1 / 43

FISIOLOGI PEMBULUH DARAH DAN PENGATURAN TEKANAN DARAH

FISIOLOGI PEMBULUH DARAH DAN PENGATURAN TEKANAN DARAH. ARTERI. Membawa darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh Katup (-) Arteriol : arteri terkecil Anastomosis : persatuan cabang –cabang arteri. END ARTERI. End arteri anatomik

aggie
Download Presentation

FISIOLOGI PEMBULUH DARAH DAN PENGATURAN TEKANAN DARAH

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. FISIOLOGI PEMBULUH DARAH DAN PENGATURAN TEKANAN DARAH

  2. ARTERI • Membawa darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh • Katup (-) • Arteriol : arteri terkecil • Anastomosis : persatuan cabang –cabang arteri

  3. END ARTERI • End arteri anatomik pembuluh darah yg cabang terminalnya tdk mengadakan anastomosis dgn cabang2 arteri yg memperdarahi daerah yg berdekatan • End arteri fungsional……………->

  4. End arteri fungsional pembuluh darah yg cabang terminalnya mengadakan anastomosis dgn cabang2 arteri yg berdekatan,tetapi besarnya anastomosis tdk cukup untuk mempertahankan jaringan tetap hidup bila salah satu arteri tersumbat

  5. KAPILER • Pembuluh mikroskopik yg menghubungkan arteriol dengan venula • Hubungan langsung antara arteri dan vena tanpa diperantarai kapiler disebut : anastomosis arteriovenosa eg ujung-ujung jari dan ibu jari

  6. VENA • Mengalirkan darah kembali ke jantung • Katup (+) • Vena terkecil : venula • Pleksus vena : persatuan vena – vena kecil atau cabang2nya yg membentuk vena lebih besar

  7. Vena ygmeninggalkansalurancerna : vena porta • Vena porta -> hati -> sinusoid -> vena hepatica -> vena cava inferior -> jantung

  8. back

  9. ALIRAN DARAH VENA Fungsi vena : • Jalan kembali ke jantung • Reservoir darah  Capacitance vessels • dinding tipis • otot polos < arteri, tonus miogenik << • serat kolagen > elastin

  10. Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Aliran Balik Vena • Aliran Balik Vena (Venous Return) ( Volume darah yang masuk ke atrium tiap menit dari vena ) • Kapasitas vena • Kontraksi jantung • Aktivitas simpatis • Aktivitas otot rangka

  11. Efek katup vena • Aktivitas pernapasan • Efek penghisapan jantung (cardiac suction effect)

  12. Kapasitas Vena : (Volume darah yang dapat ditampung vena) • Distensibilitas dinding vena • Kapasitas vena   darah menetap di vena >>  volume darah yang bersirkulasi  • Kapasitas vena   darah kembali ke jantung >>  volume darah yang bersirkulasi 

  13. SISTEM LIMFATIK • Limfe : cairan yg mengalir dari jaringan ke pembuluh limfe • Kapiler limfe : pembuluh halus yg mengalirkan limfe dari jaringan • Aliran limfe : jaringan -> kapiler limfe -> pembuluh limfe kecil ->pembuluh limfe besar -> pembuluh darah

  14. Pembuluh aferen : membawa limfe ke kelenjar limfe • Pembuluh eferen : mentranspor limfe keluar dr kelenjar limfe • Limfe mencapai aliran darah pd pangkal leher melalui 2 pembuluh limfe besar yaitu Ductus lymphaticus dextra dan Ductus Thoracicus

  15. Tekanan Darah • Definisi Kekuatan/gaya yang dihasilkan darah terhadap setiap satuan luas dinding pembuluh • Satuan Standar mm air raksa(mmHg), tekanan 100 mmHg berarti kekuatan yang dihasilkan cukup untuk mendorong kolom air raksa setinggi 100 mm

  16. Pengukuran Tekanan Darah A. SecaraLangsung Denganmemasukkankanula/kateterkedalamarteri/vena/jantungkemudiandiukurdenganmenggunakan manometer air raksa B. Secaratidaklangsung Denganmendengarkansuara-suaraKorotkoffmenggunakan sphygmomanometer 1). MetodePalpasi 2). MetodeAuskultasi

  17. Bunyi Korotkoff Terdiri dari 5 fase : Fase I Bunyi ketukan nyaring disebut Tekanan Sistolik Fase II Tekanan dalam manset diturunkan, aliran yang melewati pembuluh meningkat timbul bunyi mendesir

  18. Bunyi Korotkoff Fase III Bunyi menjadi lebih keras dan nyaring Fase IV Bunyi tiba-tiba redup, lemah, dan meniup Fase V Bunyi sama sekali tak terdengar (TekananDiastolik)

  19. Faktor - faktor yang mempengaruhi • Curah Jantung Dipengaruhi Heart Rate dan Stroke Volume • Resistensi Perifer Dipengaruhi penampang pembuluh dan viskositas darah

  20. Pengaturan Kardiovaskular • Pengaturan Vasomotor Pusat vasomotor : Kelompok neuron di Medulla Oblongata yang berperan sebagai kendali utama tekanan darah

  21. Stimulus Aferen Efek Langsung Pada Vasomotor • Hipoksia • Hiperkapnia • Peningkatan TIK

  22. Masukan Eksitasi : • Dari korteks melalui hipotalamus • Dari lintasan nyeri dan otot • Dari kemoreseptor karotis dan aorta

  23. Masukan Inhibisi : • Dari paru • Dari Baroreseptor di karotis, aorta, dan Kardiopulmonal

  24. Refleks Baroreseptor Baroreseptor : Reseptor regang dalam dinding jantung dan pembuluh darah • Sinus karotikus • Arkus Aorta

More Related