1 / 48

Bab 8 Piutang

Bab 8 Piutang. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess. Tujuan. Menguraikan klasifikasi umum piutang. Mengikhtisarkan dan memberikan contoh-contoh prosedur pengendalian internal atas piutang. Menguraikan sifat dan akuntansi untuk piutang tak tertagih.

afra
Download Presentation

Bab 8 Piutang

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Bab 8Piutang Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess

  2. Tujuan • Menguraikan klasifikasi umum piutang. • Mengikhtisarkan dan memberikan contoh-contoh prosedur pengendalian internal atas piutang. • Menguraikan sifat dan akuntansi untuk piutang tak tertagih. • Membuat ayat jurnal dengan metode penyisihan akuntansi untuk piutang tak tertagih serta mengestimasikan piutang tak tertagih berdasarkan penjualan dan analisis piutang. • Membuat ayat jurnal untuk mencatat penghapusan langsung piutang tak tertagih.

  3. Tujuan (Lanjutan) • Menguraikan sifat dan karateristik surat wesel atau wesel. • Membuat ayat jurnal untuk mencatat transaksi wesel tagih. • Menyajikan piutang dalam bagian Aset Lancar di neraca. • Menghitung dan menginterpretasikan perputaran piutang usaha dan jumlah hari penjualan dalam piutang.

  4. Klasifikasi Piutang • Piutang Usaha—digunakan untuk penjualan barang dagang secara kredit, dan biasanya diperkirakan akan diterima dalam periode waktu yang relatif pendek. • Wesel Tagih—digunakan untuk memberikan kredit berdasarkan instrumen kredit resmi, yang disebut wesel promes. • Piutang Lain-lain—meliputi piutang bunga, piutang pajak, dan piutang dari pejabat atau karyawan perusahaan.

  5. Info. Kredit Persetujuan Kredit Pelanggan Penagihan Info.Akt. Barang atau Jasa Faktur Info. Akt. Penjualan Akuntansi Pemisahan Fungsi-fungsi Piutang

  6. Piutang Tak Tertagih Perusahaan sering kali menjual piutangnya ke perusahaan lain. Transaksi ini disebut sebagai transaksi anjak piutang, dan pembeli dari piutang disebut perusahaan anjak piutang.

  7. Piutang Tak Tertagih Metode Penyisihan • Metode ini konsisten dengan prinsip penandingan. • Manajemen membuat estimasi setiap tahunnya mengenai berapa besar porsi piutang usaha yang mungkin tak tertagih. • Beban Piutang Tak Tertagihdidebit dan Penyisihan Piutang Tak Tertagihdikredit. • Piutang yang ternyata benar-benar tak dapat ditagih didebit ke Penyisihan Piutang Tak Tertagihdan dikredit ke Piutang Usaha.

  8. Metode Penyisihan Pada tanggal 31 Desember, Cynthia Richards mengestimasikan bahwa $4.000 dari total saldo Piutang Usahaperusahaannya yang sebesar $105.000 pada akhirnya akan tak tertagih. Ayat Jurnal Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 4 000 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 4 000 00

  9. Metode Penyisihan Jumlah bersih yang diperkirakan akan tertagih, $101.000 ($105.000 – $4.000), disebut nilai realisasi bersih (NRB). Ayat jurnal penyesuaian tersebut mengurangi piutang ke NRB dan menandingkan beban piutang tak tertagih dengan pendapatan.

  10. Metode Penyisihan Ayat jurnal penyesuaian mengisi ember. Ayat Jurnal Penyesuaian Penyisihan Piutang Tak Tertagih

  11. Penyisihan Piutang TAK TERTAGIH Metode Penyisihan Menghapus piutang mengosongkan ember.

  12. Metode Penyisihan Jan. 21 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 610 00 Piutang Usaha—John Parker 610 00 Menghapus piutang tak tertagih. Pada tanggal 21 Januari, piutang John Parker yang totalnya sebesar $610 dianggap tak tertagih.

  13. Metode Penyisihan Jun. 10 Piutang Usaha—John Parker 610 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 610 00 Menimbulkan kembali piutang yang telah dihapus sebelumnya. Pada tanggal 10 Juni, piutang yang dihapus ternyata dapat ditagih. Suatu ayat jurnal dibuat untuk menimbulkan kembali piutang John Parker.

