Download

MATERI PKn SEMESTER II






Advertisement
/ 40 []
Download Presentation
Comments
aletha
From:
|  
(1060) |   (0) |   (0)
Views: 1188 | Added:
Rate Presentation: 0 0
Description:
MATERI PKn SEMESTER II. MATERI I MEMAHAMI PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN. KOMPETENSI DASAR YANG HARUS DIKUASAI. MENJELASKAN HAKEKAT DEMOKRASI MENJELASKAN PENTINGNYA KEHIDUPAN DEMOKRASI DALAM BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA
MATERI PKn SEMESTER II

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




Slide 1

MATERI PKn SEMESTER II

MATERI I

MEMAHAMI PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN

Slide 2

KOMPETENSI DASAR YANG HARUS DIKUASAI

  • MENJELASKAN HAKEKAT DEMOKRASI

  • MENJELASKAN PENTINGNYA KEHIDUPAN DEMOKRASI DALAM BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA

  • MENUNJUKKAN SIKAP POSITIF TERHADAP PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI KEHIDUPAN.

Slide 3

MATERI II

MEMAHAMI KEDAULATAN RAKYAT DALAM SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA

Slide 4

KOMPETENSI DASAR YANG HARUS DIKUASAI

  • MENJELASKAN MAKNA KEDAULATAN RAKYAT

  • MENDISKRIPSIKAN SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA DAN PERAN LEMBAGA NEGARA SEBAGAI PELAKSANA KEDAULATAN RAKYAT

  • MENUNJUKKAN SIKAP POSITIF TERHADAP KEDAULATAN RAKYAT DAN SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA

Slide 5

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN METERI I PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN

DILAKSANAKAN MELALUI PERMAINAN SIMULASI

Slide 6

LANGKAH PERMAINAN SIMULASI

  • menyediakan / menyiapkan alat permainan.

  • menunjuk fasilitator (bisa guru / siswa) untuk memfasilitasi dan membimbing jalannya permainan.

  • fasilitator mengucapkan salam.

  • fasilitator menentukan topik permainan sesuai dengan pokok materi yang akan dibahas dalam kegiatan belajar mengajar / permainan simulasi.

  • berdoa awal.

  • membacakan teks Pancasila dan diikuti oleh semua peserta didik / siswa.

  • fasilitator (guru / siswa) memimpin musyawarah untuk menentukan aturan permainan

  • Bermain simulasi

  • Berdoa akhir

Slide 7

PERALATAN YANG DIPERLUKAN DALAM PERMAINAN SIMULASI

  • beberan yang berisikan judul topik / pokok bahasan, pesan / pertanyaan, tempat mulai, tanda stop, dan ruang merah putih.

  • dadu / alat yang lain yang dipergunakan mengatur langkah permainan.

  • kartu merah putih yang berisi pesan / pertanyaan di luar beberan.

  • tanda pemain / gacu sebanyak 6 s/d 10 atau sesuai dengan kebutuhan sebagai tanda / gacu bagi peserta / pemain simulasi.

Slide 8

BENTUK BEBERAN

8

6

7

KOSONG

MERAH / PUTIH

5

9

JUDUL TOPIK

4

10

1

2

3

STOP / MULAI

MERAH / PUTIH

Slide 9

LAGU “SURAT BUAT WAKIL RAKYAT”

  • Untukmu yang duduk sambil diskusi

  • Untukmu yang biasa bersafari disana di gedung DPR

  • Wakil rakyat kumpulan orang hebat bukan kumpulan teman – teman dekat apalagi sanak famili

  • Dihati dan lidahmu kami berharap suara kami tolong dengarlah kusampaikan

  • Jangan ragu jangan takut kawan berharap bicaralah yang lantang jangan hanya diam

  • Dikantong safarimu kami titipkan masa depan kami dan negeri ini dari sabang sampai merauke.

  • Sauadara dipilih bukan dilotre, meskipun kami tak kenal siapa saudara.

  • Kami tak sudi memilih para juara, juara diam, juara he..e , juara ha…ha…ha.

  • Wakil rakyat seharusnya merakyat, jangan tidur saat sidang soal rakyat.

  • Wakil rakyat bukan paduan suara hanya tahu nyanyian lagu setuju.

