Pengertian Koordinasi
Download

Pengertian Koordinasi

Advertisement
Download Presentation
Comments
Albert_Lan
From:
|  
(3463) |   (0) |   (0)
Views: 69 | Added: 18-05-2013
Rate Presentation: 0 0
Description:
abas/2005. 2. Pengertian Koordinasi. Koordinasi berasal dari kata bahasa Inggris coordination yang berarti being co-ordinate, yaitu adanya koordinat yang bersamaan dari dua garis dalam bidang datar, yang dapat diartikan bahwa dua garis yang berpotongan pada koordinat tertentu.. . . . . . Y. a. b. X.
Tags
Pengertian Koordinasi

An Image/Link below is provided (as is) to

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use only and may not be sold or licensed nor shared on other sites. SlideServe reserves the right to change this policy at anytime. While downloading, If for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.











- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -




1. abas/2005 1 KOORDINASI DAN HUBUNGAN KERJA BY : ACHMAD BASYUNI Widyaiswara Madya Diklat Provinsi DKI Jakarta Disampaikan pada DIKLATPIM IV RRI, 19 PEBRUARI 2009

2. abas/2005 2 Pengertian Koordinasi Koordinasi berasal dari kata bahasa Inggris coordination yang berarti being co-ordinate, yaitu adanya koordinat yang bersamaan dari dua garis dalam bidang datar, yang dapat diartikan bahwa dua garis yang berpotongan pada koordinat tertentu. Y a b X Titik koordinat

3. abas/2005 3 Pengertian Koordinasi Di dalam administrasi, koordinasi bersangkutpaut dengan penyerasian serta penyatuan tindakan dari sekelompok orang (William H. Newman) Koordinasi adalah penyerasian yang teratur usaha-usaha untuk menyiapkan jumlah yang cocok menurut mestinya, waktu dan pengarahan pelaksanaan hingga menghasilkan tindakan-tindakan harmonis dan terpadu menuju sasaran yang telah ditentukan. (george R. Terry) Koordinasi adalah proses pemaduan sasaran dan kegiatan dari unit-unit kerja yang terpisah untuk dapat mencapai tujuan organisasi secara efektif. (James AF Stoner)

4. abas/2005 4 Pengertian Koordinasi Koordinasi adalah bekerja bersama seerat-eratnya dibawah seorang pemimpin. (Penjelasan UUD) Koordinasi kegiatan vertikal di Daerah adalah: Upaya yang dilaksanakan oleh Kepala Wilayah guna mencapai keselarasan, keserasian dan keterpaduan baik perencanaan maupun pelaksanaan tugas serta kegiatan semua instansi vertikal, dan antara instansi vertikal dengan dinas daerah agar tercapai hasil guna dan daya guna (PP. No. 6 th 1988)

5. abas/2005 5 Pengertian Koordinasi Koordinasi pada hakekatnya merupakan upaya memadukan (mengintegrasikan), menyerasikan dan menyelaraskan berbagai kepentingan dan kegiatan yang saling berkaitan beserta segenap gerak, langkah dan waktunya dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran bersama. (LAN, 1997)

6. abas/2005 6 Pengertian Hubungan Kerja Adalah sebagai hubungan yang terjadi antara bagian-bagian atau individu-individu baik antara mereka di dalam organisasi maupun antara mereka dengan pihak luar organisasi sebagai akibat penyelenggaraan tugas dan fungsi masing-masing dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi.

7. abas/2005 7 Macam2 Hubungan Kerja Hubungan Kerja Vertikal Hubungan Kerja Horizontal Hubungan Kerja diagonal Hubungan Kerja Fungsional Hubungan Kerja Informatif Hubungan Kerja Konsultatif Hubungan Kerja Direktif Hubungan Kerja Koordinatif

8. abas/2005 8 Organisasi Manusia adalah makhluq sosial Secara alamiah terdorong untuk hidup bersama Manusia sadar pentingnya kerjasama untuk mencapai tujuan sesuai dengan kebutuhan Agar dicapai ketertiban dalam kerjasama perlu ikatan-ikatan formal

9. abas/2005 9 Unsur-unsur dalam Organisasi Kelompok orang yang membentuk persekutuan Kerjasama Tujuan Keterikatan formal Susunan Hirarhis

10. abas/2005 10 Pengertian Organisasi Suatu himpunan interaksi manusia yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama yang terikat dalam suatu ketentuan yang telah disetujui bersama

11. abas/2005 11 Prinsip2 Koordinasi K esamaan persepsi, saling pengertian, hormat perlu dibina O byek atas sasaran yang menjadi acuan koordinasi harus diterima semua pihak O rientasikan perilaku semua pihak pada sasaran secara terpadu R ancang pertemuan berkala guna memonitor kemajuan dan penanganan masaalah D orong semangat kerjasama dan etos kerja semua pihak guna mengefektifkan kegiatan bersama