  14. Metode Penyisihan Jun. 10 Kas 610 00 Piutang Usaha—John Parker 610 00 Mencatat penagihan piutang. Ayat jurnal kedua dibuat untuk mencatat penerimaan kas.

  15. Metode Penyisihan Mengestimasikan Beban Piutang Tak Tertagih Metode penyisihan menggunakan dua cara untuk mengestimasikan jumlah yang didebit ke Beban Piutang Tak Tertagih. 1.Estimasi berdasarkan persentase penjualan. Jika penjualan kredit untuk periode tersebut sebesar $300.000 dan diestimasikan bahwa 1% akan tidak tertagih, Beban Piutang Tak Tertagihadalah sebesar $3.000.

  16. Metode Penyisihan Ayat Jurnal Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 3 000 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 3 000 00 Berdasarkan Persentase Penjualan

  17. Metode Penyisihan Mengestimasikan Beban Piutang Tak Tertagih Metode penyisihan menggunakan dua cara untuk mengestimasikan jumlah yang didebit ke Beban Piutang Tak Tertagih. 2. Estimasi berdasarkan analisis piutang . Jika diestimasikan bahwa piutang sebesar $3.390 akan tidak tertagih dan Akun Penyisihan Piutang Tak Tertagih saat ini memiliki saldo $510, Beban Piutang Tak Tertagihharus didebit sebesar $2.880 ($3.390 – $510).

  18. Metode Penyisihan Ayat Jurnal Penyesuaian Agt. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 2 880 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 2 880 00 Berdasarkan Analisis Piutang

  19. Umur Piutang dan Piutang Tak Tertagih Belum Jumlah Hari Setelah Jatuh Tempo Jatuh di atas Pelanggan Saldo Tempo 1-30 31-60 61-90 91-180 181-365 365 Ashby & Co. $ 150 $ 150 B. T. Barr 610 $ 350 $260 Brock Co. 470 $ 470 Saxon Woods 160 160 Total $86.300 $75.000 $4.000 $3.100 $1.900 $1.200 $800 $300 Total piutang usaha ditampilkan berdasarkan umur.

  20. Umur Piutang dan Piutang Tak Tertagih Belum Jumlah Hari Setelah Jatuh Tempo Jatuh di atas Pelanggan Saldo Tempo 1-30 31-60 61-90 91-180 181-365 365 Ashby & Co. $ 150 $ 150 B. T. Barr 610 $ 350 $260 Brock Co. 470 $ 470 Saxon Woods 160 160 Total $86.300 $75.000 $4.000 $3.100 $1.900 $1.200 $800 $300 Tak Tertagih 2% 5% 10% 20% 30% 50% 80% PERSENTASE Persentase tak tertagih berdasarkan pengalaman dan rata-rata industri.

  21. Umur Piutang dan Piutang Tak Tertagih Belum Jumlah Hari Setelah Jatuh Tempo Jatuh di atas Pelanggan Saldo Tempo 1-30 31-60 61-90 91-180 181-365 365 Ashby & Co. $ 150 $ 150 B. T. Barr 610 $ 350 $260 Brock Co. 470 $ 470 Saxon Woods 160 160 Total $86.300 $75.000 $4.000 $3.100 $1.900 $1.200 $800 $300 Tak Tertagih 2% 5% 10% 20% 30% 50% 80% PERSENTASE $3.390 = $1.500 $200 $310 $380 $360 $400 $240 JUMLAH

  22. A A B 2.880 Saldo sebelum penyesuaian A 3.390 C B Penyesuaian akhir tahun: $3.390 – $510 = $2.880 2.880 B C C Saldo setelah penyesuaian Penyesuaian Akhir Tahun untuk Piutang Tak Tertagih Buku Besar Neraca Piutang Usaha Piutang usaha $86.300 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 3.390 Nilai realisasi bersih $82.910 86.300 Peny.Piutang Tak Tertagih 510 Beban Piutang Tak Tertagih

  23. Akuntansi untuk Piutang Tak Tertagih Metode Penghapusan Langsung • Metode ini tidak konsistendengan prinsip penandingan. • Piutang yang terbukti tidak tertagih dihapus pada tahun piutang tersebut diputuskan tidak tertagih. • Beban Piutang Tak Tertagihdidebit dan Piutang Usahadikredit untuk masing-masing transaksi semacam itu.

