Tata Surya Power Point
Download

Tata Surya Power Point

Advertisement
Download Presentation
Comments
Aprileo1923
From:
|  
(20) |   (0) |   (0)
Views: 191 | Added: 25-04-2013
Rate Presentation: 0 0
Description:
Tata Surya Power Point ppt
Tata Surya Power Point

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




1. Sistem tatasurya Galaksi Lapisan Ozon Gerhana Asteroid dan Meteor Komet

2. Alam Semesta ? Menurut pengamatan para ahli astronomi, di angkasa terdapat cukup banyak kelompok-kelompok bintang yang berdekatan beredar mengelilingi suatu kabut gas pijar yang sangat besar. Cluster adalah kabut gas pijar yang sangat besar sebagai pusatnya. Nebula, kabut gas pijar yang lebih kecil yang mengelilingi bintang. Galaksi merupakan sebutan untuk kelompok-kelompok bintang yang saling berdekatan. Bumi yang kita tempati ini berada dalam salah satu galaksi yang diberi nama MILKY WAY atau galaksi Bima Sakti dan matahari sebagai pusat peredarannya

3. GALAKSI Dalam ilmu astronomi galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari bintang-bintang, gas dan debu yang amat luas, dimana anggotanya mempunyai gaya tarik menarik (gravitasi). Matahari bersama-sama 9 buah planet yang mengitarinya merupakan anggota dari sebuah galaksi yang diberi nama Galaksi Bima Sakti. Galaksi kita termasuk galaksi spiral dan berbentuk seperti cakram, garis tengahnya kira-kira 100.000 tahun cahaya (30.600 pc). Diperkirakan galaksi berumur 12-14 biliun tahun dan terdiri dari 100 biliun bintang.

4. Bentuk galaksi Secara garis besar, menurut morfologinya, galaksi dibagi menjadi 3 tipe, yaitu: tipe galaksi spiral, galaksi elips, dan galaksi tak-beraturan. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk / penampakan galaksi-galaksi tersebut. Galaksi-galaksi yang diamati dan dipelajari oleh para astronom sejauh ini terdiri dari sekitar 75% galaksi spiral, 20% galaksi elips, dan 5% galaksi tak beraturan. Namun ini bukan berarti galaksi spiral adalah galaksi yang paling banyak terdapat di alam semesta ini. Sesungguhnya yang paling banyak terdapat di alam semesta ini adalah galaksi elips. Jika kita mengambil volume ruang angkasa yang sama, kita akan menemukan lebih banyak galaksi elips daripada galaksi spiral. Hanya saja galaksi tipe ini banyak yang amat redup, sehingga amat sulit untuk diamati.

5. Spiral Galaksi spiral merupakan tipe yang paling umum dikenal orang. Mungkin karena bentuk spiralnya yang indah itu. Jika kita mendengar kata galaksi, biasanya yang terbayang adalah galaksi tipe ini. Galaksi kita termasuk galaksi spiral. Galaksi Sombrero ( konstelasi virgo), galaksi Black Eye ( konstelasi Coma Berenices), galaksi 2MASX J00482185-2507365 occulting fair, galaksi The Whirlpool, Grand Spiral galaksi, Supernova, Galaksi NGC 1512, galaksi, NGC 3.370, galaksi M81, galaksi Hoag?s Object.

6. Elips Sesuai dengan namanya, penampakan galaksi ini seperti elips. Tapi bentuk yang sebenarnya tidak kita ketahui dengan pasti, karena kita tahu apakah arah pandang kita dari depan, samping, atau atas dari galaksi tersebut. Yang termasuk tipe galaksi ini adalah mulai dari galaksi yang berbentuk bundar sampai galaksi yang berbentuk bola pepat. Struktur galaksi tipe ini tidak terlihat dengan jelas. Galaksi elips sangat sedikit mengandung materi antar bintang , dan anggotanya adalah bintang-bintang tua. Contoh galaksi tipe ini adalah galaksi M87, yaitu galaksi elips raksasa yang terdapat di Rasi Virgo.

