1 / 12

Kesehatan Mental dalam Prerspektif Islam

Kriteria Kesehatan Mental...Umum<br>Efisiensi Mental <br>Pengendalian dan Integrasi Pikiran dan Tingkah Laku<br>Integrasi Motif-motif serta Pengendalian Konflik dan Frustasi<br>Perasaan-perasaan dan Emosi-emosi yang Positif dan Sehat<br>Ketenangan atau Kedamaian Pikiran<br>Sikap-sikap yang Sehat<br>Konsep Diri yang Sehat<br>Identitas Ego yang Adekuat<br>Hubungan yang Adekuat dengan Kenyataan<br>

Download Presentation

Kesehatan Mental dalam Prerspektif Islam

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KESEHATAN MENTAL

  2. Kriteria Kesehatan Mental...Umum • Efisiensi Mental • Pengendalian dan Integrasi Pikiran dan Tingkah Laku • Integrasi Motif-motif serta Pengendalian Konflik dan Frustasi • Perasaan-perasaan dan Emosi-emosi yang Positif dan Sehat • Ketenangan atau Kedamaian Pikiran • Sikap-sikap yang Sehat • Konsep Diri yang Sehat • Identitas Ego yang Adekuat • Hubungan yang Adekuat dengan Kenyataan

  3. Kesehatan Mental dalam Wacana Islam Hakekat kesehatan mental berkaitan dengan tiga dimensi yaitu akidah, syariah, dan akhlak: Memiliki akidah dan keimanan yang benar (QS. al-A’raf: 172) Mampu mengaktualisasikan dirinya secara optimal melalui ibadah, baik vertikal maupun horizontal (QS. Al-Dzariyat: 56) Memiliki kepribadian yang mulia, baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, bahkan kepada Tuhannya (HR. Malik bin Anas dari Anas bin Malik)

  4. Pengertian Mental yang Sehat Qalbu yang selamat atau Keselamatan Qalbu Qalbu pusat kesehatan, karena ia merupakan sentral kepribadian manusia Seseorang merasa tenang dan tetram dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt., sehinggga mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akherat Sumber : Tristiadi Ardi ardani (2012)

  5. Dimensi-dimensi Kesehatan Mental Wara; raja; al-haya’; shidq; ikhlas; itsar; istiqamah; husn al-dazn Sabar; syukur; ridha; tawadhu; qana’ah; tawakkal; zuhud Personal-religius Profesional-religius Sosial-religius • Prinsip 3-M • Mutjahid • Mujaddid • Mujahid Amanah; tabligh; musyawarah; keadilan; ukhuwah; ta’awun; tawazun; tasamukh; tafakul

  6. Psikopatologi dalam Islam Identik dengan penyakit hati (Al-Ghazali dan Ibnu Qayyim) Sakit hati adalah hilangnya kesehatan qalbu dan fungsinya, karena keraguan, kebimbangan, berbuat dosa, mengumbar syahwat.

  7. Psikopatologi dalam Islam Semua perilaku batiniah yang tercela, yang tumbuh akibat menyimpang terhadap kode etika pergaulan, baik secara vertikel maupun horizontal Muhammad Mahmud (1984:402) psikopatologi ada 2 kategori : Bersifat duniawi (neurosis dan psikosis) Bersifat ukhrawi (penyimpangan terhadap nilai-nilai moral, spiritual, dan agama). Ex. Penyakit hati, akhlak tercela

  8. Psikoterapi dalam Islam • Pengobatan dan perawatan gangguan psikis melalui metode psikologis • Muhammad Mahmud membagi psikoterapi Islam ada 2 kategori : • Bersifat duniawi • Bersifat ukhrawi

  9. Psikoterapi dalam Islam • Ibnu Qayyim al-Jaziyyah membagi psikoterapi dalam 2 kategori: • Tabi’iyyah : pengobatan thdp penyakit yang dapat dirasakan dan diamati • Syar’iyyah : pengobatan thdp penyakit yang tidak dapat dirasakan dan diamati

  10. Klasifikasi Psikopatologi dan Psikoterapinya

  11. Diskusi ..... • Apakah psikoterapi di atas bisa diterima secara ilmiah?

  12. TERIMA KASIH

More Related