Sulihin Mustafa    SMA 3 Makassar
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 19

P E L U A N G PowerPoint PPT Presentation


  • 187 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Sulihin Mustafa SMA 3 Makassar. B a d r u l l a h SMA 5 Makassar. . Menu. P E L U A N G. Klik Pilihan Anda. Jelajah Soal. Pengantar. Bahan Ajar. End. PENGANTAR. Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Download Presentation

P E L U A N G

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


P e l u a n g

Sulihin Mustafa SMA 3 Makassar

B a d r u l l a h SMA 5 Makassar

Menu

P E L U A N G

Klik Pilihan Anda

Jelajah Soal

Pengantar

Bahan Ajar

End


Pengantar

PENGANTAR

Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Segumpal harapan akan adanya perubahan dan inovasi dalam proses pembelajaran kami coba wujudkan dengan memanfaatkan komputer sebagai media pembelajaran untuk menyusun seperangkat bahan ajar. Inovasi pengembangan bahan ajar ini sebagai salah satu upaya peningkatan mutu pembelajaran.

Pembuatan bahan ajar ini membutuhkan proses yang cukup lama, bersama dengan rekan-rekan peserta Workshop ICT dan arahan fasilitator akhirnya bahan ajar ini dapat terwujud

Akhirnya dengan hati yang tulus kami ucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah memberikan sumbang saran. Semoga bahan ajar ini dapat memberi kontribusi pada peningkatan proses pembelajaran.

Penulis


B i o d a t a

Nama:Sulihin Mustafa

TTL:Wajo, 9 Mei 1970

Unit Kerja:SMAN 3 Makassar

Alamat:Komp. Berlian Permai D4/23 Tamangapa Mks

Telepon (0411)491560-08124255881

Tugas dibuat:KD 1.4 Indikator 1,2,3

B I O D A T A

Nama:Badrullah

TTL:Batu-Batu, 4 April 1970

Unit Kerja:SMAN 5 Makassar

Alamat:Jl. Toddopuli V Stp.4/12 Makassar

Telepon (0411)459435-08124218976

Tugas dibuat:KD 1.4 Indikator 4,5,6

Ke Menu


Standar kompetensi

STANDAR KOMPETENSI

Menggunakan aturan statistika dalam menyajikan dan meringkas data dengan berbagai cara: memberi tafsiran menyusun, dan menggunakan aturan peluang dalam menentukan dan menafsirkan peluang kejadian majemuk

KOMPETENSI DASAR

1.4. Merumuskan dan menentukan peluang kejadian dari berbagai situasi serta tafsirannya


P e l u a n g

Bank Indonesia

Bank Indonesia

2005

2005

200

200

RUPIAH

RUPIAH

Ruang Sampel dan Kejadian

Perhatikan sekeping mata uang logam dengan sisi-sisi ANGKA dan GAMBAR

Sisi Angka (A)

Sisi Gambar (G)

Maka :

Ruang Sampel (S)={ A , G }

Titik Sampel=A dan G, maka n(S) = 2

Kejadian =1.Kejadian muncul sisi Angka

2.Kejadian muncul sisi Gambar


P e l u a n g

Cek Jawaban Anda

Perhatikan pelemparan sebuah dadu bersisi enam

Kemungkinan Muncul :

Angka 1

Angka 2

Angka 3

Angka 4

Angka 5

Angka 6

Maka :

Ruang Sampel (S)={ 1, 2, 3, 4, 5, 6 }

Titik Sampel= 1, 2, 3, 4, 5, dan 6, maka n(S) = 6

Kejadian =1.Kejadian muncul sisi Angka 1

2.Kejadian muncul sisi Angka 2

3.Kejadian muncul sisi Angka 3

dst. sampai kejadian 6

Pertanyaan : Apa yang dimaksud Ruang Sampel dan Kejadian?


P e l u a n g

Solusi :Ruang Sampel:Kumpulan dari semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan Kejadian: Beberapa elemen (hasil) dari ruang sampel yang sedang diamati

Penilaian Proses I

1.Tentukan ruang sampel dan banyaknya anggota ruang sampel:

a. Pada pelemparan 2 buah mata uang

b. Pada pelemparan 3 mata uang

2.Tentukan X dan banyaknya anggota X:

a.Xyang menyatakan kejadian munculnya bilangan genap, pada percobaan pelemparan sebuah dadu

b.X yang menyatakan kejadian munculnya mata uang angka dan

gambar secara bersamaan, pada percobaan pelemparan 2 buah mata uang

SOLUSI


P e l u a n g

Peluang suatu Kejadian

Jika S adalah ruang sampel dengan banyaknya anggota = n(S) dan E merupakan suatu kejadian dengan banyaknya anggota = n(E), maka peluang kejadian E adalah:P(E) = n(E)/n(S)Kisaran nilai peluang P(E) adalah: 0  P(E)  1P(E) = 1 disebut kejadian pastiP(E) = 0 disebut kejadian mustahil

Contoh

Pada pelemparan sebuah dadu, tentukan peluang munculnya sisi berangka ganjil !

Jawab:

Ruang sampel S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}  n(S) = 6

Sisi berangka ganjil = {1, 3, 5}  n(S) = 3

sehingga P(E) = 3/6 = 1/2


P e l u a n g

Kejadian Majemuk

Kejadian Majemuk : Dua atau lebih kejadian yang dioperasikan sehingga membentuk kejadian baru

Suatu kejadian E dan kejadian komplemennya E’ memenuhi persamaan :

P(E) + P(E’) = 1 atau P(E’) = 1 – P(E)

Contoh:

Dari seperangkat kartu remi (bridge) diambil secara acak satu lembar kartu. Tentukan peluang terambilnya kartu bukan As !

