1 / 9

TRAKOMA

TRAKOMA Disebabkan mikroorganisme Chlammydia trachomatis, ditularkan melalui handuk, jari, saputangan, dsb. serta melalui lalat Menyebabkan rusaknya pelupuk mata dan kornea Bila tidak dirawat mengakibatkan buramnya kornea dan kebutaan.

Download Presentation

TRAKOMA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TRAKOMA • Disebabkan mikroorganisme Chlammydia trachomatis, ditularkan melalui handuk, jari, saputangan, dsb. serta melalui lalat • Menyebabkan rusaknya pelupuk mata dan kornea • Bila tidak dirawat mengakibatkan buramnya kornea dan kebutaan

  2. Di seluruh dunia trakoma diderita sekitar 84 juta orang dan 8 juta di antaranya mengalami kecacatan • 3,6% kebutaan disebabkan trakoma, sekitar 3 juta orang di seluruh dunia buta karena trakom • Terutama anak-anak dan perempuan banyak yang terkena

  3. Sebagai penyakit yang endemik di lebih 55 negara, trakoma diatasi selain dengan perawatan juga secara holistik melakukan penyuluhan kesehatan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, dan perbaikan lingkungan berdasarkan strategi SAFE (Surgery, Antibiotics, Facial cleanliness, and Environmental improvement)

  4. DEGENERASI MAKULA • Umumnya pada usia di atas 50 tahun karena itu disebut degenerasi makula karena usia (AMD: Age related Macular Degeneration) • Makula (bagian tengah retina) mengalami degenerasi (penurunan fungsi) karena aliran darah berkurang, menyebabkan lapangan pengelihatan menjadi buram pada bagian tengah dan berlanjut dengan kebutaan

  5. Faktor risiko antara lain faktor keturunan, tingkat pigmentasi (mata yang berwarna terang lebih berisiko), darah tinggi, sinar ultraviolet, dan diet yang tidak seimbang • Saat ini belum diketahui pencegahan dan pengobatannya, untuk mengurangi gejalanya (perawatan paliatif) dilakukan dengan sinar laser, operasi, serta pelatihan untuk merehabilitasi • Penggunaan kacamata gelap (sunglasses) dapat mencegah degenerasi makula

  6. DEFISIENSI VITAMIN A (XEROPTALMIA) • Defisiensi (kekurangan) vitamin A akan menyebabkan penyakit xeroptalmia yang dapat menimbulkan kebutaan • Perjalanan penyakit xeroptalmia berlangsung secara berangsur-angsur

  7. XEROPTALMIA • Terjadi rabun senja yaitu gangguan pengelihatan pada keadaan remang-remang serta pada pengantian dari keadaan terang menjadi gelap • Mata mengalami bercak bitot yaitu bercak berwarna keputih-putihan seperti busa • Selanjutnya terjadi xerosis konjungtiva yaitu bagian putih mata (konjungtiva) mengering dan mengkerut • Bila dibiarkan kemudian akan menimbulkan lesi kornea (keratomalasia) yang akan berlanjut dengan kebutaan

  8. DIABETIK RETINOPATI • Diabetik retinopati adalah kerusakan pada retina karena penyakit diabetes melitus (kencing manis) • Penyakit diabetes mempengaruhi pembuluh darah yan mengaliri retina hingga terjadi penyumbatan, dilatasi (pembesaran pembuluh), dan kemudian tumbuhnya pembuluh darah baru • Oedema makula (penebalan bagian tengah retina) dapat menganggu pengelihatan dan kebutaan

More Related