  24. Metode Penghapusan Langsung Mei 10 Beban Piutang Tak Tertagih 420 00 Piutang Usaha—D. L. Ross 420 00 Menghapus piutang tak tertagih. Pada tanggal 10 Mei, piutang D. L. Ross diputuskan tidak tertagih. Saldo sebesar $420 dihapus dari buku.

  25. Metode Penghapusan Langsung Nov. 21 Piutang Usaha—D. L. Ross 420 00 Beban Piutang Tak Tertagih 420 00 Menimbulkan kembali piutang yang telah dihapus tgl. 10 Mei. Jurnal Pertama Pada bulan November, D. L. Ross mengirimkan cek sebesar $420 untuk melunasi utangnya.

  26. Metode Penghapusan Langsung Nov. 21 Kas 420 00 Piutang Usaha—D. L. Ross 420 00 Mencatat penagihan piutang. Jurnal Kedua Ayat jurnal kedua dibutuhkan untuk mencatat penerimaan kas.

  27. Wesel Tagih Penerima 2,500.00 $_____________ Fresno, California______________20___ March 16 06 Ninety days ________________ _AFTER DATE _______ PROMISE TO PAY TO We THE ORDER OF ____________________________________________ Judson Company Two thousand five hundred 00/100--------------------------- _________________________________________________DOLLARS City National Bank PAYABLE AT ______________________________________________ Pembuat VALUE RECEIVED WITH INTEREST AT ____ 10% NO. _______ DUE___________________ 14 June 14, 2006 H. B. Lane TREASURER, WILLIARD COMPANY

  28. Wesel Tagih Wesel promes adalah janji tertulis untuk membayar: • uang sejumlah tertentu (pokok) • ke orang atau perusahaan tertentu (penerima) • di tempat tertentu • pada tanggal tertentu atau sesuai permintaan • ditambah bunga pada tingkat persentase tertentu dari nilai pokok (nominal) per tahun

  29. Wesel Tagih Mari hitung tanggal jatuh tempo untuk wesel tagih berjangka waktu 90 hari yang diterbitkan tanggal 16 Maret. Tanggal wesel tersebut harus dilunasi disebut tanggal jatuh tempo.

  30. Wesel Tagih Total jangka waktu wesel 90 hari Jumlah hari di bulan Maret 31 Tanggal penerbitan wesel Maret 16 Sisa hari di bulan Maret –15 hari 75 hari Jumlah hari di bulan April –30 hari 45 hari Jumlah hari di bulan Mei –31 hari Sisa hari di bulan Juni 14 hari Jawaban: 14 Juni

  31. Wesel Tagih Jumlah yang harus dibayarkan pada tanggal jatuh tempo disebut nilai jatuh tempo.

  32. Wesel Tagih Menerima wesel tagih dengan nilai nominal $6.000, bunga 12%, jangka waktu 30 hari tanggal 21 November 2006 sebagai pelunasan utang W. A. Bunn Co.

  33. Wesel Tagih Perhitungan Bunga Jumlah Pokok × Suku Bunga × Waktu = Bunga $6.000 × 12% × 30/360 = $60,00 Perhitungan Nilai Jatuh Tempo Jumlah Pokok + Bunga = Nilai Jatuh Tempo $6.000 + $60,00 = $6.060,00

  34. Akuntansi untuk Wesel Tagih Nov. 21 Wesel Tagih 6 000 00 Piutang Usaha―W. A. Bunn Co. 6 000 00 Menerima wesel berjangka waktu 30 hari, bunga 12%, tanggal 21 November 2006. Menerima wesel dengan nilai nominal $6.000, jangka waktu 30 hari, bunga 12% tanggal 21 November dari W. A. Bunn Company untuk penjualan barang dagang.

  35. Akuntansi untuk Wesel Tagih Des. 21 Kas 6 060 00 Wesel Tagih 6 000 00 Pendapatan Bunga 60 00 Menerima jumlah pokok dan bunga atas wesel yang jatuh tempo. Pada tanggal 21 Desember, ketika wesel jatuh tempo, perusahaan menerima $6.060 dari W. A. Bunn Company ($6.000 plus bunga $60).

  36. Akuntansi untuk Wesel Tagih Des. 21 Piutang Usaha—W. A. Bunn Co. 6 060 00 Wesel Tagih 6 000 00 Pendapatan Bunga 60 00 Mencatat wesel yang ditolak dan bunga. Jika W. A. Bunn Company gagal untuk membayar wesel tersebut pada tanggal jatuh tempo, wesel itu disebut wesel tagih yang ditolak. Jumlah pokok dan bunga wesel ditransfer ke piutang usaha.