Jawab:

banyaknya kartu = n(S) = 52

banyaknya kartu As = n(E) = 4  P(E) = 4/52 = 1/13

Peluang bukan As = P(E’) = 1 – P(E)

= 1 – 1/13 = 12/13


P e l u a n g

Peluang Saling Lepas

Penjumlahan Peluang:

Dua kejadian A dan B saling lepas jika tidak ada satupun elemen A sama dengan elemen B. Untuk dua kejadian saling lepas, peluang salah satu A atau B terjadi, ditulis: P(A  B),

P(A  B) = P(A) + P(B)

Jika A dan B tidak saling lepas maka

P(A  B) = P(A) + P(B) – P(A  B)


Contoh peluang kejadian saling lepas

Contoh Peluang Kejadian Saling Lepas

Sebuah dadu merah dan sebuah dadu putih dilempar bersamaan satu kali, tentukan peluang munculnya mata dadu berjumlah 3 atau 10 !

Jawab:Perhatikan tabel berikut ini!

Kejadian mata dadu berjumlah 3

(warna kuning)

A = {(1,2), (2,1)}  n(A) =2

Kejadian mata dadu berjumlah 10

(warna biru)

B = {(6,4), (5,5), (4,6)}  n(B) = 3

A dan B tidak memiliki satupun

Elemen yg sama, sehingga:

P(A  B) = P(A) + P( B)

= 2/36 + 3/36

= 5/36


Contoh peluang kejadian tidak saling lepas

Contoh Peluang Kejadian Tidak Saling Lepas

Sebuah kartu diambil secara acak dari satu set kartu remi. Tentukan peluang bahwa yang terambil adalah kartu hati atau kartu bergambar (kartu King, Queen, dan Jack)

Jawab:

Banyaknya kartu remi = n(S) = 52

Banyaknya kartu hati = n(A) = 13

Banyaknya kartu bergambar = n(B) = 3x4 = 12

Kartu hati dan kartu bergambar dapat terjadi bersamaan

yaitu kartu King hati, Queen hati, dan Jack hati), sehingga

A dan B tidak saling lepas  n(A  B) = 3

Peluang terambil kartu hati atau bergambar adalah :

P(A  B) = P(A) + P( B) - P(A  B)

= 13/52 + 12/52 – 3/52

= 22/52 = 11/26


P e l u a n g

Peluang Saling Bebas

Dua kejadian A dan B saling bebas, jika munculnya kejadian A tidak mempengaruhi peluang munculnya kejadian B. Untuk A dan B saling bebas, peluang bahwa A dan B terjadi bersamaan adalah:

P(A  B) = P(A) x P(B)

Jika munculnya A mempengaruhi peluang munculnya kejadian B atau sebaliknya, A dan B adalah kejadian bersyarat, sehingga:

P(A  B) = P(A) x P(B/A)

P(A  B) = P(B) x P(A/B)


Contoh peluang kejadian saling bebas

Contoh:Peluang Kejadian Saling Bebas

Pada percobaan pelemparan dua buah dadu, tentukan peluang munculnya angka genap pada dadu pertama dan angka ganjil prima pada dadu kedua

Jawab:

Mis. A= kejadian munculnya angka genap pada dadu I = {2, 4, 6}, maka P(A) = 3/6

B = kejadian munculnya angka ganjil prima pada dadu II= {3, 5}, maka P(B) = 2/6

Karena kejadian A tidak mempengaruhi kejadian B, maka keduanya disebut kejadian bebas, sehingga

Peluang munculnya kejadian A dan B adalah:

P(A  B) = P(A) x P(B)

= 3/6 x 2/6 = 1/6


Contoh peluang kejadian bersyarat

Contoh Peluang Kejadian Bersyarat

Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 4 bola biru. Jika diambil 2 bola satu persatu tanpa pengembalian, tentukan peluang terambil bola merah pada pengambilan pertama dan bola biru pada pengambilan kedua.

Jawab

Pada pengambilan pertama tersedia 5 bola merah dari 9 bola sehingga P(M) = 5/9. Karena tidak dikembalikan, maka pengambilan kedua jumlah bola yang tersedia sisa 8, sehingga peluang terambilnya bola biru dengan syarat bola merah telah terambil pada pengambilan pertama adalah P(B/M) = 4/8

Jadi, peluang terambilnya bola merah pada pengambilan pertama dan biru pada pengambilan kedua adalah:

P(M  B) = P(M) x P(B/M)

= 5/9 x 4/8 = 5/18

Ke Menu


P e l u a n g

JELAJAH SOAL

1


P e l u a n g

3. Pada pelemparan 2 dadu bersama-sama. A adalah kejadian munculnya mata dadu berjumlah 5 dan B adalah kejadian munculnya mata dadu berjumlah 9. Peluang kejadian A atau B adalah ...

4. Sebuah kantong berisi 6 bola merah dan 4 bola biru. Dilakukan pengambilan secara random 2 kali berturut-turut tanpa pengembalian. Peluang mendapatkan bola merah keduanya adalah ...

5. Terambilnya 4 bola merah semuanya dalam sebuah kantong yang berisi 7 bola merah dan 4 bola putih

http://www.matkita.com

http://www.gomath.com

http://www.mathwords.com

http://www.mathgoodies.com


P e l u a n g

Ingatlah…..

"Barangsiapa bermain dadu, maka sungguh dia durhaka kepada Allah dan RasulNya."

(Riwayat Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan Malik)

Terima Kasih


  • Login