1 / 75

Salman Purnama MN4K 21208904

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL, TBK – TSO CABANG ASIA AFRIKA BANDUNG. Salman Purnama MN4K 21208904. BAB I PENDAHULUAN. 1.1 latar belakang.

adolph
Download Presentation

Salman Purnama MN4K 21208904

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL, TBK – TSO CABANG ASIA AFRIKA BANDUNG Salman Purnama MN4K 21208904

  2. BAB I PENDAHULUAN

  3. 1.1 latar belakang • Padaera globalisasi sekarang ini, persainganbisnismenjadisemakinketat. Hal tersebut merupakan tantangan yang besar bagisetiapperusahaan, dimana merekadituntutuntukmembuat strategi yang tepat untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan tersebut. • Dalam mencapai tujuannya, setiap perusahaan diharuskan mempunyai kemampuan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki, khususnya sumber daya manusia. Dalam setiap kegiatan perusahaan, manusia selalu berperan aktif dan dominan karena manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentu terwujudnya tujuan perusahaan . Tujuan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif karyawan meskipun alat-alat yang dimiliki perusahaan begitu canggihnya.

  4. Robbins (2001) memandang komitmen sebagai salah satu sikap kerja karena merupakan refleksi dari perasaan seseorang (suka atau tidak suka) terhadap organisasi ditempat individu tersebut bekerja. Lebih lanjut ia mendefinisikan komitmen organisasi sebagai suatu orientasi individu terhadap organisasi yang mencakup loyalitas, identifikasi dan keterlibatan.

  5. Berbagai literatur telah menuliskan bahwa motivasi mendorong munculnya perilaku. Motivasi ada karena adanya kebutuhan dalam individu yang harus dipenuhi. Menurut Robbins (1996) dalam Lieke (2008:4) motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi ke arah tujuan organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu untuk memenuhi kebutuhan individual.

  6. Menurut Davis dan Newstorm (2001) dalam Winarni (2009:6) mendefinisikan kepuasan kerja sebagai perasaan senang atau tidak senang (favorable or infavorable) seseorang berkenaan dengan pekerjaannya. Jadi, ketika seorang karyawan menyenangi pekerjaannya, maka ia akan memiliki loyalitas, dengan demikian ia berkomitmen dengan organisasi tempat ia bekerja.

  7. IndikasiKondisiMotivasi, KomitmenKaryawanberdasarkankuesioner dengan7 orangkaryawanPT Astra International, Tbk - TSOCabang Asia Afrika Bandung

  8. Indikasikondisikepuasan karyawan

  9. IndikasikondisiMotivasi karyawan

  10. Indikasikondisikomitmen organisasi

  11. 1.2 identifikasi dan rumusan masalah • Duafaktorpenting yang dapatmempengaruhikomitmenorganisasiadalahkepuasankerjakaryawandanmotivasikerjakaryawan. Komitmenorganisasipada PT. Astra International, Tbk — TSO Cabang Asia Afrika Bandung sekaranginibelumdapatdikatakanbaik, masihadahal-hal yang harusdiperbaikiolehmanajemen. Kurangnyakomitmenorganisasiinididugakuatkarenakurangnyakepuasankerjakaryawansertamotivasi. • Rumusan masalah : 4

  12. 1.3 Maksud dan tujuan penelitian • mengumpulkan data danberbagaiinformasiterkaitdengankepuasankerjakaryawan , motivasidankomitmenorganisasi pada PT. Astra International, Tbk-TSO Cabang Asia Afrika Bandung • Tujuan : 4

  13. 1.4 Kegunaan Penelitian • Kegunaan Praktis Perusahaan Pihak lain • Kegunaan Akademis PengembanganIlmumanajemen Peneliti lain Peneliti 1.5 WAKTU DAN LOKASI • 26 marets.d.26 juni 2012 • PT. Astra International, Tbk-TSO Cabang Asia AfrikaBandung yang berlokasidi J1. Asia Afrika No. 125 Telp (022) 4242000.

  14. BAB IIKAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

  15. 2.1 KajianPustaka2.1.1 Kepuasan Kerja2.1.1.1 Pengertian Kepuasan Kerja • Wood, Wallace, dan Zeffane (2001:113) dalam ayu hartiawati (2011),mendefinisikan kepuasan kerja sebagai beriikut : “Job satisfaction is the degree to which individuals feel positivelyabout there jobs. As a concept, job satisfaction also indicated the degree to whichexpectation in someone’s psychological contract are fulfilled”. Artinya, kepuasan kerja adalah tingkat perasaan positif yang dimiliki individu terhadap pekerjaan mereka. Artinya, kepuasan kerja juga menunjukkan terpenuhinya harapan-harapan individu secara psikologis.

  16. 2.1.1.2 Teori Kepuasan Kerja Menurut Veithzal Rivai (2004:475) • Teori Ketidaksesuaian (Discrepancy Theory) • Teori Keadilan (Equity Theory) • Teori Dua Faktor (Two Factor Theory) 2.1.1.2 FAKTOR KEPUASAN KERJA Menurut A. A. Anwar Mangkunegara (2005:120) • Factor diri pegawai • Faktor pekerjaan

  17. 2.1.1.3 Alasan pentingnya kepuasan • Indra Wijaya (2002:72) mengemukakan alasan pentingnya perusahaan memperhatikan kepuasan kerja. Beberapa di antara alasan tersebut adalah: 1.Alasan Nilai 2. Alasan Kesehatan Jiwa 3. Alasan Kesehatan Jasmani

  18. 2.1.2 Motivasi Kerja 2.1.2.1 Pengertian Motivasi Kerja Menurut Herzberg dalam Anwar Prabu (2007:95), “Istilah motivasi berasal dari perkataan bahasa latin, yakni movere yang berarti menggerakkan. Dengan demikian secara etimologi, motivasi berkaitan dengan hal-hal yang mendorong atau menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu” 2.1.2.2 Tujuan Motivasi Ada beberapa tujuan yang dapat diperoleh dari pemberian motivasi menurut Hasibuan (2007:146) yaitu: • 1) Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan. • 2) Meningkatkan produktivitas kerja karyawan. • 3) Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan. • 4) Meningkatkan kedisiplinan karyawan. • 5) Mengefektifkan pengadaan karyawan • 6) Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik • 7) Meningkatkan loyalitas, kreatifitas dan partisipasi karyawan • 8) Meningkatkan tingkat kesejahteraan karyawan • 9) Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya • 10) Meningkatkan efisiensi pengunaan alat-alat dan bahan baku 2.1.2.3 Jenis-jenis Motivasi menurut Hasibuan (2007:150) motivasi terdiri dari: • 1) Motivasipositif • 2) motivasi negatif

  19. 2.1.3 Komitmen Organisasi 2.1.3.1 Pengertian Komitmen Organisasi • Sedangkan menurut Richard M. Steers (1985) yang dikutip oleh Kuntjoro (2002:1) mendefinisikan bahwa komitmen organisasi adalah rasa identifikasi (kepercayaan terhadap nilai-nilai organisasi), keterlibatan (kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi), dan loyalitas yang dinyatakan seorang pegawai terhadap organisasinya. • 2.1.3.3 Menumbuhkan Komitmen Organisasi Kuntjoro (2002:2-3) menjelaskan bahwa komitmen organisasi memiliki tiga aspek utama, yaitu : • Identifikasi dengan organisasi • Keterlibatan sesuai peran dan tanggungjawab pekerjaan di organisasi • Kehangatan, afeksi dan loyalitas terhadap organisasi merupakan evaluasi terhadap komitmen

  20. 2.1.7 Penelitian Sebelumnya

  21. 2.2. Kerangka Pemikiran Kepuasan Kerja (X1) 1. Gaji 2. Pekerjaan itu sendiri 3. Rekan sekerja 4. Atasan 5. Promosi 6. Lingkungan Kerja Marihot Tua (2005) dalam Ayu hartiawati (2011:27) Griffin dan Ebert dalam poerwati , at all (2002:2) Komitmen organisasi 1. Komitmen affektif 2. Komitmen Kontinuitas 3. Komitmen Normatif Allen dan Meyer (1990) dalam Luvi Kurniasari (2005:36) Amstrong (1998:97) • Motivasi kerja (X2) • Hygiene Factors • Pengupahan • Sikap terhadap pekerjaan • Sikap terhadap pimpinan • Kebijakan organisasi • Hubungan antar karyawan • Motivation Factors • Target pekerjaan • Penghargaan pimpinan • Pendelegasian wewenang • Keterlibatan dalam pembuatan kebijakan • A.H. Maslow (1943) dalam Malayu hasibuan (2008:153) Herzberg dalam Anwar Mangkunegara (2007:95)

  22. 2.3 hipotesis • Hipotesis menurut Sugiyono (2004:104) adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yang empirik. • Berdasarkan penjelasan diatas, maka peneliti dapat mengambil sebuah hipotesis yaitu : “Kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasi pada PT. Astra International, Tbk – TSO Cabang Asia Afrika Bandung secara parsial “

  23. BAB IIIOBJEK DAN METODE PENELITIAN

  24. Operasionalisasi variabel

  25. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  26. 4.1GambaranUmum PT. Astra International, Tbk – TSO CabangAsia AfrikaBandung 4.1.1Sejarah PT. Astra International, Tbk – TSO Cabang Asia Afrika Bandung • 20 Februari 1957 - Drs. TjiaKian Tie (Alm), William Soerjadja (TjiaKiang Liong ), dan E. Hariman (LiemPeng Hong), bidangusahaekspor-imporhasilbumi, inventarisalat-alatkeretaapiuntuk PKA (sekarang PJKA), sertabahan-bahanuntukproyekpengembangan PLTA Jatiluhur. • 1965 mendirikanbangunanbarudi Jakarta dandi Bandung. imporalat-alatberatdankendaraanbermotor • 25 Februari 1969 berdiri PT. Gaya Motor. • 1 Juli 1969 PT. Astra International Incorporation (AII) mendapatkanpengakuanresmidaripemerintah RI sebagai ATPM • 1971didirikanperusahaanbaru yang diberinama PT. Toyota Astra Motor (TAM) yang merupakanpatunganantara Indonesia denganJepang. • Go public, nama PT. Astra International menjadi PT. Astra International Toyota Division. • 8 Agustus 1995 menjadi PT. Astra International Tbk. Toyota Sales Operation • 4 Maret 1996 diresmikan PT. Astra International Tbk. Toyota Sales Operation cabang Asia Afrika Bandung olehChief Executive AUTO 2000 Yap TjaySoen.

  27. Service Advisor Deskripsi Pekerjaan Secara Umum : • Bertanggungjawabmelayanikebutuhanpelanggan yang datangdankeluarbengkeldenganmendengarkan, menganalisa, danmenjelaskantentangkerusakankendaraan, membuat PKB danestimasiwaktusertabiayauntukmencapaikepuasanpelanggan, sertamenjagakerapian data-data kendaraanpelanggan.

  28. Melayani customer, yaitu menganalisa kerusakan dan memeriksa kendaraan, serta menjelaskan hasil pemeriksaan pada customer. • Memasukkan data keluhan customer mengenai kondisi kendaraan customer ke komputer. • Membuat Perintah Kerja Bengkel ( PKB ). • Membuat penawaran dari pekerjaan perbaikan kendaraan atau estimasi biaya dan waktu perbaikan pada customer. • Menginformasikan pekerjaan tambahan (bila ada) kepada customer beserta estimasi biaya dan waktu tambahan yang diperlukan. • Memeriksa kendaraan yang telah diperbaiki, apakah sesuai dengan PKB / WO. • Melakukan test drive dan memeriksa keberadaan parts bekas di dalam kendaraan. • Menyerahkan kembali kendaraan pada customer dalam keadaan bersih berikut parts bekas sesuai dengan Form Pemeriksaan kendaraan ( FPK ). • Melakukan follow up ke cutomer setelah 2-3 hari kendaraan diperbaiki di bengkel. • Mengingatkan customer untuk melakukan perawatan berkala berikutnya pada saat selesai perawatan / perbaikan. • Mengisi data ‘account number’ untuk setiap perawatan yang telah selesai dikerjakan yang dipakai sebagai dasar perhitungan biaya perawatan -> SAP

  29. Mekanik Deskripsi Pekerjaan Secara Umum • Tugas dan Tanggungjawab Utama : • Melakukan service kendaraan, meliputi perawatan dan perbaikan sesuai Perintah Kerja Bengkel (PKB) / Work Order (WO). Uraian Pekerjaan Aktivitas Utama : • Perbaikan / Perawatan kendaraan • Mengerjakan perbaikan / perawatan kendaraan sesuai perintah yang ada di PKB/WO, sesuai dengan standar pengerjaan & standar K3 yang berlaku. • Mencatat pekerjaan yang dilakukan di kolom PKB/WO dan mencatat waktu kerja (waktu mulai & waktu penyelesaian pekerjaan) pada kertas kerja atau Check sheet yang berlaku untuk menentukan flate rate. • Menginformasikan kerusakan yang ditemukan diluar PKB / WO pada Foreman / Karu untuk ditindaklanjuti. • Memeriksa ulang hasil kerjanya dan menyerahkan PKB / WO yang telah diisi kepada Kepala Regu / Foreman untuk diperiksa. • Memelihara (menjaga kebersihan dan kelengkapan) peralatan kerja, menjaga kerapian dan kebersihan tempat kerjanya.

  30. Service Admin Deskripsi Pekerjaan Secara Umum Tugas dan Tanggungjawab Utama : • Memonitor batas waktu pembayaran dan dokumen-dokumen pendukungnya, melakukan administrasi Account Receivables (AR) dan verifikasi ‘collection payments’. Uraian Pekerjaan : • Mencetak kontrak kerja untuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui Workshop Head. • Memonitor batas waktu pembayaran dan dokumen-dokumen pendukungnya. • Melakukan administrasi Account Receivables (AR). • Melakukan kegiatan administrasi masalah perpajakan. • Membantu melengkapi data yang dibutuhkan untuk pengiriman unit

  31. 1.4 Karakteristik Responden

  32. HasilUjiValiditasKuesionerKepuasan Kerja

  33. HasilUjiValiditasKuesionerKomitmen Organisasi

  34. HasilUjiReliabilitasKuesionerPenelitian

  35. Rekapitulasi Tanggapan Responden Terhadap Variabel Kepuasan Kerja 4.3 Analisis Deskriptif

  36. 76,52 Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik Sangat Baik 20 36 52 68 84 100 Gambar 4.2 Skala Penafsiran Persentase Variabel KepuasanKerja

  37. Persentase Skor Jawaban Responden Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Gaji

  38. Persentase Skor Jawaban Responde Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Pekerjaan

  39. Persentase Skor Jawaban Responden Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Rekan Kerja

  40. Persentase Skor Jawaban Responden Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Atasan

  41. Persentase Skor Jawaban Responden Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Promosi

  42. Persentase Skor Jawaban Responden Mengenai KepuasanKerja Berdasarkan Faktor Lingkungan Kerja

  43. Rekapitulasi Tanggapan Responden Terhadap Variabel Motivasi Kerja

More Related