Slide 10

LAGU “PEMILU”

PEMILIHAN UMUM TELAH MEMANGGIL KITA

SELURUH RAKYAT MENYAMBUT GEMBIRA

HAK DEMOKRASI PANCASILA

HIKMAH INDONESIA MERDEKA

PILIHLAH WAKILMU YANG DAPAT DIPERCAYA

PENGEMBAN AMANAT YANG SETIA

DI BAWAH UNDANG UNDANG DASAR EMPAT LIMA

KITA MENUJU KEPEMILHAN UMUM

Slide 11

MATERI DALAM BEBERAN DAN KARTU

  • ISTILAH DEMOKRASI BERASAL DARI BAHASA YUNANI DEMOS ARTINYA RAKYAT DAN KRATOS / CRATEIN ARTINYA PEMERINTAHAN. JADI DEMOKRASI BERARTI KEKUASAAN RAKYAT ATAU PEMERINTAHAN RAKYAT. KESIMPULAN : DEMOKRASI ADALAH SUATU SISTEM PEMERINTAHAN DIMANA RAKYAT MEMEGANG KEKUASAAN TERTINGGI ATAU SUATU SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERASAL DARI RAKYAT DAN SELALU MENGIKUTSERTAKAN RAKYAT DALAM PEMERINTAHAN NEGARA

Slide 12

  • AJARAN DEMOKRASI MULAI DIRINTIS SEJAK JAMAN SEBELUM MASEHI (± 600 TAHUN SM) OLEH SOLON DI ATHENA YUNANI, DIA MEMBENTUK UNDANG – UNDANG YANG MENJAMIN KEADILAN DAN PERSAMAAN SETIAP WARGANEGARA DAN MEMBENTUK LEMBAGA PERWAKILAN RAKYAT ATAU MAJELIS YANG DISEBUT DENGAN ECCLESIA. KARENA AJARANNYA SOLON DIJULUKI SEBAGAI BAPAK AJARAN DEMOKRASI. AJARAN DEMOKRASI INI KEMUDIAN DIKEMBANGKAN OLEH THOMAS HOBBES, JOHN LOCKE, DAN J.J. ROUSSEAU

Slide 13

UNSUR – UNSUR DEMOKRASI :

  • ADANYA PARTISIPASI MASYARAKAT SECARA AKTIF DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA.

  • ADANYA PENGAKUAN AKAN SUPREMASI HUKUM.

  • ADANYA PENGAKUAN AKAN KESAMAAN DIANTARA WARGA NEGARA.

  • ADANYA PENGAKUAN SUPREMASI SIPIL DAN MILITER.

  • ADANYA KEBEBASAN BEREKSPRESI, BERBICARA, BERKUMPUL, BERORGANISASI, BERAGAMA, BERKEYAKINAN, DAN KEBEBASAN MENGURUS NASIBSENDIRI

Slide 14

NILAI – NILAI DEMOKRASI YANG PATUT UNTUK DIPRAKTEKKAN DALAM KEHIDUPAN :

  • PENGHARGAAN ATAS KESAMAAN.

  • PENGHARGAAN AKAN PARTISIPASI DALAM KEHIDUPAN BERSAMA.

  • PENGHARGAAN ATAS KEBEBASAN.

  • PENGHARGAAN ATAS PERBEDAAN.

Slide 15

PRINSIP – PRINSIP NEGARA DEMOKRASI:

  • PEMERINTAH BERDASARKAN KONSTITUSI.

  • ADANYA PEMILU YANG BEBAS, JUJUR, DAN ADIL.

  • ADANYA JAMINAN HAK ASASI MANUSIA (HAM).

  • ADANYA PERSAMAAN KEDUDUKAN DI DEPAN HUKUM.

  • ADANYA PERADILAN YANG BEBAS DAN TIDAK MEMIHAK.

  • ADANYA KEBEBASAN BERSERIKAT / BERORGANISASI DAN BERPENDAPAT.

  • ADANYA KEBEBASAN PERS ATAU MEDIA MASSA.

Slide 16

KEBAIKAN – KEBAIKAN BENTUK PEMERINTAHAN DEMOKRASI:

  • DEMOKRASI MEMUAT PENGAKUAN ADANYA KEWAJIBAN – KEWAJIBAN PEMERINTAH DAN HAK – HAK RAKYAT.

  • DEMOKRASI TIDAK BEGITU MEMERLUKAN PENGGUNAAN KEKUASAAN.

  • DEMOKRASI MENJUNJUNG TINGGI KEPRIBADIAN DAN MARTABAT MANUSIA.