7. Tak Beraturan Galaksi tak beraturan adalah tipe galaksi yang tidak simetri dan tidak memiliki bentuk khusus, tidak seperti dua tipe galaksi yang lainnya. Anggota dari galaksi tipe ini terdiri dari bintang-bintang tua dan muda. Contoh dari galaksi tipe ini adalah Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil, dua buah galaksi tetangga terdekat Bima Sakti, yang hanya berjarak sekitar 180.000 tahun cahaya dari Bima Sakti. Galaksi tak beraturan ini banyak mengandung materi antar bintang yang terdiri dari gas dan debu-debu.

8. Galaksi Spiral

9. Galaksi bentuk Ellips

11. B. Tata Surya Susunan Tata Surya ? Pada zaman Yunani kuno, seorang filosof bernama Clausius Ptolomeus mengemukakan pendapatnya bahwa matahari,bulan,dan planet-planet beredar mengelilingi bumi yang tetap diam ditempatnya sebagai pusat peredaran. Jadi, Bumi menjadi pusat alam semesta dan teori ini disebut Teori Geosentris.

12. Merkurius Bulan Bumi Gb. Susunan planet menurut Teori Geosentris Saturnus Yupiter Mars Matahari Venus

13. Ibnu Al- Syatir Filosof muslim dari Timur Tengah yang juga ahli geometri. Ia berpendapat bahwa matahari adalah pusat peredaran-peredaran planet. Nikolas Kopernikus (1473-1543) Seorang Ilmuan Polandia menyelidiki lebih lanjut tentang peredaran Matahari dan planet-planet. Kopernikus memperoleh kesimpulan bahwa matahari merupakan pusat peredaran dan semua planet berputar mengelilingi matahari. ( Teori Heliosentris )

14. pluto neptunus uranus saturnus Yupiter asteroida mars bumi venus Merkurius matahari Gb. Susunan planet menurut Teori Heliosentris

15. Matahari Matahari adalah pusat dari tata surya. Ukuran garis tengah matahari adalah 100 kali lebih besar dari bumi. Jarak matahari ke bumi 8.1/3 menit cahaya atau 500 detik cahaya. Jarak matahari dan bumi adalah sekitar 150 juta kilometer Suhu di permukaan matahari mencapai 6000?C! Oleh karena itu di dalam matahari tidak ada benda padat. Semuanya berupa gas. Matahari terdiri dari lapisan inti dan 3 lapisan luar yaitu fotosfer, chromosfer, dan corona.

16. Matahari Bagian-bagian Matahari: Fotosfer Kromosfer Korona Pendapat tentang panas matahari: J.R. Meyer : Panas matahari berasal dari batu meteor yang berjatuhan dengan kecepatan tinggi di permukaan matahari. Teori kontraksi H.Helmholz: Panas matahari berasal dari menyusutnya bola gas. Dr.Bothe Panas matahari berasal dari reaksi-reaksi nuklir yang disebut reaksi hidrogen helium sintesis. A. Matahari

17. Potosphere corona

18. Korona pada Matahari

19. Kromosfer pada Matahari

20. TATA SURYA Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya. Anggota Tata Surya Planet Asteroid 3. Satelit 4. Meteoroid 5. Komet

21. 1. Planet Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. Contoh : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus Merkurius Venus Bumi Mars Asteroid Yupiter Saturnus Neptunus Uranus Komet

22. a. Bumi sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua yaitu planet inferior dan planet superior. Planet inferior adalah planet yang orbitnya berada di dalam orbit bumi. Yang termasuk planet inserior antara lain Merkurius dan Venus Pengelompokan Planet Planet superior adalah planet yang orbitnya berada diluar orbit bumi. Yang termasuk planet superior adalah Mars, Jupiter , Saturnus, Uranus dan Neptunus Planet inferior Planet superior Bumi

23. Planet dalam Planet luar Asteroid b. Asteroid sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua planet dalam dan planet luar Planet dalam planet yang orbitnya di dalam peredaran Asteroid Yang termasuk planet dalam antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Planet luar adalah planet yang garis edarnya berada diluar garis edar Asteroid, Yang termasuk planet luar antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