12. abas/2005 12 Prinsip2 Koordinasi N asehati dan arahkan serta bila perlu negosiasi agar tindakan tidak menyimpang I ntensifkan pemecahan masalah penghambat koordinasi A rahkan semua potensi sumber daya hanya kepada sasaran atau tujuan S empurnakan sistem kerja dan sederhanakan bila perlu I nformasikan semua kebijakan dan dengarkan pendapat semua pihak dalam membina kesamaan persepsi dari semua pihak

13. abas/2005 13 Prinsip2 Hubungan Kerja H indarkan sifat egois agar kondusif U raian pekerjaan harus jelas secara tertulis sebagai pedoman hubungan B angkitkan semangat kerjasama U kuran tingkat kinerja individu atau kelompok ditetapkan N orma kerja harus dipatuhi semua pihak G unakan semua sember sesui standar pemanfaatan agar efisien A ntisipasi semua hambatan yang mungkin timbul dalam hubungan

14. abas/2005 14 Prinsip2 Hubungan Kerja N on kompromis dengan masalah yang meng- hambat hubungan kerja K inerja standar harus sesuai dengan kemampu- an orang dan sumber E valuasi secara berkala pelaksanaan hubungan kerja antar pegawai R otasi dapat dilakukan bila hubungan kerja selalu terganggu oleh ulah pegawai J elas tuntutan disiplin orang terhadap aturan formal organisasi A tur spesialisasi dan uraian pekerjaan secara tertulis

15. abas/2005 15 Komunikasi Penting dalam Koordinasi & Hubungan Kerja Pada dasarnya semua pihak yang melakukan koordinasi dan hubungan kerja ia melakukan komunikasi Dalam komunikasi harus memperhatikan elemen-elemen dan jenis-jenis komunikasi agar koordinasi dan hubungan kerja efektif Untuk mencapai keberhasilan koordinasi dan hubungan kerja semua pihak harus memperhatikan hambatan-hambatan komunikasi

16. abas/2005 16 Determinan Efektifitas Koordinasi & Hubungan Kerja Sarana Koordinasi dan Hubungan Kerja Kebijaksanaan Rencana Prosedur dan tata kerja Rapat dan Taklimat (Briefing) Surat Keputusan Bersama Pola Koordinasi dan Hubungan Kerja Forum Tim, Panitia dan Kelompok Kerja Dewan atau Badan Sistem satu atap dan satu pintu Sistem pelayanan satu pintu

17. abas/2005 17 Teknik Koordinasi dan Hubungan Kerja Appreciation (menghargai pendapat orang lain) Influence (melakukan interaksi) Control (mengendalikan) -? Pendekatan rapat koordinasi KURT LEWIN & DR.WILLIAM E. SMITH Memperhitungkan semua faktor pendukung Menentukan strategi Mengikutsertakan semua pihak terkait (Stake Holder) Individu/klp/institusi di dalam organisasi Individu/klp/institusi di luar organisasi Penyusunan saran/rencana secara kongrit

18. abas/2005 18 No Kegiatan Sumber-sumber yang diperlukan Pihak-pihak yang terkait (SH) 1. ?????.. Manusia???.orang Persyaratan ???? ????????? Dana Rp. ????? Bahan-bahan: ???????.. ???????. ???????. Peralatan: 1????????.. 2. ??????? 3. ??????? Rancangan Kegiatan

19. abas/2005 19 Proposal Rancangan Penyusunan Kebijakan Kebijakan yang didinginkan: ???????????????. Faktor-faktor pendukung ???????????? ???????????..dst Strategi dari setiap faktor pendukung: Strategi 1 :???????????. Strategi 2 :???????????. Stake Holder SH 1 Perannya : ?????? ???????. SH 2 Perannya : ?????? ???????. SH 3 Perannya : ?????? ???????.

20. abas/2005 20 Contoh: Poin I ?TERCIPTANYA KONDISI PASAR TRADISIONAL YANG MENYENANGKAN DI KELURAHAN KEBON KOSONG? Kondisi sekarang : Sampah menumpuk Lapak liar Jalan sempit becek Banyak pungli Banyak copet Tidak semua kebutuhan masyarakat tersedia Harga tinggi Tidak tersedia keamanan Judul:

21. abas/2005 21 Poin II Poin III Poin IV TERSEDIA KEBUTUHAN MASYARAKAT TERCIPTA PASAR NYAMAN TERSEDIA PERATURAN RETRIBUSI HARGA TERJANGKAU TERCIPTA KONDISI PASAR TRADISIONAL YANG MENYENANGKAN DI DESA KEBON KOSONG TERSEDIA JALAN LUAS DAN BAGUS TERSEDIA PETUGAS KEAMANAN TERSEDIA SARANA ANGKUT SAMPAH DAN PETUGAS TERSEDIA LAPAK MEMBELI ALAT ANGKUT MENGADAKAN TPS/TPA MENGANGKAT PERSONEL/PETUGAS BAGIAN PERLENGKAPAN BAGIAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH PASAR SH1 SH2 SH3 S1 S2 S3 P6 P7 P8 P5 P1 P4 P3 P2

22. abas/2005 22 TERIMA KASIH


Other Related Presentations

Copyright © 2014 SlideServe. All rights reserved | Powered By DigitalOfficePro