  • DEMOKRASI TELAH MEMBUKTIKAN DAPAT MENJALANKAN KEWAJIBAN NEGARA YANG UTAMA DENGAN CUKUP MEMUASKAN.

Slide 17

BENTUK – BENTUK DEMOKRASI :

  • DEMOKRASI DENGAN SISTEM TERJADI HUBUNGAN ANTARA BADAN ESEKUTIF DAN LEGISLATIF. KEKUASAAN ESEKUTIF DISERAHKAN KEPADA SUATU BADAN YANG DISEBUT KABINET, MENTERI – MENTERI BETANGGUNG JAWAB KEPADA PARLEMEN ( BADAN LEGISLATIFi.

  • DEMOKRASI DENGAN SISTEM PEMISAHAN KEKUASAAN.

  • DEMOKRASI DENGAN SISTEM REFERENDUM (MEMINTA PENDAPAT RAKYAT) UNTUK BERLAKUNYA UU.

Slide 18

MACAM – MACAM DEMOKRASI YANG PERNAH BERAKU DI INDONESIA :

  • DEMOKRASI LIBERAL (1945 S/D 1959).

  • DEMOKRASI TERPIMPIN (1959 S/D 1966).

  • DEMOKRASI PANCASILA ERA ORDE BARU ( 1966 S/D 1998)

  • DEMOKRASI PENCASILA ERA REFORMASI (1998 S/D SEKARANG)

Slide 19

  • HENRY B. MAYO BERPENDAPAT ”SISTEM POLTIK DEMOKRASI IALAH SISTEM POLITIK DIMANA KEBIJAKAN UMUM DITENTUKAN ATAS DASAR SUARA MAYORITAS OLEH WAKIL RAKYAT YANG DIAWASI SECARA EFEKTIF OLEH RAKYAT”

  • REFERENDUN ADA DUA YAITU REFERENDUM OBLIGATUR (WAJIB) DAN REFEREDUM FAKULTATIF (TIDAK WAJIB)

Slide 20

  • OBLIGATUR ADALAH REFERENDUM YANG MENENTUKAN BERLAKUNYA UNDANG – UNDANG ATAU SUATU PERATURAN. ARTINYA SUATU UNDANG – UNDANG / PERATURAN DAPAT BERLAKU APABILA RAKYAT MENYETUJUI MELALUI REFERENDUM.

  • REFERENDUM FAKULTATIF ADALAH REFERENDUM YANG MENENTUKAN UNDANG – UNDANG YANG BERLAKU TERSEBUT DAPAT BERLAKU ATAU TIDAK DAN PERLU TIDAKNYA DIADAKAN PERUBAHAN.

Slide 21

  • MONTESQUEAU MENYAMPAIKAN AJARAN ”TRIAS POLITIKA” KEKUASAAN NEGARA DIPISAHKAN MENJADI TIGA YAITU LEGISLATIF, ESEKUTIF, DAN YUDIKATIF

  • DEMOKRASI PANCASILA ADALAH SUATU SISTEM DEMOKRASI DIMANA DALAM PELAKSANAANNYA DIJIWAI OLEH NILAI – NILAI PANCASILA

  • MENURUT PELAKSANAANNYA DEMOKRASI DIBEDAKAN MENJADI DUA YAITU DEMOKRASI LANGSUNG DAN DEMOKRASI TAK LANGSUNG / PERWAKILAN

  • DEMOKRASI LANGSUNG PERNAH DITERAPKAN PADA JAMAN YUNANI KUNO PADA MASANEGARA POLIS / NEGARA KOTA

Slide 22

  • ALASAN DITERAPKANNYA DEMOKRASI LANSUNG PADA MASA NEGARA POLIS: WILAYAH NEGARA SEMPIT, PENDUDUK SEDIKIT, MASALAH NEGARA BELUM KOMPLEK

  • ALASAN DITERAPKANNYA DEMOKRASI TAK LANGSUNG / PERWAKILAN DALAM NEGARA MODERN: WILAYAH LUAS, PENDUDUK PADAT, MASALAH NEGARA KOMPLEK

Slide 23

PRAKTEK DEMOKRASI

DALAM KEHIDUPAN POLITIK

Slide 24

SEPERTI APA PRAKTEK DEMOKRASI

DALAM KEHIDUPAN POLITIK ?

