) baru.

  • Bentuklah kelas menjadi kelompok belajar secara heterogen.

  • Setiap kelompok berpartisipasi dalam turnamen akademik.

  • Beri penghargaan terhadap kelompok yang menang.


Metode untuk kegiatan penutup refleksi untuk menguatkan kompetensi dasar yang baru diperoleh

METODE UNTUK KEGIATAN PENUTUP(Refleksi):untuk menguatkan kompetensi dasar yang baru diperoleh.

  • Siswa membuat ringkasan tertulis.

  • Siswa mempresentasikan secara lisan poin-poin penting kompetensi yang dipelajari.

  • Siswa memerankan kompetensi yang dicapai.

  • Siswa membuat laporan formal: menulis hipotesa, daftar alat, prosedur, hasil pengamatan, diskusi hasil, kesimpulan.

  • Siswa membuat poster, artikel mading, tulisan kreatif.

  • Siswa membuat organizer grafis: jaring laba-laba, diagram vena, diagram alur, ilustrasi serial


Apakah multi metode itu

Dapat diartikan dalam satu semester guru meggunakan berbagai metode dalam mencapai standar kompetensi

Dalam pencapaian satu KD atau bahkan indikator digunakan berbagai metode dalam satu pertemuan.

Apa maksudnya?Penggunaan berbagai metode dalam pembelajaran dg memberikan kesempatan se luas-luasnya kepada siswa untuk terlibat


Apa dasarnya

Apa Dasarnya?

  • Indikator

  • Sifat Materi

  • Jumlah siswa

  • Pengetahuan awal siswa

  • Kemampuan guru

  • Waktu dan fasilitas


Contoh 1 multimetode dalam satu semester

Ceramah dan diskusi

Demostrasi

Eksperimen

Ceramah dan tanya jawab

Sumbang saran dan diskusi

Simulasi dan diskusi

Resitasi

Pemecahan masalah

Debat dan ceramah

Siapa dia dan tanya jawab

Contoh 1: Multimetode dalam satu semester


Contoh 2 multimtode dalam 1 kd atau indikator dalam 1 pertemuan

Contoh 2: Multimtode dalam 1 KD atau indikator dalam 1 pertemuan

3.2 Mendeskripsikan ciri-ciri manusia pada

usia tertentu (Sains Kelas VII)

  • Sumbang saran: meminta masukan siswa tentang apa yang dilihat mengenai ciri-ciri perkembangan manusia (balita, remaja, dewasa, manula).

  • Diskusi: tahap perkembangan manusia

  • Bermain peran: memerankan ciri-ciri yang nampak dari perkembangan manusia

  • Resitasi: Mendiskripsikan ciri-ciri remaja yang mengalami pubertas (mencari sumber untuk dibuat kliping, dan dilaporkan)


Alat supervisi

Alat Supervisi


Apakah multi metode itu

Prinsip

Berdasarkan kebutuhan siswa

Berorientasi pada tujuan pembelajaran

Berpusat pada siswa

Berangkat dari pengalaman belajar

Ciri-ciri

Guru bukan satu-satunya sumber

Guru sebagai fasilitator

Guru memotivasi siswa untuk berpartisipasi

Guru sekaligus menempatkan diri sebagai siswa

Guru mengembangkan pembelajaran kelompok

Guru mendorong semangat berprestasi

Guru mendorong dan membantu siswa untuk memecahkan masalah

Pembelajaran Partisipatif:Pembelajaran dg mengikutsertakan siswa secara aktif (perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian


  • Login