  37. Akuntansi untuk Wesel Tagih Des. 1 Wesel Tagih 4 000 00 Piutang Usaha—Crawford Company 4 000 00 Menerima wesel sebagai pelunasan utang. Wesel tagih berjangka waktu 90 hari, bunga 12% diterima tanggal 1 Desember 2006, dari Crawford Company untuk melunasi utangnya, yang bersaldo $4.000.

  38. Akuntansi untuk Wesel Tagih Des. 31 Piutang Bunga 40 00 Pendapatan Bunga 40 00 Ayat jurnal penyesuaian untuk bunga akrual. Asumsikan bahwa periode akuntansi berakhir pada tanggal 31 Desember. Dibutuhkan ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat bunga akrual sebesar $40 ($4.000 × 0,12 × 30/360).

  39. Akuntansi untuk Wesel Tagih Mar. 1 Kas 4 120 00 Wesel Tagih 4 000 00 Piutang Bunga 40 00 Pendapatan Bunga 80 00 $4.000 × 0,12 × 60/360 Menerima pelunasan wesel dan bunga. Pada tanggal 1 Maret 2004, diterima pembayaran sebesar $4.120 untuk wesel tersebut ($4.000) plus bunga ($120).

  40. Piutang di Neraca

  41. Crabtree Co. Neraca31 Desember 2006 Aset Aset lancar: Kas $119.500 Wesel tagih 250.000 Piutang usaha $445.000 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 15.000 430.000 Piutang bunga 14.500 Persediaan 714.000 Pos-pos yang diarsir kuning adalah piutang

  42. Penjualan Kredit Bersih Piutang Usaha Rata-rata Analisis dan Interpretasi Keuangan Perputaran Piutang Usaha =

  43. $36.000.000 $1.150.000 $32.500.000 $1.065.000 Perputaran Piutang Usaha 2006 2005 Penjualan kredit bersih $36.000.000 $32.500.000 Piutang usaha (net): Awal tahun $ 1.080.000 $1.050.000 Akhir tahun 1.220.000 1.080.000 Total $2.300.000 $2.130.000 Rata-rata $1.150.000 $1.065.000 Perputaran piutang usaha 31,3 kali 30,5 kali Kegunaan: Untuk menilai efisiensi dalam menagih piutang dan dalam manajemen kredit.

  44. Accounts receivable, end of year Average daily sales on account =12,4 hari $1.220.000 ($36.000.000 ÷ 365 hari) Piutangusaha, akhirtahun Penjualanharian rata-rata Jumlah Hari Penjualan dalam Piutang Kegunaan: Untukmenilaiefisiensidalammenagihpiutang dandalammanajemenkredit.

  45. DISKON MENDISKONTOKAN WESEL TAGIH SEBUAH PERUSAHAAN DAPAT MENGGADAIKAN WESEL TAGIH YANG DIMILIKINYA DENGAN CARA MENUKAR WESEL TERSEBUT DENGAN KAS. BANK AKAN MEMBERIKAN KAS (HASIL) KEPADA PERUSAHAAN SETELAH DIKURANGI DENGAN DISKON (BUNGA) YANG DIHITUNG DARI NILAI JATUH TEMPO SELAMA PERIODE DISKON. PERIODE DISKON ADALAH LAMANYA WAKTU BAGI BANK UNTUK MEMEGANG WESEL TAGIH SEBELUM JATUH TEMPO.

  46. Ilustrasi : Wesel tagih 90 haribertanggal 8 April Rp 1,800,000 denganbunga 12 % dari PT Priyonodidiskontokanke bank penerimapembayaratanggal 3 Mei denganbunga 14%.

  47. Perhitungannya : Nilai nominal weseltagih 8 April 1,800,000 Bungaweseltagih (90 hari, bunga 12% pertahun54,000 . Nilaijatuh tempo tanggal 7 Juli 1,854,000 Diskonpadanilaijatuh tempo(65 harisejak 3 mei- sampai 7 Juli, bunga 14%) 46,870 - HasilDiskonto 1,807,130 Jurnalnya: • Kas 1,807,130 • Wesel Tagih 1,800,000 • Pendapatanbunga 7,130

  48. Selesai

More Related