RAKYAT TERLIBAT

DALAM

PEMILIHAN UMUM

Slide 25

RAKYAT MELALUI WAKILNYA

TERLIBAT DALAM PENYUSUNAN

UNDANG - UNDANG

Slide 26

RAKYAT MELAKSANAKAN

PENGAWASAN TERHADAP WAKIL

RAKYAT ATAU PEMERINTAH

Slide 27

ARISTOTELES MENGENALKAN DEMOKRASI

Slide 28

ADANYA PERLINDUNGAN KONSTITUSIONAL

ADANYA BADAN KEHAKIMAN YANG BEBAS

DAN TIDAK MEMIHAK

PRINSIP

PEMERINTAHAN

DEMOKRATIS

DI BAWAH

RULE OF LAW(MIRIAM BUDIARDJO)

ADANYA PEMILIHAN UMUM YANG BEBAS

ADANYA KEBEBASAN UNTUK MENYATAKAN PENDAPAT

ADANYA KEBEBASAN UNTUK BERSERIKAT /

BERORGANISASI DAN BEROPOSISI

ADANYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Slide 29

KETERLIBATAN RAKYAT DALAM

PENGAMBILAN KEPUTUSAN POLITIK

UNSUR – UNSUR

KUNCI DEMOKRASI

(LYPMAN

TOWER SARGENT)

TINGKAT KESAMAAN HAK DIANTARA WARGA NEGARA

TINGKAT KEBEBASAN DAN KEMERDEKAAN

YANG DIBERIKAN / DIPERTAHANKAN /

DIMILIKI OLEH WARGANEGARA

SISTEM PERWAKILAN

SISTEM PEMILIHAN DAN KETENTUAN MAYORITAS

Slide 30

PERMASALAHAN

APABILA DILIHAT DARI KETENTUAN PRINSIP PEMERINTAHAN DEMOKRATIS DI BAWAH RULE OF LAW APAKAH NEGARA INDONESIA SUDAH DAPAT DIKATAKAN SEBAGAI NEGARA YANG DEMOKRATIS ?

DISKUSIKAN DENGAN KELOMPOKMU

Slide 31

TUANGKAN HASIL DISKUSI KALIAN KE DALAM FORMAT BERIKUT

Slide 32

SIKAP POSITIP TERHADAP PELAKSANAAN DEMOKRASI

DALAM BERBAGAI KEHIDUPAN

Slide 33

APA ITU SIKAP POSITIP

TERHADAP PELAKSANAAN DEMOKRASI

DALAM BERBAGAI KEHIDUPAN ?

SIKAP YANG BAIK, MAU MENERIMA, DAN MENDUKUNG BAGI BERKEMBANG DAN TERLAKSANANYA DEMOKRASI DALAM BERBAGAI KEHIDUPAN

Slide 34

BUDAYA POLITIK PAROKIAL

BUDAYA POLITIK

MENURUT

RUSADI KANTAPRAWIRA

BUDAYA POLITIK KAULA

BUDAYA POLITIK PARTISIPAN

Slide 35

BUDAYA POLITIK PAROKIAL

BERLANGSUNG PADA MASYARAKAT TRADISIONAL YANG MASIH

SEDERHANA DENGAN SPESIALISASI SANGAT KECIL, PARA PELAKU

POLITIK SANGAT SERING MELAKUKAN PERANANNYA BIDANG

EKONOMI, KEAGAMAAN DAN LAIN – LAIN. MASYARAKAT CENDERUNG

TIDAK MERUH MINAT TERHADAP OBYEK – OBYEK POLITIK YANG LUAS.