24. Planet Terestrial Planet Jovian Berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya, Planet dikelompokkan menjadi planet Terrestrial dan Jovian Planet Terrestrial yaitu planet yang memiliki ukuran dan komposisi yang hampir sama dengan bumi, Yang termasuk planet Terrestrial antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Planet Jovian yaitu planet yang memiliki ukuran sangat besar dan komposisi penyusunnya hampir sama dengan planet Jupiter. yang termasuk planet Jovian antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

25. Hukum keppler merupakan hukum ? hukum yang menjelaskan tentang gerak planet. 1. Hukum I Keppler Orbit planet berbentuk elips dimana matahari terletak pada salah satu titik fokusnya. Aphelium Jarak terjauh planet dari matahari Perihelium Jarak terdekat planet dari matahari Hukum Keppler Garis edar planet ( orbit ) lintasan yang dilalui planet saat mengitari matahari Orbit Planet

26. Jika waktu planet untuk berevolusi dari AB sama dengan waktu planet untuk berevolusi dari CD sama dengan waktu planet untuk berevolusi dari EF Maka luas AMB = luas CMD = luas EMF Sehingga kecepatan revolusi planet dari AB lebih besar kecepatan revolusi planet dari CD dan kecepatan revolusi planet dari CD lebih besar kecepatan revolusi planet dari EF. Semakin dekat matahari kecepatan revolusi planet semakin besar Semakin jauh dari matahari kecepatan revolusi planet semakin lambat. Hukum II Keppler Garis yang menghubungkan planet ke matahari dalam waktu yang sama menempuh luasan yang sama A B C D E F M

27. Hukum III Keppler Kuadrat kala revolusi planet sebanding dengan pangkat tiga jarak rata ? rata planet ke matahari d1 d2 T1 = Periode revolusi planet 1 T2 = Periode revolusi planet 2 d1 = jarak rata ? rata planet 1 ke matahari d2 = jarak rata ? rata planet 2 ke matahari

28. Gerak Planet Gerak planet dan semua nggota tata surya mengikuti hukum grafitasi universal Hukum Grafitasi Universal. Planet bumi dan planet yang lainnya bergerak mengitari matahari karena pengaruh gaya grafitasi matahari. Gerak satelit mengelilingi planet disebabkan ada gaya grafitasi planet pada satelit. Planet bergerak mengelilingi matahari karena matahari memiliki massa lebih besar dari planet. Satelit mengelilingi planet karena planet memiliki massa lebih besar dari satelit. Mp = massa planet Mm = massa maahari R = jarak antara massa F = gaya tarik matahari pada planet F R

29. F = gaya tarik ( N ) M1 = massa matahari (kg) M2 = massa planet (kg) R = jarak rata- rata matahari dengan planet ( m ) G = konstanta grafitasi umum ( 6,67 . 10 ? 11 N m2/kg2) F R Besar gaya tarik matahari pada planet adalah sebanding dengan besar massa masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa masing ? masing.

30. Periode Revolusi Akibat Revolusi bumi Terjadinya pergantian musim di bumi Terlihatnya rasi bintang yang berbeda tiap bulan Terjadi perbedaan lamanya waktu siang dan malam Gerak semu tahunan matahari Periode revolusi adalah waktu yang diperlukan planet mengitari matahari satu kali putaran 21 Maret 21 Juni 23 September 22 Desember Belahan Bumi Utara lebih condong ke matahari awal musim panas Siang lebih lama dari malam Belahan Bumi Utara menjauhi matahari awal musim dingin Malam lebih panjang dari siang Belahan Bumi Utara Awal musim gugur, Malam sama panjang dengan siang Belahan Bumi Utara Awal musim semi, Malam sama panjang dengan siang Belahan Bumi Selatan menjauhi matahari awal musim dingin malam lebih lama dari siang Belahan Bumi Selatan lebih condong ke matahari awal musim panas Siang lebih panjang dari malam Belahan Bumi Selatan Awal musim semi, Malam sama panjang dengan siang Belahan Bumi Selatan Awal musim gugur, Malam sama panjang dengan siang

31. Akibat Rotasi 1. Pergantian siang dan malam 2. Perbedaan waktu dibumi yang garis bujurnya berbeda 3. Gerak semu harian matahari 4. Bentuk bumi menggelembung pada katulisiwa dan pepat pada kutubnya. 5. perubahan arah angin di katulistiwa Periode rotasi adalah waktu yang diperlukan planet berputar pada sumbunya satu kali putaran Siang Malam Matahari

32. Tabel data planet Data Microsoft encarta Incyclopedia 2008

33. Asteroid Planet ? planet kecil yang berada diantara orbit Mars dan orbit Jupiter.

34. Foto Asteroid Asteroid 243 Ida Asteroid 433 Eros

35. SATELIT Satelit merupakan benda langit yang mengorbit planet dan mengiring planet di dalam mengorbit matahari Planet Satelit Matahari Satelit alam juga dinamakan Bulan Satelit buatan yang digunakan untuk komunikasi

36. Periode Rotasi Bulan Bulan melakukan tiga gerakan putaran sekaligus Bulan berputara mengitari Bumi ( Revolusi ) Bulan berputar pada porosnya ( Rotasi ) Bulan bersama Bumi mengitari matahari. Bulan didalam berevolusi bidang orbit bulanmembentuk sudut 5o terhadap bidang edar bumi ( ekliptika ) 5o Bidang edar bulan dan bidang edar bumi yang membentuk sudut 5o menyebabkan terjadinya gerhana bulan maupun gerhana matahari.

37. Fase Bulan Matahari BL baru / BL mati Konjungsi Bulan sabit awal Kuartil awal Bulan tiga perempat Bulan purnama Oposisi Bulan tiga perempat Kuartil akhir Bulan sabit akhir

38. Matahari Terjadi gerhana bulan Gerhana Bulan Bumi Penumbra Umbra Penumbra

39. Matahari Gerhana Matahari Bumi Penumbra Umbra Penumbra Tempat terjadi Gerhana Matahari Total Gerhana matahari terjadi ketika posisi matahari , bulan dan bumi segaris dan sebidang

40. Pasang surut air laut Matahari Pasang Purnama Atau pasang perbani Pasang neap Pasang neap Pasang Purnama Atau pasang perbani

41. METEOR Batuan meteorid yang masuk ke atmosfir bumi dan menghasilkan jejak cahaya.

42. Meteor juga dinamakan bintang beralih

43. Komet Benda langit yang mengorbit matahari dengan lintasan yang sangat lonjong Komet juga dikenal dengan nama Bintang berekor Ekor komet selalu menjauhi matahari Bagian dari komet Inti,Coma,Awan Hidrogen dan Ekor

44. Merkurius Planet ini paling dekat dengan matahari. Jaraknya dari matahari adalah sekitar 57 juta kilometer. Karena dekatnya dengan matahari, maka suhu di sana sangat panas pada siang hari yakni sekitar 427?C. Tetapi pada malam hari suhunya menjadi sangat dingin bisa mencapai -178?C. Sedangkan jaraknya dengan bumi 92 juta kilometer.

45. Semua planet berputar pada sumbunya. Perputaran itu disebut rotasi. Merkurius berputar lambat, satu putaran membutuhkan 58,6 hari. Selain berputar pada sumbunya semua planet bergerak mengelilingi matahari. Gerakan ini disebut gerakan orbital. Berbeda dengan gerakan rotasinya yang lambat, masa orbital Merkurius tergolong cepat yakni hanya membutuhkan 88 hari. Bandingkan dengan bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,25 hari). Merkurius adalah planet terkecil setelah Pluto.

46. Jika langit sedang cerah pada pagi atau . senja, lihatlah ke arah matahari terbit (pada pagi hari) atau tenggelam (pada sore hari), akan ada sebuah benda langit seperti bintang yang bercahaya cukup terang. Cahaya planet berasal dari cahaya matahari yang dipantulkannya. Planet ini dapat terlihat lebih terang dibanding planet lainnya ? Penyebabnya adalah karena memiliki atmosfir berupa awan tebal berwarna putih. Atmosfir inilah yang memantulkan cahaya matahari sehingga terlihat berkilau oleh kita di bumi. venus

47. Di sinilah kita manusia hidup. Sampai sekarang kita masih bertanya-tanya apakah kehidupan seperti yang ada di bumi hanya ada di bumi. Jika kita menyadari bahwa jagat raya ini amat luas dan bumi ibarat setetes air di dalam samudra, kemungkinan itu ada. Tetapi untuk lingkup tata surya sudah dapat dipastikan hanya di bumi sajalah terdapat kehidupan yang sangat berkembang. Sebagian besar permukaan bumi berupa lautan yakni 70% dari seluruh permukaan. Sisanya adalah daratan yang tersusun dari dataran, gunung dan lembah. Bumi dilingkupi oleh atmosfer. Sebagian besar atmosfer bumi terdiri dari gas Nitrogen (4/5 bagian), sisanya (1/5 bagian) berupa gas Oksigen. Terdapat pula gas-gas lain tetapi kadarnya sangat kecil. Rahasia-rahasia yang terkandung di dalam perut bumi dan dari dasar samudra masih banyak yang belum terungkap. Umur bumi diperkirakan sudah mencapai 4,5 milyar tahun. Bumi

48. Bumi kita memilki gaya gerak atau gaya berat. Gaya tarik bumi ini dinamakan gaya gravitasi terrestrial bumi. Benda di bumi memilki bobot karena pengaruh gaya gravitasi tersebut. Menentukan bobot dari sebuah benda dibumi berarti mengukur besarnya gaya tarik bumi terhadap benda itu. Gaya tarik bumi terrestrial inilah yang menahan semua materi yang ada di bumi serta atmosfernya hingga tidak hilang melayang ke alam semesta.

49. Planet Mars disebut juga planet Merah karena memang terlihat bercahaya merah dari bumi. Warna merah tersebut disebabkan oleh karena permukaan planet Mars diselimuti debu merah karat. Ukuran Mars hanya separuh dari ukuran bumi. Tetapi Mars memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos. Semula orang mengira ada kehidupan di Planet Mars. Untuk membuktikan dugaan ini, Amerika Serikat meluncurkan 2 pesawat Viking yang kemudian mendarat di Mars pada tahun 1976. Pesawat ini membawa contoh tanah dari Mars. Tetapi sayangnya dari hasil penelitian atas contoh tanah tersebut tidak ditemukan cukup bukti yang mendukung adanya kehidupan di Mars. M A R S

50. Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita. Garis tengahnya mencapai 11 kali garis tengah bumi. Berat Jupiter hanya 2 ? kali dari planet bumi. Planet ini ternyata tidak padat, tetapi lembek seperti bubur. Permukaannya berupa gas helium dan hidrogen cair yang terbungkus awan yang bergolak. Jupiter memiliki banyak sekali satelit yakni 16 buah. Empat buah satelit berukuran besar dan diberi nama : Ganymede (satelit terbesar di tata surya), Callisto, Europe dan Io. Dua belas satelit lainnya berukuran kecil dan diberi nama : Almathea, Himalia, Elara, Pasiphae, Sinope, Lysithea, Carme, Ananke, Leda (terkecil), Thebe, Adrastea dan Metis. JUPITER

51. Saturnus memiliki cincin-cincin yang mengitarinya. Cincin-cincin tersebut tidak lain dari potongan jutaan es yang mengelilingi Saturnus. Saturnus adalah planet kedua terbesar di tata surya. Diameternya adalah 120.660 km atau 9 kali diameter bumi. Lama putaran rotasinya adalah 10 jam 14 menit (tercepat kedua setelah Jupiter) sedangkan masa orbitalnya 29.5 tahun. Saturnus memiliki satelit paling banyak yakni 19 buah satelit ! Satelit yang terbesar adalah Titan, sedangkan satelit lainnya adalah : Mimas, Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Hypherion, Iapetur, Phobe, Janus, Epimethius, Telesto, Calypso, Atlas, Pandora, Helene, Prometheus dan Pan. Satu satelit lagi belum diberi nama SATURNUS

52. Keadaan di Uranus dingin dan beku. Suhu di permukaannya berkisar antara -233?C sampai 213?C. Gas utama pada udara Uranus adalah Hidrogen, kemudian diikuti methana dan Helium. Uranus memiliki cincin. Tetapi berbeda dengan cincin yang terdapat di Saturnus, cincin Uranus tipis dan sampai sekarang telah ditemukan 9 lapis cincin Uranus. Uranus paling tidak memiliki 15 satelit. Dua yang terbesar adalah Oberon dan Titania. Satelit terbesar adalah Oberon dan terkecil adalah Miranda. URANUS

53. Kondisi di Neptunus hampir mirip dengan Uranus. Diameter Neptunus adalah 49.500 km. Jika Neptunus adalah sebuah wadah kosong maka Neptunus bisa menampung 60 buah bumi. Masa rotasinya adalah 18 jam sedangkan masa orbitalnya adalah 165 tahun. Neptunus memiliki 8 satelit. Yang terbesar adalah Triton. Para ahli memperkirakan 100 juta tahun lagi jarak Triton dengan planet Neptunus akan cukup dekat sehingga Triton akan tercabik sebagian. Sejak tahun 1984 para ahli telah menduga bahwa Neptunus memiliki cincin. Dugaan ini terbukti setalah pesawat angkasa Voyager 2 berhasil mendekati Neptunus dan memastikan bahwa Neptunus memiliki paling tidak 3 lapis cincin. NEPTUNUS

54. Planet terakhir adalah Pluto. Planet ini adalah yang terkecil di tata surya. Ukurannya bahkan lebih kecil dari bulan. Keadaan di Pluto sangat dingin dan beku. Pada titik terjauh dari matahari, gas-gas yang ada di permukaan seperti metan, nitrogen dan karbondisoksida membeku. Baru pada titik terdekatnya dengan matahari gas-gas ini menguap dan membentuk atmosfir sementara. Waktu rotasi Pluto adalah 6 1/3 hari dan masa orbitalnya 248 tahun. Yang unik dari orbital Pluto adalah, ada suatu masa yakni selama 20 tahun Pluto memotong orbit Neptunus. Sehingga pada masa itu Neptunus adalah planet terjauh. Peristiwa ini terjadi terakhir kalinya adalah antara Januari 1979 sampai dengan Februari 1999. PLUTO

55. Pluto bukan lagi planet

56. Djoni N. Dawanas Prodi. Astronomi, FMIPA Institut Teknologi Bandung Mengapa Pluto dikeluarkan dari status Planet?

57. 4. Asal mula Tata Surya Teori Tidal atau Teori Pasang Surut B. Teori Bintang Kembar C. Teori Nebular Teori Big Bang Teori Creatio Continua C. Bumi sebagai Planet Metode untuk menentukan umur Bumi: Metode Sedimen Metode Kadar garam Metode Termal Metode Radioaktif Kulit Bumi terdiri atas hidrosfer, litosfer, lalu inti bumi disebut centrosfer. Centrosfer dibagi menjadi 3 lapis : Inti dalam setebal 1.304 km Inti luar setebal 2.176 km Mantel setebal 2.858 km

58. Atmosfer

59. Troposfer Lapisan ini berada pada level yang paling rendah, campuran gas-gasnya adalah yang paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Di lapisan ini kehidupan juga terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (lk. 15 km dari permukaan tanah). Di dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari terjadi. Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Ketinggian bertambah, maka suhu udara akan berkurang , dari sekitar 17oC sampai - 52oC.

60. Stratosfer Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu sekitar - 57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu. Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini. Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra ungu. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.

61. Mesosfer Lk. 25 mil atau 40 km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai menjadi sekitar - 143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu lk. 81 km diatas permukaan bumi. Memungkinkan terjadi awan noctilucent, terbentuk dari kristal es. Termosfer Transisi dari mesosfer ke thermosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. Terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982oC, karena serapan radiasi sinar ultra ungu. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.

62. Sifat Atmosfer Merupakan selimut gas tebal yang secara menyeluruh menutupi bumi sampai ketinggian lk. 560 km dari permukaan bumi; Tidak mempunyai batas mendadak, tetapi menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar; makin tinggi, BJ-nya turun cepat; Tidak berwarna, tidak berbau, tidak dapat dirasakan, tidak dapat diraba (kecuali bergerak sebagai angin); Mudah bergerak, dapat ditekan, dapat berkembang; Mempunyai berat (56 x 1014 ton) & dapat memberikan tekanan. 99% dari beratnya berada sampai ketinggian 30 km, & separuhnya berada di bawah 6000 m. Memberikan tahanan jika suatu benda melewatinya berupa panas akibat pergesekan (mis. meteor hancur sebelum mencapai permukaan bumi)

63. Sangat penting untuk kehidupan & sebagai media untuk proses cuaca. Sebagai selimut yang melindungi bumi thd tenaga penuh dari matahari pada waktu siang, menghalangi hilangnya panas pada waktu malam. Tanpa atmosfer suhu bumi pada siang hari 93,30C & pada malam hari -148,90C; Efek rumah kaca: energi panas/bahang menembus atmosfer, tetapi bila ia dipantulkan dari tanah, ia tak dapat lolos, apalagi bila langit berawan. Peningkatan panas di atmosfer terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca, yaitu gas yang menyerap sinar infa-merah seperti: SO2, NO2, CH4, CO2, O3, CFC.

64. Asal Atmosfer Bumi Setiap hari sejumlah besar udara diserap & diproses dgn berbagai cara, & sejumlah gas dilepaskan ke udara oleh makhluk hidup. Karakteristik & komposisi udara kita bergantung pada pola kehidupan yang terbentuk di bumi ? Evolusi atmosfer Bumi berkogulasi dari bahan gas & debu yang mengelilingi matahari 4 milyar th.yl; kehidupan muncul ? milyar th kmd. O2 muncul lama setelah adanya organisme bersel satu. CO2 yang berlimpah dari sinar matahari membuat karbohidrat dengan hasil sampingan O2 (fotosintesa). O2 terakumulasi di udara, kmd berkembang makhluk yang membutuhkan O2. N2 bereaksi lambat, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan, shg keseimbangan N2 di udara, di laut & di dalam bumi sangat dipengaruhi oleh makhluk hidup. CO2 bersiklus dalam biosfer dengan cepat, dalam prosesnya sebagian disimpan sbg batukapur & marmer, gas, minyak, batubara, BO tanah. Interaksi tanah, air, udara & makhluk hidup secara tetap menggunakan & memperbarui atmosfer. Diperkirakan keadaan ?stabil? atmosfer seperti sekarang ini kira2 terjadi 500 juta th.yl.

65. Oksigen penting untuk mengubah makanan menjadi energi & nitrogen terutama diperlukan bagi tanaman, namun walaupun meliputi 99% volume udara ternyata pasif thd proses cuaca. Helium & Hidrogen sangat jarang, kecuali pada elevasi sangat tinggi, karena merupakan gas yang sangat ringan. H2O (uap, cair, padat), CO2 (ERK) & O3 (menyerap UV) penting didalam pertukaran panas antara atmosfer, bumi, dan matahari. CO2 masuk dalam atmosfer terutama karena kegiatan makhluk hidup di darat & di laut. Keseimbangan dinamis diatur oleh foto-sintesis yang menggunakan 3% jumlah CO2 per tahun. Hampir separuh CO2 dari atmosfer diserap laut. Molekul CO2 diperkirakan akan kembali setiap 6 tahun, sementara molekul N2 menghabiskan waktu 10 juta th untuk kembali digunakan dalam proses biologis, sedangkan molekul O2 diperkirakan akan kembali setelah 4 juta th. Terjadi peningkatan kandungan CO2 dalam atmosfer. Apa sebab dan akibatnya?


Other Related Presentations

Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro