1 / 60

PROYEKSI, KOORDINAT DAN SKALA PETA

PROYEKSI, KOORDINAT DAN SKALA PETA. GALIH WASIS WICAKSONO TEKNIK INFORMATIKA. PROYEKSI PETA. SISTEM PROYEKSI PETA. Permukaan bumi secara umum memiliki permukaan melengkung . Tidak memungkinkan untuk dapat dibentangkan menjadi bidang datar sempurna tanpa mengalami perubahan .

ailsa
Download Presentation

PROYEKSI, KOORDINAT DAN SKALA PETA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PROYEKSI, KOORDINAT DAN SKALA PETA GALIH WASIS WICAKSONO TEKNIK INFORMATIKA

  2. PROYEKSI PETA

  3. SISTEM PROYEKSI PETA • Permukaanbumisecaraumummemilikipermukaanmelengkung. • Tidakmemungkinkanuntukdapatdibentangkanmenjadibidangdatarsempurnatanpamengalamiperubahan. • Hasil survey danpemetaan yang dipetakandibidangdatarakanmengalamidistorsi. • Proyeksipetamerupakansuatufungsi yang merealisasikankoordinattitik-titik yang terletakdiataspermukaansuatukurva (berupa ellipsoid/bola) kekoordinattitik yang terletakdibidangdatar

  4. SYARAT GEOMETRIK PETA • Jarakantaratitik – titikdiataspetaharussesuaidenganjarakrealitasnyadipermukaanbumi (menggunakanskala) • Luas area/wilayahsuatuunsurdidalampetaharussesuaidenganluaswilayahsebenarnya (jugamenggunakanskala) • Sudut / arahsuatugarisdiataspetasesuaidenganarahdipermukaanbumi • Bentukunsurdipeta (poligon) sesuaidenganbentukdipermukaanbumi (menggunakanskala)

  5. KONSEP PROYEKSI PETA

  6. PROYEKSI MURNI

  7. JENIS PROYEKSI PETA • Menurutkedudukangariskarakteristikataukedudukanbidangproyeksiterhadapbidang datum : • Proyeksi normal : gariskarakteristikberimpitdengansumbubumi • Proyeksi miring : gariskarakteristikmembentuksudutterhadapsumbubumi. • Proyeksi transversal : gariskarakteristiktegaklurusterhadapsumbubumi.

  8. JENIS PROYEKSI PETA • Menurutciri – ciriasli yang tetapdipertahankan : • Proyeksiekuidistan : jarakdiataspetasamadenganjarakdipermukaanbumi • Proyeksikonform : sudutdiataspetasamadengansudutdanarahdipermukaanbumi • Proyeksiekuivalen : luasdiataspetasamadenganluasdipermukaanbumi

  9. JENIS PROYEKSI PETA • Menurutkarakteristiksinggunganantarabidangproyeksibidangdatumnya : • Proyeksimenyinggung • Proyeksimemotong • Proyeksitidakmemotongdantidakmenyinggung.

  10. JENIS PROYEKSI PETA • Menurutbidangproyeksi yang digunakan : • Proyeksiazimuthal : menggunakanbidangdatarsebagaibidangproyeksi • Proyeksikerucut (conic) : menggunakanbidangkerucut (dapatdidatarkantanpakerusakan) • Proyeksisilinder (cylindrical) : menggunakanbidangsilindersebagai media proyeksi.

  11. PROYEKSI MENURUT BIDANG cylindrical conic azimuthal

  12. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiAzimut Normal yaitubidangproyeksinyamenyinggungkutub. • ProyeksiAzimut Transversal yaitubidangproyeksinyategaklurusdenganekuator. • ProyeksiAzimut Oblique yaitubidangproyeksinyamenyinggungsalahsatutempatantarakutubdanekuator.

  13. AZIMUTHAL NORMAL • KhususproyeksiAzimut Normal cocokuntukmemproyeksikandaerahkutub.

  14. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiazimutalGnomonik Pusatproyeksiterapatdititikpusat bola bumi. Ekuatortergambarhinggatakterbatas. Lingkaranparalelberubahkearahluarmengalamipembesaran yang cepatdanekuatortidakmampudigambarkankarenapembesarantakterhingga. Padadaerahlintang 45° akanmengalamipembesaran 3 kali.

  15. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiazimutalGnomonik

  16. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiAzimuthalStereografik Titiksumberproyeksidikutubberlawanandengantitiksinggungbidangproyeksidengankutub bola bumi. Jadijarakantaralingkaranparaleltergambarsemakinmembesarkearahluar.

  17. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiAzimuthalStereografik

  18. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiAzimuthalOrthografik Proyeksiinimenggunakantitik yang letaknyatakterhinggasebagaititiksumberproyeksi. Akibatnyasinarproyeksinyasejajardengansumbubumi. Lingkaranparalelakandiproyeksikandengankeliling yang benaratauekuidistan. Jarakantaralingkarangarislintangakansemakinmengecilbilasemakinjauhdaripusat.

  19. JENIS-JENIS AZIMUTHAL • ProyeksiAzimuthalOrthografik

  20. JENIS – JENIS PROYEKSI CONICAL • Proyeksikerucut normal ataustandarJikagarissinggungbidangkerucutpada bola bumiterletakpadasuatuparalel (ParalelStandar). • ProyeksiKerucut Transversal Jikakedudukansumbukerucutterhadapsumbubumitegaklurus. • ProyeksiKerucut Oblique (Miring) Jikasumbukerucutterhadapsumbubumiterbentuk miring.

  21. PROYEKSI CONICAL

  22. PROYEKSI CONICAL Ciri – ciriproyeksikerucutantara lain: • Semuagarisbujurmerupakangarislurusdanberkonvergensidikutub. • Garislintangmerupakansuatubusurlingkaran yang konsentrisdengantitikpusatnyaadalahsalahsatukutubbumi. • Tidakdapatmenggambarkanseluruhpermukaanbumikarenasalahsatukutubbumitidakdapatdigambarkan. • Seluruhproyeksitidakmerupakansatulingkaransempurna, sehinggabaikuntukmenggambarkandaerahlintangrendah.

  23. PROYEKSI SILINDER • KeuntunganPenggunaanproyeksisilinder : • Dapatmenggambarkandaerah yang luas. • Dapatmenggambarkandaerahsekitarkhatulistiwa. • Daerah kutub yang berupatitikdigambarkansepertigarislurus. • Makin mendekatikutub, makinluaswilayahnya. Jadikeuntunganproyeksiiniyaitucocokuntukmenggambarkandaerahekuator, karenakearahkutubterjadipemekarangarislintang.

  24. PROYEKSI SILINDER

  25. PROYEKSI ARBITARY

  26. PROYEKSI BONNE (EQUAL AREA) • Sifat-sifatnyasamaluas. • Sudutdanjarakbenarpada meridian tengahdanpadaparalelstandar. • Semakinjauhdari meridian tengah, bentukmenjadisangatterganggu. • Baikuntukmenggambarkan Asia yang letaknyadisekitarkhatulistiwa

  27. PROYEKSI BONNE (EQUAL AREA)

  28. PROYEKSI SINUSOIDAL • Padaproyeksiinimenghasilkansudutdanjaraksesuaipada meridian tengahdandaerahkhatulistiwasamaluas. • Jarakantara meridian sesuai, begitu pula jarakantarparalel. • Baikuntukmenggambardaerah-daerah yang kecildimanasaja. Jugauntukdaerah-daerah yang luas yang letaknyajauhdarikhatulistiwa. • ProyeksiiniseringdipakaiuntukAmerika Selatan, Australia danAfrika.

  29. PROYEKSI SINUSOIDAL

  30. PROYEKSI MOLLWEIDE • Padaproyeksiinisamaluasuntukberubahdipinggirpeta.

  31. PROYEKSI GALL • Sifatnyasamaluas, bentuksangatberbedapadalintang-lintang yang mendekatikutub.

  32. PROYEKSI HOMOLOGRAFIK (GOODE) • Sifatnyasamaluas. Merupakanusahauntukmembetulkankesalahan yang terjadipadaproyeksiMollweide. • Baikuntukmenggambarkanpenyebaran

  33. PROYEKSI MERCATOR (UTM) • Proyeksi Mercator merupakanproyeksisilinder normal konform, dimanaseluruhmukabumidilukiskanpadabidangsilinder yang sumbunyaberimpitdenganbolabumi, kemudiansilindernyadibukamenjadibidangdatar. • Secara horizontal seluruhpermukaanbumidibagikedalam 60 bagiandisebut UTM zone • Dibatasioleh 2 meridian selebar 60 • Zone 1 dimulaidari 1800 BB hingga 1740 BB • Zone 60 dimulaidari 1740 BT hingga 1800 BT

  34. PROYEKSI MERCATOR (UTM) • Secaravertikalbataskoordinatlintangadalah 800 LS hingga 840 LU. • Setiapbagiandiberinotasialfabetdari C sampai X tanpahuruf I dan O. • Misal C dimulaidarideraja 800 LS hingga 720 LS. • Setiap zone UTM memilikisistemkoordinatsendiri. Titiknoladalahperpotonganantara meridian sentraldenganekuator • Untukmenghindarinilainegatif, maka meridian tengah (x) diberinilai 500.000 meter danekuator (y) diberinilai 10.000.000 meter

  35. PROYEKSI MERCATOR (UTM)

  36. PROYEKSI MERCATOR (UTM)

  37. PROYEKSI MERCATOR • Sifat-sifatproyeksiMercataryaitu: • Hasilproyeksiadalahbaikdanbetuluntukdaerahdekatekuator, tetapidistorsimakinmembesarbilamakindekatdengankutub. • Interval jarakantara meridian adalahsamadanpadaekuatorpembagianvertikalbenarmenurutskala. • Interval jarakantaraparaleltidaksama, makinmenjauhdariekuator, interval jarakmakinmembesar. • Proyeksinyaadalahkonform. • Kutub-kutubtidakdapatdigambarkankarenaterletakdiposisitakterhingga.

  38. PERTANYAAN • Jelaskanpengertianproyeksipeta! • Sebutkan 3 syaratpokokdalamproyeksipeta! • Sebutkanfaktor-faktor yang harusdiperhatikandalampemilihanproyeksi! • Jelaskanperbedaanantaraproyeksiekuivalendenganproyeksiekuidistan! • Sebutkanciri-ciriproyeksiazimuthal! • Jelaskancirikhasdariproyeksignomonik!

  39. SISTEM KOORDINAT

  40. SISTEM KOORDINAT DASAR • Sistemkoordinatadalahsekumpulanaturan yang menentukanbagaimanakoordinat – koordinatmerepresentasikantitiknya. • Aturan yang dimaksudadalahtitikasal, sumbukoordinatuntukmengukurjarak, sertasudutkoordinat.

  41. SISTEM KOORDINAT DASAR • SistemKoordinatbidangdatar (2D) : • SistemkoordinatKartesian (absisdanordinat) • SistemKoordinat Polar (jarakdan polar) • SistemKoordinat 3 Dimensi : • SistemkoordinatKartesian • Sistemkoordinat Polar

  42. KOORDINAT KARTESIAN • Sistemkoordinatkartesianduadimensimerupakansistemkoordinat yang terdiridariduasalibsumbu yang salingtegaklurus, biasanyasumbu X dan Y. • jarakdaripusatsumbukoordinat (O) ketitik P • i dan j menunjukkan nama titik

  43. KOORDINAT POLAR • Dalamkoordinat polar, koordinatsuatutitikdidefinisikanfungsidariarahdanjarakdarititikikatnya. • Titik P (r,Φ) • SudutΦbernilaipositifjikadiberlawanandenganjarum jam dansebaliknya.

  44. HUB. KOORDINAT KARTESIAN & KOORDINAT POLAR • Hubunganantarkoordinatkartesiandan polar :

  45. KOORDINAT KARTESIAN 3D • SistemKoordinatKartesian 3 Dimensi, padaprinsipnyasamadengansistemkoordinatkartesian 2 Dimensi, hanyamenambahkansatusumbulagiyaitusumbu Z, yang ketiganyasalingtegaklurus. • Sistem koordinat kartesian 3 Dimensi banyak digunakan dalam pengukuran menggunakan GPS

  46. SISTEM KOORDINAT BOLA • sistemkoordinat bola prInsipdasarnyasamadengankoordinat polar, yaitusudutdanjarak P didefinisikandengannilai P (r, φ, λ). Jikakitacermati, koordinat bola = koordinatlintangdanbujur yang digunakandalam globe, ataupeta.

  47. HUB. SISTEM KOORDINAT BOLA & KARTESIAN 3D

  48. SISTEM KOORDINAT ELLIPSOID • Ellipsoid secara matematis di tuliskan menjadi : • Keterangan : • a = sumbu semi-mayor (setengahsumbupanjang) • b = sumbu semi-minor ( setengahsumbupendek) • f = flattening (penggepengan) • e = eksentrisitas

  49. SISTEM KOORDINAT ELLIPSOID • Persamaanhubunganmatematisdarisistemkoordinatkartesian 3 dimensidankoordinat ellipsoid.

  50. SISTEM KOORDINAT ELLIPSOID • Persamaanhubunganmatematisdarisistemkoordinatkartesian 3 dimensidankoordinat ellipsoid. • Besaran a dan b tergantungdari model ellipsoid yang digunakan, misalnya. WGS84, Bessel 1881, dan lain-lain.

More Related