KESADARAN YANG MENONJOL DARI MASYARAKAT DALAM BIDANG

POLITIK ADALAH BAHWA MEREKA MENGAKUI ADANYA PUSAT

KEWENANGAN KEKUASAAN POLITIK DALAM MASYARAKAT

Slide 36

BUDAYA POLITIK KAULA

ANGGOTA MASYARAKAT MEMPUNYAI MINAT, PERHATIAN, DAN

KESADARAN TERHADAP SISTEM KESELURUHAN, TERUTAMA

TERHADAP OUTPUT POLITIK. ORIENTASI ANGGOTA MASYARAKAT

YANG NYATA TERHADAP OBYEK POLITIKDAPAT DILIHAT

DARI PERNYATAANNYA, BAIK BERUPA KEBANGGAAN,

UNGKAPAN SIKAP MENDUKUNG, MAUPUN SIKAP BERMUSUHAN

TERHADAP SISTEM POLITIK. POSISINYA SEBAGAI KAULA (SUBYEK),

ANGGOTA MASYARAKAT LEBIH BERSIFAT PASIP. MEREKA

MENGANGGAP DIRINYA BERDAYA TIDAK BERDAYA MEMPENGARUHI

ATAU MERUBAH SISTEM POLITIK, KARENANYA MEREKA MENYERAH

BEGITU SAJA KEPADA SEGALA KEBIJAKAN DAN KEPUTUSAN PARA

PEMEGANG JABATAN DALAM MASYARAKAT, KARENA MEREKA

MENGANGGAP BAHWA APA YANG TELAH DIPUTUSKAN

OLEH PEMERAN / PEMANGKU JABATAN POLITIK ADALAH MERUPAKAN

SESUATU YANG TAK DAPAT DIUBAH , DIKOREKSI, APALAGI DITENTANG

Slide 37

BUDAYA POLITIK PARTISIPAN

ANGGOTA MASYARAKAT AKTIF DALAM KEHIDUPAN POLITIK. SETIAP

ORANG MENYADARI SETIAP HAK DAN TANGGUNG JAWABNYA

(KEWAJIBANNYA), DAPAT MENILAI DENGAN PENUH KESADARAN

SISTEM POLITIK SECARA TOTALITAS, INPUT, OUTPUT MAUPUN POSISI

DIRINYA DALAM POLITIK. SETIAP ANGGOTA MASYARAKAT TERLIBAT

DALAM SISTEM POLITIK YANG BERLAKU BETAPAPUN KECIL PERAN

YANG DIJALANKANNYA. HAL YANG DEMIKIAN INI ADALAH MERUPAKAN

WUJUD DARI DILAKSANAKANNYA BUDAYA DEMOKRASI DALAM

MASYARAKAT

Slide 38

HENRY B. MAYO

PELAKSANAAN BUDAYA POLITIK MASYARAKAT YANG

DEMOKRATIS AKAN MENERAPKAN NILAI – NILAI

BERIKUT

MENYELESAIKAN PERSELISIHAN

SECARA DAMAI DAN MELEMBAGA

MENJAMIN TERSELENGGARANYA

PERUBAHAN

SECARA DAMAI DALAM MASYARAKAT

MENYELENGGARAKAN PERGANTIAN

PEMIMPIN SECARA TERATUR

MEMBATASI PEMAKAIAN KEKERASAN

MENGAKUI DAN MENGANGGAP WAJAR

ADANYA KEANEKARAGAMAN

MENJAMIN TEGAKNYA KEADILAN

Slide 39

M. RUSLI KARIM

BUDAYA DEMOKRASI AKAN DIBANGUN JIKA ADA

FAKTOR – FAKTOR BERIKUT

KETERBUKAAN SISTEM POLITIK

BUDAYA POLITIK PARTISIPAN

EGALITAS

PEMIMIPIN POLITIK KERAKYATAN

RAKYAT CERDAS & PEDULI SOSIAL

PARTAI POLITIK TUMBUH DARI BAWAH

PENGHARGAAN THD FORMALISME & HUKUM

MASYARAKAT SIPIL TANGGAP & TANGGUNG JAWAB

DUKUNGAN DARI KEKUATAN ASING DAN PEMIHAAN

THD GOL MAYORITAS

Slide 40

BAGAIMANA DENGAN BUDAYA POLITIK YANG

DIKEMBANGKAN DI INDONESIA PADA MASA SEKARANG ?

KONFIGURASI SUBKULTUR BERANEKARAGAM CENDERUNG MENIMBULKAN

KONFLIK BAIK SECARA HORISONTAL MAUPUN VERTIKAN

BUDAYA POLITK PAROKIAL KAULA DAN PARTSIPAN MENYEBABKAN BANYAK

WN YANG KETINGGALAN DALAM MENGGUNAKAN HAK & MEMIKUL TANGGUNG

JAWAB POLITIKNYA

SIFAT IKATAN PRIMORDIALISME SANGAT KUAT BERUPA SENTIMEN

KEDAERAHAN, KESUKUAN, & KEAGAMAAN BERAKIBAT OTONOMI DAERAH

BERDAMPAK PENGUATAN KEPEMIMPINAN DAERAH DAN PUTRA DAERAH

BUDAYA POLITIK CENDERUNG MENGUKUHI

SIKAP PATERNALISTIK DAN PATRIMONAL

DUKUNGAN DARI KEKUATAN ASING DAN PEMIHAAN THD GOL MAYORITAS


Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro